Tag Archives: Nasehat

BELAJAR DARI SECANGKIR KOPI

๐Ÿ‡ทโ€Œ๐Ÿ‡ชโ€Œ๐Ÿ‡ณโ€Œ๐Ÿ‡บโ€Œ๐Ÿ‡ณโ€Œ๐Ÿ‡ฌโ€Œ๐Ÿ‡ฆโ€Œ๐Ÿ‡ณ

BELAJAR DARI SECANGKIR KOPI

ุงู„ุฃูˆู‚ุงุช ุงู„ู…ุฑุฉ ูƒุงู„ู‚ู‡ูˆุฉุŒ ุชุฌุนู„ู†ุง ู†ููŠู‚

โณ Waktu dan momen-momen ‘pahit’ dan ‘getir’ (dalam hidup) itu seperti kopi, membuat kita selalu terjaga dan terbangun.

Artinya, dari kopi pahit kita bisa belajar, bahwa sesuatu yang pahit tetap bisa dinikmati dan membuat kita semakin membuka mata dan hati.

โ˜• Secangkir kopi yang kunikmati mengajarkan bahwa:

โž– Hitam tak selalu identik dengan kotoran. Jangan menilai hanya dari penampilan.

โž– Pahit pun tak selalu menyakitkan dan menyedihkan, bahkan bisa dinikmati. Semakin sering kau mendapati pahitnya dunia, akan semakin sering kau belajar untuk melaluinya tetap dengan bahagia.

โž– Dan panasnya kopi mengajarkanku untuk selalu perlahan-lahan dan tidak tergesa-gesa, karena di situlah nikmatnya. Seakan memberitahuku ambillah dari dunia ini sedikit sedikit, jangan serakah dan terburu nafsu sehingga dapat membakar dan melukai.

โž– Tinggalkanlah ampasnya, karena senikmat-nikmatnya kopi pasti meninggalkan ampas, itulah dunia. Betapa kau berusaha menikmatinya tetap saja bagian akhirnya tidak berharga, tidak ada rasanya dan tidaklah berguna.

Hidup itu ibarat secangkir kopi, tergantung bagaimana kamu membuatnya, atau mengambilnya.

Maksudnya proverb ini mengajarkan kita untuk selalu berikhtiar di dalam hidup ini, sebagaimana secangkir kopi yang kau buat, maka itulah yang kau nikmati dan rasakan. Tanpa menafikan izin Allah pastinya.

โ„ณู€โ‚ฐโœ
โ€‹โœฟโเฟโโœฟโ€‹
@abinyasalma

๐Ÿ”— Silakan disebarluaskan untuk menambah manfaat, dengan tetap menyertakan sumber.


๐Ÿ‘ฅ Al-Wasathiyah Wal-I’tidฤl
โœ‰ TG :  https://t.me/alwasathiyah
๐ŸŒ Blog : alwasathiyah.com
โ€Œ๐Ÿ‡ซ FB : fb.com/wasathiyah
๐Ÿ“น Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
๐Ÿ“ท IG : instagram.com/alwasathiyah
๐Ÿ”Š Mixlr : mixlr.com/abusalmamuhammad

HAKIKAT FEMININ DAN KEJANTANAN [ Bag. 1/2 ]

โ€Œ๐Ÿ‡ธโ€Œ๐Ÿ‡ชโ€Œ๐Ÿ‡ทโ€Œ๐Ÿ‡ฎโ€Œ๐Ÿ‡ฆโ€Œ๐Ÿ‡ฑใ€€โ€Œ
๐Ÿ‡ซ ๐Ÿ‡ฆ ๐Ÿ‡ผ ๐Ÿ‡ฆ ๐Ÿ‡ฎ ๐Ÿ‡ฉ

HAKIKAT FEMININ DAN KEJANTANAN

(Seri 1/2)

๐Ÿ”— https://t.me/alwasathiyah

โ€ู„ู… ุชุณุชุทุน ุงู…ุฑุฃุฉ ุงู„ุนุฒูŠุฒ ุฃู† ุชู†ุงู„ ู„ูŠูˆุณู ุจุฅุบุฑุงุฆู‡ุง
ูˆุงุณุชุทุงุนุช ุงุจู†ุฉ ุดุนูŠุจ ุฃู† ุชู†ุงู„ ู…ูˆุณู‰ ุจุญูŠุงุฆู‡ุง
ุงู„ุฑุฌูˆู„ุฉ ุฃุฏุจ ู„ูŠุณ ู„ู‚ุจ ูˆุงู„ุฃู†ูˆุซุฉ ุญูŠุงุก ู„ูŠุณุช ุฃุฒุจุงุก

โ€ข Isteri al-Aziz tidak bisa menggaet Yusuf dengan godaannya.

โ€ข Puteri Syu’aib bisa menarik hati Musa dengan rasa malunya.

โ€ข Kejantanan itu adab, bukanlah sekedar julukan belaka. Sementara, feminin itu ada pada rasa malu, bukan pada gaya busana.

๐Ÿ—’๏ธ FAIDAH – FAIDAH:

1๏ธโƒฃ โ€ข Pentingnya adab, adab yang baik membuahkan sikap-sikap yang baik.

2๏ธโƒฃ โ€ข Sejatinya daya tarik utama wanita adalah akhlak yang mulia.

Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ุฃูƒู…ู„ ุงู„ู…ุคู…ู†ูŠู† ุฅูŠู…ุงู†ุง ุฃุญุณู†ู‡ู… ุฎู„ู‚ู‹ุง

“Iman kaum mukminin yang paling sempurna adalah mereka yang paling baik akhlaqnya.”
(HR. Abu Dawud)

Wanita dengan akhlak mulia senantiasa akan mempesonakan siapapun yang bersama dengannya.

Lihatlah bagaimana dia selalu bicara dengan lembut, lisannya tak melukai, tak ada dengki, santun dalam bersikap, meski berilmu namun tak sombong, dan akhlak mulia lainnya.

3๏ธโƒฃ โ€ข Cantiknya wajah tak ada artinya tanpa cantiknya hati.

Inner beauty radiates from within, and thereโ€™s nothing more beautiful than when a woman feels beautiful on the inside.โ€

4๏ธโƒฃ โ€ข Sifat malu adalah adab yang baik, terlebih bagi wanita. sifat ini dapat menjadi mahkota kemuliaannya.

โ‰๏ธ Siapakah dia wanita yang bermahkota kemuliaan itu?

Dialah wanita yang:
โ€ข Malu untuk bergaul bebas dan selalu ingin menarik perhatian pria.
โ€ข Malu untuk menjadi pusat perhatian dengan tubuh dan gaun indahnya.
โ€ข Benci dengan tabarruj.
โ€ข Malu untuk mengumbar/mengupload wajah cantiknya.
โ€ข Malu untuk bicara yang sia-sia.
โ€ข Malu untuk bersolek selain kepada suami.
โ€ข Malu untuk ke luar rumah tanpa tujuan.
โ€ข Senantiasa menundukkan pandangan matanya.

Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda:

ุฅู†ู‘ูŽ ู„ููƒูู„ู‘ู ุฏููŠู†ู ุฎูู„ูู‚ู‹ุง ุŒ ูˆูŽุฅู†ู‘ูŽ ุฎูู„ูู‚ูŽ ุงู„ุฅุณู’ู„ุงูŽู…ู ุงู„ุญูŽูŠูŽุงุก

“Sesungguhnya setiap agama itu memiliki akhlak dan akhlak Islam itu adalah rasa malu.โ€
(HR. Ibnu Majah No. 4181)

Bersambung, insyaAllah.

Oleh :
-ummu farah-
Dimurojaah oleh @abinyasalma

โ„ณู€โ‚ฐโœ
โ€‹โœฟโเฟโโœฟโ€‹
@alwasathiyah

๐Ÿ”— Silakan disebarluaskan untuk menambah manfaat, dengan tetap menyertakan sumber.


๐Ÿ‘ฅ Al-Wasathiyah Wal-I’tidฤl
โœ‰ TG :  https://t.me/alwasathiyah
๐ŸŒ Blog : alwasathiyah.com
โ€Œ๐Ÿ‡ซ FB : fb.com/wasathiyah
๐Ÿ“น Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
๐Ÿ“ท IG : instagram.com/alwasathiyah
๐Ÿ”Š Mixlr : mixlr.com/abusalmamuhammad