Tag Archives: talaqqi

MANHAJ SALAF DALAM TALAQQI [ MENIMBA ILMU ] ADALAH SELEKTIF

๐Ÿ‡นโ€Œ๐Ÿ‡ฆโ€Œ๐Ÿ‡ณโ€Œ๐Ÿ‡งโ€Œ๐Ÿ‡ฎโ€Œ๐Ÿ‡ญโ€Œ

MANHAJ SALAF DALAM TALAQQI (MENIMBA ILMU) ADALAH SELEKTIF

โ€ขโ€ขโ€ข โ•โ•โ•โ• เผปโœ๐Ÿปเผบ โ•โ•โ•โ• โ€ขโ€ขโ€ข

Imam Malik ุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ berkata,

ุฅู† ู‡ุฐุง ุงู„ุนู„ู… ู‡ูˆ ู„ุญู…ูƒ ูˆุฏู…ูƒ ูˆุนู†ู‡ ุชุณุฃู„ ูŠูˆู… ุงู„ู‚ูŠุงู…ุฉ ุŒูุงู†ุธุฑ ุนู…ู† ุชุฃุฎุฐู‡

“Sesungguhnya ilmu ini tak ubahnya adalah DAGING dan DARAH-mu, dan kelak ia akan ditanya di hari kiamat. Maka dari itu lihatlah DARI MANA KAMU MENGAMBILNYA”…

โ€ขโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ€ขโœฟโโœฟโ€ขโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ€ข

MENCARI KEBENARAN itu HARUSLAH SELEKTIF dan BERHATI-HATI…
MENERIMA KEBENARAN (setelah jelas itu kebenaran), maka HARUS DITERIMA DARI MANAPUN DATANGNYA…
Namun, kita takkan bisa mengetahui itu BENAR atau SALAH, tanpa ILMU…
Sedangkan untuk MENCARI ILMU haruslah SELEKTIF…

“AMBIL BAIKNYA BUANG BURUKNYA” adalah kaidah yang benar bagi para ulama atau orang yang sudah mumpuni, yang memiliki kapabilitas untuk membedakan mana yang BAIK dan mana yang BURUK

Penuntut ilmu pemula, apalagi yang baru hijroh (baru belajar), maka belum memiliki kemampuan seperti ini…
Ilmunya saja belum matang, lantas bagaimana dia bisa memilah antara baik dan buruk??
Seakan dia menempatkan dirinya lebih baik, lebih alim, lebih pintar, dari semua gurunya, sehingga ia bisa memilah-milih mana baik dan mana buruk…

Bagaimana jika yang terjadi malah MENGAMBIL BURUKNYA DAN MEMBUANG BAIKNYA ???

โ€ขโ€ขโ€ข โ•โ•โ•โ• เผปโœ๐Ÿปเผบ โ•โ•โ•โ• โ€ขโ€ขโ€ข

โ„ณู€โ‚ฐโœ
โœฟโเฟโโœฟ
@abinyasalma

๐Ÿ”— Silahkan disebarluaskan untuk menambah manfaat, dengan tetap menyertakan sumber.
__________________

๐Ÿ‘ฅ WAG Al-Wasathiyah Wal-I’tidฤl
โœ‰ TG : https://bit.ly/alwasathiyah
๐ŸŒ Blog : alwasathiyah.com
โ€Œ๐Ÿ‡ซ FB : fb.com/wasathiyah
๐Ÿ“น Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
๐Ÿ“ท IG : instagram.com/alwasathiyah
๐Ÿ”Š Mixlr : mixlr.com/abusalmamuhammad