Tag Archives: peringatan

FAIDAH RAMADHAN [Ke-28]

‌🇫‌🇦‌🇮‌🇩‌🇦‌🇭 ‌🇷‌🇦‌🇲‌🇦‌🇩‌🇭‌🇦‌🇳

🗓 Ke-28
•••═══ ༻✿༺═══ •••

PERINGATAN DARI
SEJUMLAH HADITS LEMAH
TENTANG RAMADHAN

◼ Orang-orang mengatakan :
«رمضان أوله رحمة وأوسطه مغفرة
وآخره عتق من النار».
“Bulan Ramadhan itu awalnya rahmat, pertengahannya ampunan, bagian akhirnya pembebasan dari neraka”
❎ Hadits ini dha’īf (lemah).

Hadits tersebut berkebalikan dengan hadits yang shahih :
«إن لله عتقاء من النار في كل ليلة
من رمضان»
“Sesungguhnya pada setiap
malam di bulan Ramadhan
Allah memiliki hamba-hamba
yang terbebas dari neraka”.

◼ Ada pula perkataan yang tersebar :
«صوموا تصحوا»
“Berpuasalah kalian, itu akan menyehatkan kalian”
❎ Hadits ini dha’īf.

Kalimat ini benar dari sisi maknanya, namun tidak benar jika disandarkan kepada Rasulullah ﷺ .

◼ Ada pula atsar yang dikomentari oleh al-Imām al-Bukhārī :
«مَنْ أفْطرَ يومًا من رمضانَ من غيرِ
رُخصةٍ ولا مَرَضٍ لمْ يَقضِ عنْهُ صومُ
الدَّهْرِ كُلِّهِ وإنْ صامَهُ»
*وهذا ضعيف لايصح*.
“Barang siapa yang berbuka –membatalkan puasa– satu hari pada bulan Ramadhan *bukan* karena adanya keringanan (udzur) baginya, bukan pula karena sakit, maka tak akan cukup baginya untuk meng-qadha walaupun dia berpuasa setahun penuh”
❎ Perkataan ini lemah, tidak shahih.

◼ Juga hadits yang berbunyi :
«صيام الصائم لايرفع إلا بزكاة الفطر»
“Puasa seseorang tidak diangkat –yakni diterima oleh Allah– kecuali dengan zakat fithri.”
❎ Hadits ini dha’īf.

◼ Dan hadits yang berbunyi :
«يوم العيد يوم الجوائز»
“Hari raya adalah hari (bagi-bagi) hadiah”
❎ Hadits ini dha’īf.

📚 Syarh Kitābil Iqnā’ , Bab Puasa, oleh Syaikh ‘Alī Hasan al-Halabi hafizhahullah .

•••═══ ༻✿༺═══ •••
Dialihbahasakan oleh :
🖋 Umm ’Abdirrahman

Dikoreksi oleh :
🔎 @abinyasalma
______________________

✉Grup WhatsApp Al-Wasathiyah Wal-I’tidāl
♻Telegram: https://bit.ly/alwasathiyah
🌐 Blog : alwasathiyah.com
💠Facebook : http://fb.me/wasathiyah
🔰Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
📷 Instagram : http://instagram.com/alwasathiyah
🌀Mixlr : http://mixlr.com/abusalmamuhammad/

Q&A : SEPUTAR PERINGATAN HARI RAYA DAN HARI BESAR

🍂 PEMAHAMAN TENTANG PERINGATAN HARI RAYA DAN HARI BESAR 🍂

TANYA

Assalaamu’alaykum Ustadz….

HARI RAYA IDHUL FITRI  & IDHUL ADHA merupakan “PERAYAAN” berkaitan dengan aqidah Islam; ummat Islam tidak boleh “MERAYAKAN” selain 2 HARI RAYA tersebut.
Berbeda dengan “HARI BESAR” lain, sebagai bentuk “PERINGATAN/MEMPERINGATI” tidak ada prosesi sholat khususnya, seperti Sholat Idhul Fitri dan dan Sholat Idhul Adha.
Dengan sebab itu, sebagian umat Muslim memahami bolehnya  MEMPERINGATI (suatu moment tertentu pada tanggal tertentu), misalnya, memperingati hari kemerdekaan Indonesia, Isra Mi’raj dll tanpa ada prosesi shalat/ibadah khusus.
Benarkah pemahaman tersebut ?
Jazaakallahu khayran
➖➖➖➖➖➖➖ Continue reading Q&A : SEPUTAR PERINGATAN HARI RAYA DAN HARI BESAR