Tag Archives: santun

Q&A : CARA MENASEHATI SUAMI UNTUK MENJAGA PANDANGAN

๐Ÿ‡นโ€Œ๐Ÿ‡ทโ€Œ๐Ÿ‡ฆโ€Œ๐Ÿ‡ณโ€Œ๐Ÿ‡ธโ€Œ๐Ÿ‡ฐโ€Œ๐Ÿ‡ทโ€Œ๐Ÿ‡ฎโ€Œ๐Ÿ‡ต

โ•”โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•—
TANYA JAWAB #AUDIO๐ŸŽ™
โ•šโ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•

CARA MENASEHATI SUAMI UNTUK MENJAGA PANDANGAN

๐Ÿ“ PERTANYAAN :

ุงูŽู„ุณู‘ูŽู€ู„ูŽุงู…ู ุนูŽู„ูŽู€ูŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽุฑูŽุญู’ู€ู…ูŽุฉู ุงู„ู„ู‘ูฐู‡ู ูˆุจูŽู€ุฑูŽูƒูŽุงุชูู€ู‘ู‡ู

Semoga Allaah senantiasa melindungi & menjaga ustadz beserta keluarga & para admin awwi dengan keimanan dan ketakwaan. Aamiin…

๐Ÿ”น๏ธBagaimana cara fulanah menasehati suami yang tidak mau menjaga pandangan? Padahal suami sering hadir kajian & sudah tau haramnya memandang wanita yang bukan mahrom.

Tidak jarang suami juga berjabat tangan dengan wanita lain & berdalih “tidak enak” bila menolak .

๐Ÿ”น๏ธBagaimana fulanah mengontrol hatinya agar tidak termasuk dalam kecemburuan berlebihan seperti yang dilarang agama, ustadz ?

ุฌุฒุงูƒ ุงู„ู„ู‡ ุฎูŠุฑุง

โž– โž–โž–โž–โž–โž–โž–

๐Ÿ“š JAWABAN :

ูˆุนู„ูŠูƒู… ุงู„ุณู„ุงู… ูˆุฑุญู…ุฉ ุงู„ู„ู‡ ูˆุจุฑูƒุงุชู‡

โœ’ Harus dijelaskan kembali dengan membawakan ayat Al Qur’anul Karรฎm. Dijelaskan tentang haramnya memandang wanita yang bukan mahrom, juga berjabat tangan dengan wanita lain. Tidak bisa berdalih tidak enak karena perkara haram tidak bisa berubah atau menjadi fleksibel hanya karena alasan tidak enak. Kita berkewajiban untuk menjelaskan meskipun itu berat. Kewajiban kita hanya menyampaikan saja.

โœ’ Ini bukanlah termasuk kecemburuan yang berlebihan. Ini termasuk kecemburuan di dalam agama. Karena melihat suami jatuh kepada kemaksiatan. Memandang wanita lain yg bukan mahromnya itu kemaksiatan. Berjabat tangan dengan wanita lain yg bukan mahrom juga kemaksiatan. Cemburunya istri atas perlakuan seperti ini adalah atas dasar agama. Dan ini merupakan kecemburuan yg terpuji. Bukan kecemburuan yg jelek ataupun buruk. Tidak perlu merasa takut dengan kecemburuan seperti ini. Dalam situasi seperti ini bagi istri boleh melakukan 2 hal yakni :

1. Cemburu karena suami memandang wanita lain yang bukan mahromnya dan juga bersentuhan atau berjabat tangan dengan wanita lain.
2. Mengingkari perbuatan suaminya tersebut karena itu adalah kemaksiatan. Wajib mengingkari baik dengan lisannya terlebih dengan hatinya.

Sang istri harus mengingatkan suaminya, menasehatinya, diberitahu dengan cara yang baik dan santun. Dengan cara yg halus tanpa kesan menggurui juga tidak terkesan memvonis.
Memang ini berat dan susah tetapi harus dilakukan. Juga ajak terus suami untuk mengaji, belajar, menuntut ilmu agama juga dikenalkan dengan kawan-kawan yg sholih.
Insyรฃ Allรขh dan dengan ijin Allah akan menambahkan hidayah baginya. Dan tentu diiringi dengan banyak berdoa kepada Allah meminta agar Allah memberikan hidayah untuk suaminya.

ูˆุงู„ู„ู‡ ุฃุนู„ู…ู ุจุงู„ู€ุตู€ูˆุงุจ

โ€ขโ€ขโ€ข โ•โ•โ•โ•โ• โ€ขโ€ขโ€ข โ•โ•โ•โ•โ• โ€ขโ€ขโ€ข
Dijawab oleh :
๐ŸŽ™ Ustadz Abu Salma
Muhammad ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰

Ditranskrip oleh :
โœ’ Tim Transkrip Al-Wasathiyah
โ€ขโ€ขโ€ข โ•โ•โ•โ•โ• โ€ขโ€ขโ€ข โ•โ•โ•โ•โ• โ€ขโ€ขโ€ข

๐Ÿ‘ฅ WAG Al-Wasathiyah Wal-I’tidฤl
โœ‰ TG : https://bit.ly/alwasathiyah
๐ŸŒ Blog : alwasathiyah.com
โ€Œ๐Ÿ‡ซ FB : fb.com/wasathiyah
๐Ÿ“น Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
๐Ÿ“ท IG : instagram.com/alwasathiyah
๐Ÿ”Š Mixlr : mixlr.com/abusalmamuhammad

Q&A : MENYIKAPI PERBEDAAN PEMAHAMAN AGAMA DENGAN SUAMI

๐Ÿ‡นโ€Œ๐Ÿ‡ทโ€Œ๐Ÿ‡ฆโ€Œ๐Ÿ‡ณโ€Œ๐Ÿ‡ธโ€Œ๐Ÿ‡ฐโ€Œ๐Ÿ‡ทโ€Œ๐Ÿ‡ฎโ€Œ๐Ÿ‡ต

โ•”โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•—
QUESTION ANSWER AUDIO ๐ŸŽ™
โ•šโ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•

MENYIKAPI PERBEDAAN PEMAHAMAN AGAMA DENGAN SUAMI

๐Ÿ“ PERTANYAAN :

Assalamu’alaykum warohmatullahi wabarakatuh

Ustadz, bagaimana cara menyikapi jika ada perbedaan paham masalah agama dengan suami? Karna dia kadang tidak sependapat dgn ustadz-ustadz salaf jadi saya agak ragu, apa saya tetap harus menuruti pendapatnya atau bagaimana?

Jazaakallahu khayran

โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–

๐Ÿ“š JAWABAN :

ุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ูŠูƒู… ูˆุฑุญู…ุฉ ุงู„ู„ู‡ ูˆุจุฑูƒุงุชู‡

Kita menyikapinya dengan cara yang HIKMAH dan ILMIAH.

๐Ÿ’™ HIKMAH, yaitu kita tahu bahwa kita adalah istri dan dia adalah suami kita. Suami adalah pemimpin, maka hendaknya kita lebih banyak bersabar dan tidak jatuh kepada perdebatan yang akan menimbulkan madharat yang lebih besar.

๐Ÿ“˜ ILMIAH, yaitu ketika berdiskusi maka kita harus bisa membawa diskusi itu pada diskusi yang sehat dan berpijak pada dalil dan hujjah yang ilmiah.

Jika kita berbeda pendapat dengan suami, dan kita tahu bahwa suami berpendapat keliru, maka diskusikanlah dengan cara yang baik dan ilmiah sesuai kemampuan kita. Jika kita belum mampu maka kita boleh mendiamkan dan kita cukup inkari dalam hati.

Boleh juga kita mengingkarinya dengan cara lain, dengan cara tidak langsung. Misalnya, kita bisa menunjukkan buku atau kita bisa memperlihatkan ceramah ustadz-ustadz. Namun yang paling penting adalah kita mendoakan suami kita agar Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan hidayah.

๐Ÿ“– Adapun jika ingin mengikuti pendapat, maka pendapat yang shahih/benar adalah pendapatnya Rasulullah ๏ทบ yang wajib kita ikuti. Adapun pendapat selain Rasulullah ๏ทบ maka tidak wajib diikuti. Terlebih lagi jika menyelisihi pendapat Rasulullah maka ini jelas haram hukumnya untuk diikuti, termasuk pendapat suami.

โ— Jika suami memiliki perbedaan pendapat dengan ustadz-ustadz salafi, maka jangan dilihat perbedaan pendapatnya dengan ustadz salafi tadi. Poin terpenting yang harus dicermati adalah, apakah pendapat suami menyelisihi Rasulullah ๏ทบ atau tidak, menyelisihi islam atau tidak, menyelisihi hadits-hadits shahih atau tidak. Jadi dengan demikian kita bisa bersikap lebih ilmiah.

๐Ÿ“– Dalam beragama kita tidak hanya sekedar mengikuti pendapat ustadz-ustadz salaf, tetapi kita harus mengikut pendapat Rasulullah ๏ทบ, pendapatnya para sahabat Nabi. Adapun ustadz-ustadz salafi jika itu memang bisa mendatangkan dalil dan bukti bahwa pendapat mereka sesuai dengan pendapat Rasulullah ๏ทบ dan para sahabat maka kita wajib mengikutinya. Namun jika tidak sesuai, maka kita tidak boleh mengikuti pendapat ustadz tersebut. Yang menjadi acuan adalah, kebenaran itu sesuai dengan apa yang datang dari Rasulullah ๏ทบ dan Al-Qur’ฤnul karฤซm.

๐Ÿ”„ Berbeda pendapat dengan suami boleh saja ketika pendapatnya keliru. Dan kita diperbolehkan untuk tidak mentaati suami dalam perkara maksiat kepada Allah Subhฤnahu wa Ta’ฤlฤ, karena keta’atan yang paling mutlak itu adalah keta’atan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala kemudian kepada Rasul-Nya ๏ทบ.

๐Ÿ”ƒ Jadi ketika kita melihat suami banyak berbeda pendapat dengan ustadz-ustadz yang biasa kita mengambil ilmu dari mereka, maka kalau kita mampu, kita pilih cara untuk berdiskusi dengan suami secara ilmiah. Tetapi kalau tidak bisa berdiskusi secara ilmiah dan dikhawatirkan akan menimbulkan kemadharatan, maka lebih baik untuk sementara kita diam. Sambil menunggu kesempatan diskusi, kita bisa memilih cara berdakwah pada suami dengan da’wah bil hฤl, yaitu dengan perbuatan kita yang lebih santun lagi pada suami. Seperti melayani suami dengan lebih baik lagi, lebih qana’ah dengan pemberian suami. Semoga Allah memberikan hidayah untuk suami.

๐Ÿ’œ Keluarga yang paling indah adalah ketika suami dan istri memiliki aqidah dan manhaj yang sama.

๐Ÿก Semoga Allah Subhฤnฤhรป wa Ta’ฤlฤ menghimpunkan suami istri di Jannah-Nya nanti, in syฤ Allah…

Semoga yang sedikit ini bisa bermanfaat. Yang salah datangnya dari saya dan yang benar datangnya dari Allah Subhรฃnฤhรป wa Ta’ฤlฤ.

ูˆุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ ุฃุนู„ู… ุจุงู„ุตูˆุงุจ…

โ€ขโ€ขโ€ข โ•โ•โ•โ•โ• โ€ขโ€ขโ€ข โ•โ•โ•โ•โ• โ€ขโ€ขโ€ข
Dijawab oleh :
๐ŸŽ™ Ustadz Abu Salma
Muhammad ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰

Ditranskrip oleh :
โœ’ Admin 6
โ€ขโ€ขโ€ข โ•โ•โ•โ•โ• โ€ขโ€ขโ€ข โ•โ•โ•โ•โ• โ€ขโ€ขโ€ข

๐Ÿ‘ฅ WAG Al-Wasathiyah Wal-I’tidฤl
โœ‰ TG : https://bit.ly/alwasathiyah
๐ŸŒ Blog : alwasathiyah.com
โ€Œ๐Ÿ‡ซ FB : fb.com/wasathiyah
๐Ÿ“น Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
๐Ÿ“ท IG : instagram.com/alwasathiyah
๐Ÿ”Š Mixlr : mixlr.com/abusalmamuhammad