Tag Archives: sayang

ALLAH MENYAYANGI HAMBA YANG MURAH HATI

ALLAH MENYAYANGI HAMBA YANG MURAH HATI

•┈┈┈┈•✿❁✿•┈┈┈┈•

«يقول رسول اللَّهِ صلى عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : رَحِمَ اللَّهُ عَبْدًا سَمْحًا إِذَا بَاعَ سَمْحًا إِذَا اشْتَرَى سَمْحًا إِذَا اقْتَضَىl»

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam berkata,

“Allah menyayangi seorang hamba yang murah hati jika berjualan, bermurah hati jika membeli dan bermurah hati jika memutuskan.”

( HR. Ibnu Majah: 2194)

•┈┈┈┈•✿❁✿•┈┈┈┈•

ℳـ₰✍
​✿❁࿐❁✿​
@alwasathiyah

🔗 Silakan disebarluaskan untuk menambah manfaat, dengan tetap menyertakan sumber.


👥 Al-Wasathiyah Wal-I’tidāl
✉ Telegram:  https://t.me/alwasathiyah
🌐 Blog : alwasathiyah.com
‌🇫 Facebook : fb.com/wasathiyah
📹 Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
📷 Instagram : instagram.com/alwasathiyah
🔊 Mixlr : mixlr.com/abusalmamuhammad

HUKUM MEMAKAI PAKAIAN SEKSI DI DEPAN SUAMI

‌🇫‌🇦‌🇹‌🇼‌🇦
هذا المنشور للمتزوجين فقط

TULISAN INI BAGI YANG SUDAH NIKAH SAJA
▬▬▬▬▬▬ஜ۩۞۩ஜ▬▬▬▬▬
حكم رقص المرأة لزوجها و ارتدائها لباس الراقصات

Hukum wanita menari di hadapan suaminya dengan memakai pakaian tari
▪Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullâhu  berkata :
 ﺃﻣﺎ ﺭﻗﺺ ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﺃﻣﺎﻡ ﺯﻭﺟﻬﺎ ﻭﻟﻴﺲ ﻋﻨﺪﻫﻤﺎ ﺃﺣﺪ : ﻓﻼ ﺑﺄﺱ ﺑﻪ ؛

Adapun tarian wanita di hadapan suaminya dan tidak ada orang lain lagi kecuali hanya mereka berdua saja, maka ini tidak mengapa.
 ﻷﻥ ﺫﻟﻚ ﺭﺑﻤﺎ ﻳﻜﻮﻥ ﺃﺩﻋﻰ ﻟﺮﻏﺒﺔ ﺍﻟﺰﻭﺝ ﻓﻴﻬﺎ ، ﻭﻛﻞ ﻣﺎ ﻛﺎﻥ ﺃﺩﻋﻰ

ﻟﺮﻏﺒﺔ ﺍﻟﺰﻭﺝ ﻓﻴﻬﺎ : ﻓﺈﻧﻪ ﻣﻄﻠﻮﺏ ، ﻣﺎ ﻟﻢ ﻳﻜﻦ ﻣﺤﺮَّﻣﺎً ﺑﻌﻴﻨﻪ ،

Karena hal ini bisa jadi akan lebih membangkitkan hasrat sang suami kepada isterinya, dan segala hal yang dapat membangkitkan hasrat suami kepada isterinya maka hal ini mathlûb (sesuatu yang dituntut).
 ﻭﻟﻬﺬﺍ ﻳﺴﻦ ﻟﻠﻤﺮﺃﺓ ﺃﻥ ﺗﺘﺠﻤﻞ ﻟﺰﻭﺟﻬﺎ ، ﻛﻤﺎ ﻳﺴﻦ ﻟﻠﺰﻭﺝ ﺃﻳﻀﺎً ﺃﻥ ﻳﺘﺠﻤﻞ ﻟﺰﻭﺟﺘﻪ ﻛﻤﺎ ﺗﺘﺠﻤﻞ ﻟﻪ ” ﺍﻧﺘﻬﻰ .

Karena itu, dianjurkan bagi wanita mempercantik dirinya untuk suaminya semata, sebagaimana pula sang suami juga dianjurkan menghias dirinya untuk Istrinya.
📚 Liqō’us Syahrî XII pertanyaan no 9.
▬▬▬▬▬▬ஜ۩۞۩ஜ▬▬▬▬▬
▪Syaikh al-Albânî rahimahullâhu juga pernah ditanya tentang hukumnya :

 ﺍﺭﺗﺪﺍﺀ ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﺃﻣﺎﻡ ﺯﻭﺟﻬﺎ ﻟﺒﺎﺱ ﺍﻟﺮﺍﻗﺼﺎﺕ ﺍﻟﺬﻱ ﻓﻲ ﺍﻟﻤﺴﺎﺭﺡ ﺃﻟﻴﺲ ﻓﻴﻪ ﺍﻟﻤﺤﺒﺔ ﻭﺍﻹﻗﺮﺍﺭ ﻟﻤﺎ ﻳﻔﻌﻠﻦ ؟ .

Seorang wanita yang mengenakan pakaian yang biasa dikenakan para penari di pusat/galeri kesenian, namun dikenakannya hanya di depan suaminya, bukankah hal ini mengandung sikap rasa senang dan setuju dengan apa yang dilakukan para penari itu?
ﻓﺄﺟﺎﺏ ﺍﻟﺸﻴﺦ ﺑﺎﻟﺠﻮﺍﺯ ﺇﻥ ﻛﺎﻥ ﺑﻴﻦ ﺍﻟﺰﻭﺟﻴﻦ ﻓﻘﻂ ، ﻭﻟﻢ ﻳﺮﻫﺎ ﺃﺣﺪ ﻏﻴﺮﻩ ،

Syaikh al-Albânî menjawab bolehnya hal ini apabila dilakukan hanya diantara suami isteri saja, dan tidak ada seorang pun yang melihatnya kecuali hanya mereka sendiri.
ﻭﺫﻛﺮ ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠﻪ ﺃﻥ ﻟﺒﺎﺳﻬﺎ ﻫﺬﺍ ﻻ ﻳﺪﺧﻞ ﻓﻲ ﺍﻟﺘﺸﺒﻪ ﺍﻟﻤﺬﻣﻮﻡ ، ﻭﺃﻥ ﺗﻠﻚ ﺍﻟﺮﺍﻗﺼﺎﺕ ﺍﻟﻔﺎﺟﺮﺍﺕ ﻳﻘﻤﻦ ﺑﺎﻟﺮﻗﺺ ﻋﻠﻨﺎً ،

Syaikh al-Albânî rahimahullâhu menyebutkan bahwa pakaian sang isteri tersebut tidak masuk kategori tasyabbuh (menyerupai orang kafir atau orang fasiq) yang tercela, karena para penari yang fasik itu, mereka menari di depan umum.
ﻭﺃﻣﺎ ﻫﺬﻩ : ﻓﺒﻴﻨﻬﺎ ﻭﺑﻴﻦ ﺯﻭﺟﻬﺎ ، ﻭﺷﺘﺎﻥ ﻣﺎ ﺑﻴﻨﻬﻤﺎ .

Adapun yang dikerjakan si wanita ini, eksklusif hanya antara dirinya dan suaminya saja.

Jadi, betapa jauh berbeda antara wanita yang mengenakannya khusus di depan sang suami dengan wanita yang mengenakannya di depan umum.
📚 Silsilah al-Huda wan Nûr  no 814.
ℳـ₰✍

​✿❁࿐❁✿​

@abinyasalma 
__________________
✉Grup WhatsApp Al-Wasathiyah Wal I’tidål

♻Telegram:  https://bit.ly/abusalma 

🌐 Blog : alwasathiyah.com

💠Facebook : http://fb.me/abinyasalma81

🔰Youtube : http://bit.ly/abusalmatube

📷 Instagram : http://instagram.com/abinyasalma/

🌀Mixlr : http://mixlr.com/abusalmamuhammad/