Tag Archives: qurban

BEKAL-BEKAL DI DALAM MENYAMBUT IDUL ADHA [ 6/9 ]

๐Ÿ‡ธโ€Œ๐Ÿ‡ชโ€Œ๐Ÿ‡ทโ€Œ๐Ÿ‡ฎโ€Œ ๐Ÿ‡ซโ€Œ๐Ÿ‡ฎโ€Œ๐Ÿ‡ถโ€Œ๐Ÿ‡ฎโ€Œ๐Ÿ‡ญโ€Œ

BEKAL-BEKAL DI DALAM MENYAMBUT IDUL ADHA

(Bagian 6 – 9)

๐Ÿ”— https://t.me/alwasathiyah

UDHHIYAH (HEWAN KURBAN) DAN PENYELENGGARANNYA

Definisinya :
Menurut Syaikh โ€™Abdul โ€™Azhim Badawi dalam al-Wajiz fi Fiqhis Sunnah (hal. 402), maknanya adalah :

ู…ุง ูŠุฐุจุญ ู…ู† ุงู„ู†ุนู… ูŠูˆู… ุงู„ู†ุฌุฑ ูˆุฃูŠุงู… ุงู„ุชุดุฑูŠู‚ ุชู‚ุฑุจุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู‰ู„ู‰

โ€œHewan ternak yang disembelih pada hari nahar (kurban) dan hari-hari tasyrik dengan tujuan taqorrub (mendekatkan diri) kepada Allah Taโ€™ala.โ€

Di dalam al-Mausu’ah al-Fiqhiyah, dikatakan :

ู…ุงูŠุฐูƒู‰ ุชู‚ุฑู‘ุจุงู‹ ุฅู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ ููŠ ุฃูŠุงู… ุงู„ู†ุญุฑ ุจุดุฑุงูŠุท ู…ุฎุต ุตุฉุŒ ูู„ูŠุณุŒ ู…ู† ุงู„ุงุงุถุญูŠุฉ ู…ุงูŠุฐูƒู‰ ู„ุบูŠุฑุงู„ุชู‚ุฑุจ ุฅู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ุŒ ูƒุงู„ุฐุจุงูŠุญ ู„ู„ุจูŠุช ุฃูˆ ุงู„ุงูƒู„ ุฃูˆ ุฅูƒุฑุงู… ุงู„ุถูŠูุŒ ูˆู„ูŠุณ ู…ู†ู‡ุง ู…ุงูŠุฐ ูƒู‰ ููŠ ุบูŠุฑ ู‡ุฐู‡ ุงู„ุฃูŠุงู…ุŒ ูˆู„ูˆ ุงู„ุชู‚ุฑุจ ุฅู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰

โ€œHewan yang disembelih dengan tujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah Taโ€™ala pada hari nahar dengan syarat-syarat yang khusus. Tidaklah termasuk udhhiyah hewan yang disembelih tidak untuk tujuan taqarrub kepada Allah Taโ€™ala, seperti hewan sembelihan yang disembelih untuk dijual, atau dimakan, ataupun untuk memuliakan tamu. Dan tidak termasuk udhhiyah pula hewan yang disembelih selain pada hari-hari ini (yaitu hari nahar dan tasyriq) walaupun disembelih dengan tujuan taqorrub kepada Allah Taโ€™ala.โ€

Secara bahasa al-Udhhiyah berasal dari kata dhuha yang artinya pagi, dinamakan demikian karena Nabi yang mulia Shallallahu โ€˜alaihi wa Sallam biasa menyembelih hewan pada waktu dhuha.

Istilah-istilah yang berkaitan
Ada beberapa nama atau istilah yang berkaitan dengan al-Udhhiyah, di antaranya adalah [Lihat al-Mausu’ah al-Fiqhiyah al-Kuwaitiyah] :

1โƒฃ Al-Qurban
Adalah segala sesuatu yang digunakan oleh seorang hamba untuk mendekatkan diri kepada Rabb-nya, baik dengan sembelihan ataupun selainnya. Al-Qurban lebih umum daripada al-Udhhiyah.

2โƒฃ Al-Hadyu
Adalah hewan ternak yang disembelih di tanah haram pada hari nahar pada saat haji tamattuโ€™ atau qiran, atau karena meninggalkan salah satu kewajiban $an-Nusuk_ atau melakukan larangan baik pada saat haji maupun โ€˜umroh. Kesamaan al-Hadyu dengan Qiran adalah sama-sama berupa penyembelihan hewan ternak pada hari nahar untuk bertaqarrub kepada Allah Taโ€™ala. Bedanya, al-Hadyu berkaitan dengan Tamattuโ€™ dan Qiran, serta kaffarah karena meninggalkan suatu kewajiban atau melakukan suatu yang terlarang pada saat haji atau umroh, sedangkan al-Udhhiyah tidak.

3โƒฃ Al-Aqiqah
Adalah hewan (kambing) yang disembelih sebagai rasa syukur kepada Allah atas nikmat yang dianugerahkan berupa kelahiran anak, baik laki-laki maupun perempuan.

5โƒฃ Al-Faroโ€™
Dahulu kaum musyrikin jahiliyah menyembelih hewan dipersembahkan bagi thagut-thaghut mereka, untuk mengharap berkah dan memperbanyak keturunan mereka. Kemudian kaum muslimin datang merubah ini semua dan menyembelih hanya untuk Allah semata.

5โƒฃ Al-โ€˜Atiroh
Dahulu kaum musyrikin jahiliyah menyembelih hewan yang dilakukan pada sepuluh hari awal bulan Rajab yang dipersembahkan kepada sesembahan-sesembahan mereka, disebut juga penyembelihan ini dengan ar-Rojabiyah. Kemudian kaum muslimin datang merubah ini semua dan menyembelih hewan ternak hanya untuk Allah semata tanpa ada kewajiban dan tidak terkait dengan waktu.

Masyruโ€™iyatu al-Udhhiyah

Al-Udhhiyah disyariatkan secara ijmaโ€™ menurut al-Kitab dan as-Sunnah. Dalil al-Kitab diantaranya adalah, firman Allah :

(ูุตู„ ู„ุฑ ุจูƒ ูˆุงู†ุญุฑ )

โ€œMaka shalatlah untuk Rabb-mu dan berkurbanlah.โ€
(QS. al-Kautsar: 2)

Dikatakan di dalam tafsirnya : โ€œSholatlah kamu pada sholat โ€˜id dan berkurbanlah.โ€

Di antara dalil sunnah akan disyariatkannya Al-Udhhiyah adalah, hadits shahih dari Anas bin Malik radhiallahu โ€˜anhu, beliau berkata :

ุถุญู‰ ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ุง ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ุจูƒุจุดูŠู† ุฃู…ู„ุญูŠู† ุฃู‚ุฑู†ูŠู†ุŒ ุฐุจุญู‡ู…ุง ุจูŠุฏู‡ุŒ ูˆุณู…ู‰ ูˆูƒุจุฑ ุŒ ูˆูˆุถุน ุฑุฌู„ู‡ ุนู„ู‰ ุตูุงุญู‡ู…ุง

โ€œNabi Shallallahu โ€˜alaihi wa Sallam berkurban dengan dua ekor kambing kibasy yang berwarna amlah dan bertanduk, yang beliau sembelih dengan tangan beliau sendiri dengan menyebut nama Allah dan bertakbir lalu meletakkan kaki beliau pada bagian kedua belikatnya.โ€

๐Ÿ‘ค Fadhillatusy Syaikh โ€˜Abdullah Abu Bassam dalam Taissirul โ€˜Allam (hal. 535) menjelaskan :
(ุตูุง ุญุชู…ุง)

maksudnya adalah warna abu-abu yang di dalamnya ada warna putih dan hitam dimana putihnya lebih dominan dibandingkan hitamnya.

(ุตูุงุญู‡ู…ุง )

di dalam โ€œan-Nihayahโ€ dikatakan, shofhatu kulli syai`in artinya adalah wajah dan sisi sampingnya, dan yang dimaksud di sini adalah shifahu aโ€™naqiha (tulang belikatnya).

  • Bersambung, In syaa Allah –

๐Ÿ“Ditulis oleh @abinyasalma

โ„ณู€โ‚ฐโœ
โ€‹โœฟโเฟโโœฟโ€‹
@alwasathiyah
__

๐Ÿ‘ฅ Al-Wasathiyah Wal-I’tidฤl
โœ‰ TG :  https://t.me/alwasathiyah
๐ŸŒ Blog : alwasathiyah.com
โ€Œ๐Ÿ‡ซ FB : fb.com/wasathiyah
๐Ÿ“น Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
๐Ÿ“ท IG : instagram.com/alwasathiyah
๐Ÿ”Š Mixlr : mixlr.com/abusalmamuhammad

๐Ÿ“Ž Sumber :
Book : Bekal-bekal di Dalam Menyambut Idul Adha

๐Ÿ”— Silahkan disebarluaskan untuk menambah manfaat, dengan tetap menyertakan sumber.

10 HARI AWAL DZULHIJJAH [9/10]

๐Ÿ‡ซโ€Œ๐Ÿ‡ฆโ€Œ๐Ÿ‡ฎโ€Œ๐Ÿ‡ฉโ€Œ๐Ÿ‡ฆโ€Œ๐Ÿ‡ญโ€Œ
๐Ÿ‡ฉโ€Œ๐Ÿ‡ฟโ€Œ๐Ÿ‡บโ€Œ๐Ÿ‡ฑโ€Œ๐Ÿ‡ญโ€Œ๐Ÿ‡ฎโ€Œ๐Ÿ‡ฏโ€Œ๐Ÿ‡ฏโ€Œ๐Ÿ‡ฆโ€Œ๐Ÿ‡ญโ€Œ

๐Ÿ”— https://t.me/alwasathiyah

10 HARI AWAL DZULHIJJAH

(Bagian 9/10)

FAIDAH ke – 34

Berusahalah anda untuk menjadi orang yang memperoleh bagian di hari-hari spesial ini sebagaimana firman Allah ุฌู„ ุฌู„ุงู„ู‡ ini:

( ูˆูŽุงู„ู’ู…ูุณู’ุชูŽุบู’ููุฑููŠู’ู†ูŽ ุจูุงู„ู’ุฃูŽุณู’ุญูŽุงุฑู )

“Dan orang-orang yang memohon ampunan di waktu sahur (sebelum fajar).”
(QS. Ali โ€˜Imran: 17)

Dan juga firman-Nya:

(ูƒูŽุงู†ููˆุง ู‚ูŽู„ููŠู„ู‹ุง ู…ูู†ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽูŠู’ู„ู ู…ูŽุง ูŠูŽู‡ู’ุฌูŽุนููˆู†ูŽ ยค ูˆูŽุจูุงู„ู’ุฃูŽุณู’ุญูŽุงุฑู ู‡ูู…ู’ ูŠูŽุณู’ุชูŽุบู’ููุฑููˆู†ูŽ)

“Dan mereka itu sangat sedikit tidur di waktu malam, sedangkan pada waktu sahur (akhir malam) mereka memohon ampunanNya.”
(QS. adz-Dzariyat: 17-18)

Waktu sahur ini adalah waktu turunnya Allah (di langit dunia), diterimanya permohonan ampun (istighfar), diijabahinya do’a dan dipenuhinya permintaan orang-orang yang meminta.
“Ya Allah, janganlah kau jauhkan karunia-Mu dari kami.”

FAIDAH ke – 35

Sedekah termasuk amal ketaatan paling mulia. Sedekah itu adalah argumentasi yang terang bagi pelakunya dan bukti atas ketulusan imannya. Pelaku sedekah berada di bawah naungannya pada hari kiamat, yang membentengi dari serangan keburukan, menggugurkan dosa, memadamkan kemurkaan sang Rabb, penyebab turunnya keberkahan di dalam harta dan bertambahnya rezeki.

Allah akan memberikan kesuksesan bagi pelaku sedekah, dan bersedekah di 10 hari ini tentunya lebih utama daripada hari lainnya.

FAIDAH ke – 36

Di antara amalan yang paling dicintai oleh Allah ุฌู„ ุฌู„ุงู„ู‡ adalah, memasukkan kegembiraan ke dalam hati saudara muslim, baik itu dengan cara menyambung relasi, bersedekah, atau membantu memenuhi kebutuhannya.

Lantas bagaimana apabila amalan ini dikerjakan di 10 hari awal Dzulhijjah ini?

FAIDAH ke – 37

Termasuk kebajikan adalah mengunjungi keluarga orang yang sedang berhaji dan berbuat baik kepada mereka serta turut menjaga anak-anak mereka.

Nabi ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… bersabda:
“Barangsiapa yang memenuhi kebutuhan mereka atau menggantikan posisinya di tengah keluarga mereka, maka ia mendapatkan pahala yang semisal dengannya (haji) tanpa mengurangi pahala orang yang berhaji tersebut sedikitpun.”
(HR. Ibnu Khuzaimah di dalam shahihnya (1930) dan dishahihkan oleh Syaikh al-Albani)

FAIDAH ke – 38

Di antara ibadah yang paling agung di 10 hari Dzuhijjah ini adalah Sholat Ied, kemudian dilanjutkan dengan berqurban menyembelih hewan kurban. Kedua hal ini termasuk sunnah dan petunjuk Nabi.

Allah ุฌู„ ุฌู„ุงู„ู‡ berfirman:

( ููŽุตูŽู„ู‘ู ู„ูุฑูŽุจู‘ููƒูŽ ูˆูŽุงู†ู’ุญูŽุฑู’ )

“Maka laksanakanlah sholat (ied) karena tuhanmu lalu berkurbanlah.”
(QS. Al-Kautsar: 2)

FAIDAH ke – 39

Hendaknya di sepuluh hari Dzulhijjah ini, orang yang hendak berkurban menahan diri dari mencukur rambut dan memotong kukunya. Ibadah ini dimulai dari terbenamnya matahari di hari terakhir bulan Dzulqaโ€™dah.

Di dalam hadits Nabi ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… :
“Apabila kalian melihat hilal Dzulhijjah dan salah seorang dari kalian berkeinginan untuk berqurban, maka hendaknya dia menahan dari mengambil rambut dan kukunya.”

Di dalam riwayat lain ada tambahan: “Sampai ia menyembelih hewan kurban.” (HR. Muslim: 1977)

- Bersambung, insya Allah -

๐Ÿ“– Penyusun:
Syaikh Muhammad bin Shalih al-Munajjid hafizhahullah

๐Ÿ–Š Dialihbahasakan oleh:
โ„ณู€โ‚ฐโœ
โ€‹โœฟโเฟโโœฟโ€‹
@abinyasalma


๐Ÿ‘ฅ Al-Wasathiyah Wal-I’tidฤl
โœ‰ TG : https://t.me/alwasathiyah
๐ŸŒ Blog : alwasathiyah.com
โ€Œ๐Ÿ‡ซ FB : fb.com/wasathiyah
๐Ÿ“น Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
๐Ÿ“ท IG : instagram.com/alwasathiyah
๐Ÿ”Š Mixlr : mixlr.com/abusalmamuhammad

๐Ÿ–‡ ebook 44 Faidah (10 Hari Awal Dzulhijjah)

๐Ÿ”— Silahkan disebarluaskan untuk menambah manfaat, dengan tetap menyertakan sumber.