Tag Archives: puasa

FAIDAH RAMADHAN [11/20]

๐Ÿ‡ซโ€Œ๐Ÿ‡ฆโ€Œ๐Ÿ‡ฎโ€Œ๐Ÿ‡ฉโ€Œ๐Ÿ‡ฆโ€Œ๐Ÿ‡ญใ€€โ€Œ
๐Ÿ‡ทโ€Œ๐Ÿ‡ฆโ€Œ๐Ÿ‡ฒโ€Œ๐Ÿ‡ฆโ€Œ๐Ÿ‡ฉโ€Œ๐Ÿ‡ญโ€Œ๐Ÿ‡ฆโ€Œ๐Ÿ‡ณ

(Bagian 11/20)

๐Ÿ”— https://t.me/alwasathiyah

SUNNAH MEMBERI MAKANAN BUKA PUASA UNTUK ORANG LAIN

Disebutkan dalam suatu hadits yang shahih,

ยซ ู…ูŽู†ู’ ููŽุทู‘ูŽุฑูŽ ุตูŽุงุฆูู…ู‹ุง ููŽู„ูŽู‡ู ู…ูุซู’ู„ู ุฃูŽุฌู’ุฑูู‡ู ยป

โ€œBarangsiapa memberi makanan berbuka bagi orang yang berpuasa, maka dia akan mendapat pahala seperti pahala orang yang diberi makanan.โ€
( HR. Tirmidzi No: 807, Ibnu Majah No: 1746, dan Ahmad 5/192 )

Sebagian orang menyangka bahwa memberi makanan buka puasa itu hanya untuk orang-orang fakir, maka dari itu saat saudaranya berkata,
โ€œMari, saya ada makanan untuk berbuka,โ€

Justru dijawab,
โ€œSaya punya makanan, kok!โ€

Seolah-olah orang yang diajak berbuka tadi mengatakan bahwa (berbagi) makanan buka puasa hanya untuk orang-orang fakir dan ini pemahaman yang keliru.

Namun, meskipun demikian kami tetap katakan bahwa memberi makan orang fakir tetap lebih utama, karena dengan itu Anda mendapat pahala puasanya, dan pahala memberi makan orang fakir, karena Nabi ๏ทบ bersabda,

ยซ ูููŠ ูƒูู„ู‘ู ูƒูŽุจูุฏู ุฑูŽุทู’ุจูŽุฉู ุฃูŽุฌู’ุฑูŒ ยป

โ€œDalam setiap jiwa yang kenyang, ada pahala (bagi yang memberi makan).โ€
[ Syarh Kitabil Iqnaโ€™, Bab Puasa, oleh Syaikh โ€˜Ali Hasan al-Halabi hafizhahullah ]

  • Bersambung, Insya Allah

Dialih bahasakan oleh :
๐Ÿ–Š๏ธ Brave Ummu Abdirahman

Dimuroja’ah oleh :
โœ’๏ธ @abinyasalma

โ„ณู€โ‚ฐโœ
โ€‹โœฟโเฟโโœฟโ€‹
@alwasathiyah


๐Ÿ‘ฅ Al-Wasathiyah Wal-I’tidฤl
โœ‰ TG :  https://t.me/alwasathiyah
๐ŸŒ Blog : alwasathiyah.com
โ€Œ๐Ÿ‡ซ FB : fb.com/wasathiyah
๐Ÿ“น Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
๐Ÿ“ท IG : instagram.com/alwasathiyah
๐Ÿ”Š Mixlr : mixlr.com/abusalmamuhammad

๐Ÿ“Ž Sumber :
Booklet : Kompilasi Faidah Ramadhan 1439 H – Grup AWWI
๐Ÿ“ฉ http://bit.ly/f-ramadhan39

๐Ÿ”— Silahkan disebarluaskan untuk menambah manfaat, dengan tetap menyertakan sumber.

FAIDAH RAMADHAN [10/20]

๐Ÿ‡ซโ€Œ๐Ÿ‡ฆโ€Œ๐Ÿ‡ฎโ€Œ๐Ÿ‡ฉโ€Œ๐Ÿ‡ฆโ€Œ๐Ÿ‡ญใ€€โ€Œ
๐Ÿ‡ทโ€Œ๐Ÿ‡ฆโ€Œ๐Ÿ‡ฒโ€Œ๐Ÿ‡ฆโ€Œ๐Ÿ‡ฉโ€Œ๐Ÿ‡ญโ€Œ๐Ÿ‡ฆโ€Œ๐Ÿ‡ณ (Bagian 10/20)

๐Ÿ”— https://t.me/alwasathiyah

PUASANYA WANITA HAMIL, MENYUSUI, SERTA LANSIA

Fadhilatusy Syaikh โ€˜Ali bin Hasan al-Halabi hafizhahullah berkata,

ู‡ุคู„ุงุก ูŠุฏุฎู„ูˆู† ููŠ ู‚ูˆู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ :
(โ€ฆ ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ูŠูุทููŠู‚ููˆู†ูŽู‡ู ููุฏู’ูŠูŽุฉูŒ ุทูŽุนูŽุงู…ู ู…ูุณู’ูƒููŠู†ู โ€ฆ)

Orang-orang ini termasuk dalam firman Allah Taโ€™ala,
โ€œโ€ฆ Dan bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskinโ€ฆโ€
( QS. Al-Baqarah: 184 )

ุฅุฐู† ูŠุทุนู…ูˆู† ุนู† ูƒู„ ูŠูˆู… ู…ุณูƒูŠู†ุงุŒ
ูุงู„ุญุงู…ู„ ูˆุงู„ู…ุฑุถุน ู„ุง ุชู‚ุถูŠ ูˆุฅู† ู‚ุงู„ ุจู‡
ุจุนุถ ุงู„ูู‚ู‡ุงุก.

Oleh karena itu orang-orang tersebut harus memberi makan satu orang miskin setiap harinya, wanita hamil dan menyusui tidak harus meng- qadha puasa, walau sebagian ahli fiqih mengatakan wajib qadha.

ุจู„ ุฃู† ุจุนุถ ุงู„ุตุญุงุจุฉ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ู…
ุฃุฏุฎูŽู„ูˆุง ููŠ ุนู…ูˆู… ุงู„ุขูŠุฉ (( ุงู„ุญุงู…ู„
ูˆุงู„ู…ุฑุถุน ))ุŒ ุณูˆุงุก ุฃูƒุงู† ุฎูˆูู‡ู…ุง ุนู„ู‰
ุฃู†ูุณู‡ู…ุง ุฃูˆ ุนู„ู‰ ุงู„ุฑุถูŠุน ุฃูˆ ุงู„ุฌู†ูŠู†.

Bahkan sebagian sahabat radhiyallahu โ€˜anhum memasukkan wanita hamil dan menyusui dalam ke umuman ayat, sama saja apakah yang dikhawatirkan (jika berpuasa) itu dari diri para wanita tersebut, anak yang menyusu, atau janin mereka.

ุงู…ุฑุฃุฉ ุฎุงูุช ุนู„ู‰ ู†ูุณู‡ุง ู†ุชูŠุฌุฉ ุญู…ู„ู‡ุง ุชู…ุฑุถ ุชุชุถุนู ุฃูˆ ุฎุงูุช ุนู„ู‰ ุฌู†ูŠู†ู‡ุงุŒ ูˆู‚ุงู„ุช ุฃู†ุง ู‚ูˆูŠุฉ ู„ูƒู† ุฃุฎุงู ุฌู†ูŠู†ูŠ ูŠุชุฃุซุฑุŒ ุฃูˆ ู…ุฑุถูุนุฉ ูˆู„ูƒู† ุฎุงูุช ุฃู† ุตูŠุงู…ู‡ุง ูŠุคุซุฑ ุนู„ู‰ ุงู„ุญู„ูŠุจ ูˆุงู„ุฅุฑุถุงุนุŒ ุทูŽุงู„ูŽู…ูŽุง ูˆุฌุฏุช ู‡ุฐู‡ ุงู„ุฃุนุฐุงุฑ ูู„ุง ู…ุงู†ุน ู…ู† ุฃู† ุชูุทุฑ ูˆุชุทุนู… ุนู† ูƒู„ ูŠูˆู… ู…ุณูƒูŠู†.

Wanita hamil yang dikhawatirkan (jika ia berpuasa) maka akan membahayakan dirinya atau janinnya, dan ia berkata,
“Saya kuat (berpuasa) namun saya khawatir janin saya terpengaruh yakni menjadi lemah sebab puasa ibunya”, atau wanita menyusui yang khawatir puasanya akan mempengaruhi (kandungan) ASI dan (proses) pemberian ASI-nya, seringkali ada uzur-uzur seperti ini, maka tidak ada penghalang bagi mereka untuk berbuka yakni mereka boleh untuk tidak berpuasa, dan orang seperti ini harus memberi makan seorang miskin setiap harinya.
[ Syarh Kitabil Iqnaโ€™, Bab Puasa, oleh Syaikh โ€˜Ali Hasan al-Halabi hafizhahullah ]

  • Bersambung, Insya Allah

Dialih bahasakan oleh :
๐Ÿ–Š๏ธ Brave Ummu Abdirahman

Dimuroja’ah oleh :
โœ’๏ธ @abinyasalma

โ„ณู€โ‚ฐโœ
โ€‹โœฟโเฟโโœฟโ€‹
@alwasathiyah


๐Ÿ‘ฅ Al-Wasathiyah Wal-I’tidฤl
โœ‰ TG :  https://t.me/alwasathiyah
๐ŸŒ Blog : alwasathiyah.com
โ€Œ๐Ÿ‡ซ FB : fb.com/wasathiyah
๐Ÿ“น Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
๐Ÿ“ท IG : instagram.com/alwasathiyah
๐Ÿ”Š Mixlr : mixlr.com/abusalmamuhammad

๐Ÿ“Ž Sumber :
Booklet : Kompilasi Faidah Ramadhan 1439 H – Grup AWWI
๐Ÿ“ฉ http://bit.ly/f-ramadhan39

๐Ÿ”— Silahkan disebarluaskan untuk menambah manfaat, dengan tetap menyertakan sumber.