Tag Archives: muqoyyad

10 HARI AWAL DZULHIJJAH [7/10]

🇫‌🇦‌🇮‌🇩‌🇦‌🇭‌
🇩‌🇿‌🇺‌🇱‌🇭‌🇮‌🇯‌🇯‌🇦‌🇭‌

🔗 https://t.me/alwasathiyah

10 HARI AWAL DZULHIJJAH

(Bagian 7/10)

FAIDAH ke – 24

Takbir itu ada dua macam:

  1. Muthlaq (secara bebas).
  2. Muqoyyad (secara terikat).

Adapun takbir muthlaq, maka dikerjakan di seluruh 10 hari awal Dzulhijjah hingga hari terakhir hari tasyriq, dan dikerjakan di seluruh waktu, di segala keadaan dan setiap tempat, serta di setiap kondisi diperbolehkan di dalamnya berdzikir kepada Allah جل جلاله , serta seorang muslim mengeraskan dan mengangkat suaranya saat itu.

Allah جل جلاله berfirman:

( لِيَشْهَدُوا مَنَافِعَ لَهُمْ وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ فِي أَيَّامٍ مَعْلُومَاتٍ عَلَىٰ مَا رَزَقَهُمْ مِنْ بَهِيمَةِ الْأَنْعَامِ ۖ فَكُلُوا مِنْهَا وَأَطْعِمُوا الْبَائِسَ الْفَقِيرَ )

“Dan agar mereka menyebut nama Allah di hari-hari yang telah ditentukan atas rezeki yang diberikan Dia kepada mereka berupa hewan ternak.”
(QS. al-Hajj: 28)

FAIDAH ke – 25

Takbir muqoyyad dikerjakan selepas sholat fardhu (wajib). Pelaksanaannya dimulai dari shalat shubuh hari ‘Arafah bagi selain jamaah haji (karena jamaah haji takbirnya dimulai dari setelah zhuhur hari nahar) dan berakhir setelah Ashar pada hari ketiga hari tasyriq.

FAIDAH ke – 26

Berupaya menentukan pemilihan waktu untuk takbir muthlaq dan muqoyyad sebagaimana ditunjukkan berbagai atsar yang beraneka macam dari sahabat Rasulullah صلى الله عليه وسلم dan para salaf.

Di antara redaksi takbir yang paling terkenal yang berasal dari atsar adalah:

ُﷲُ أَكْبَرُ، ﷲُ أَكْبَرُ، ﷲُ أَكْبَر
ُلاَإِلَهَ إِلاَّﷲ، وَﷲُ أَكْبَرُ، ﷲُ أَكبَرُ، وَلِلّەِ الْحَمْد

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar. La ilaha illallah wallahu akbar. Allahu Akbar walillahil Hamd.

Dalam hal ini, urusannya lapang dan luas.

FAIDAH ke – 27

Disunnahkan berpuasa sunnah 9 hari awal Dzulhijjah atau sejumlah hari yang menurutnya mudah.

Berkenaan puasa sunnah ini, ada sejumlah hadits yang menerangkannya dan ditetapkan pula oleh sejumlah salaf.

Puasa itu sendiri adalah penggugur dosa dan perisai dari neraka dan keburukan.

Kata Nabi صلى الله عليه وسلم :

«مَنْ صَامَ يَوْمًا فِي سَبِيلِ ﷲ بَاعَدَ الله وَجْهَهُ عَن النَّارِ سَبعِينَ خَرٍيفًا»

“Barangsiapa yang berpuasa sehari di jalan Allah, maka Allah jauhkan wajahnya dari neraka sejauh 70 kharif (jarak perjalanan).”
(HR. Bukhari: 2840 dan Muslim: 1153)

- Bersambung, insya Allah -

Penyusun:
Syaikh Muhammad bin Shalih al-Munajjid Hafizhahullahu

Dialihbahasakan oleh:
ℳـ₰✍
​✿❁࿐❁✿​
@abinyasalma


👥 Al-Wasathiyah Wal-I’tidāl
✉ TG :  https://t.me/alwasathiyah
🌐 Blog : alwasathiyah.com
‌🇫 FB : fb.com/wasathiyah
📹 Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
📷 IG : instagram.com/alwasathiyah
🔊 Mixlr : mixlr.com/abusalmamuhammad

🖇 ebook 44 Faidah (10 Hari Awal Dzulhijjah)

🔗 Silahkan disebarluaskan untuk menambah manfaat, dengan tetap menyertakan sumber.

44 FAIDAH 10 HARI AWAL DZULHIJJAH : [ FAIDAH 22,23,24,25&26 ]

44 FAIDAH
10 HARI AWAL DZULHIJJAH

••• ═══ ༻🏮༺ ═══ •••

FAIDAH 22
Dahulu Ibnu Umar dan Abu Hurairoh -semoga Allâh meridhai mereka-, pernah keluar ke pasar pada 10 hari awal Dzulhijjah sambil bertakbir. Manusia ikut takbir lantaran takbir keduanya

Maimun bin Mahran, salah satu ulama tabi’in rahimahulâhu berkata :
“Saya menjumpai orang-orang, mereka semua pada serentak bertakbir di 10 hari awal Dzulhijjah, sampai-sampai saya menyerupakan mereka seperti gemuruh ombak, saking banyaknya.”

FAIDAH 23
Sembari bertakbir di 10 hari Dzulhijjah ini, kita mengharapkan berita gembira berupa kemenangan dan pertolongan Allâh جل جلاله. Karena dengan takbirlah Khaibar dan wilayah lainnya terbuka (ditaklukkan) dan musuh-musuh dapat dikalahkan, dengan izin Allâh tentunya.

FAIDAH 24
Takbir itu ada dua macam :
1). muthlaq (secara bebas)
2). dan muqoyyad (secara terikat).
Adapun takbir muthlaq, maka dikerjakan di seluruh 10 hari awal Dzulhijjah hingga hari terakhir hari tasyriq dan dikerjakan di seluruh waktu, di segala keadaan dan setiap tempat, serta di setiap kondisi diperbolehkan di dalamnya berdzikir kepada Allâh جل جلاله ,serta seorang muslim mengeraskan dan mengangkat suaranya saat itu.

Allâh جل جلاله berfirman :
Dan agar mereka menyebut nama Allâh di hari-hari yang telah ditentukan atas rezeki yang diberikan Diakepada mereka berupa hewan ternak” {QS al-Hajj : 28}

FAIDAH 25
Takbir muqoyyad dikerjakan selepas sholat fardhu (wajib).
Pelaksanaannya dimulai dari sholat shubuh hari ‘Arofah bagi selain jamaah haji dan berakhir setelah Ashar pada hari ketiga hari tasyriq.

FAIDAH 26
Berupaya menentukan pemilihan waktu untuk takbir muthlaq dan muqoyyad sebagaimana ditunjukkan berbagai atsar yang beraneka macam dari sahabat Rasulullah صلى الله عليه وسلم dan para salaf.

Diantara redaksi takbir yang paling terkenal yang berasal dari atsar adalah :

ُﷲُ أَكْبَرُ، ﷲُ أَكْبَرُ، ﷲُ أَكْبَر
ُلاَإِلَهَ إِلاَّﷲ، وَﷲُ أَكْبَرُ، ﷲُ أَكبَرُ، وَلِلّەِ الْحَمْد

Allâhu Akbar, Allâhu Akbar, Allâhu Akbar. Lâ ilâha illallâh wallâhu akbar. Allâhu Akbar walillâhil Hamd.”

Dalam hal ini, urusannya lapang dan luas.

[ bersambung insyaa Allah ]

••• ═══ ༻🏮༺ ═══ •••

📖 Penyusun : Syaikh Muhammad bin Shâlih al-Munajjid Hafizhahullâhu
🖊 Dialihbahasakan oleh
Al-Ustadz Abû Salma Muhammad

ℳـ₰✍
✿❁࿐❁✿
@abinyasalma

🔗 Silakan disebarluaskan untuk menambah manfaat, dengan tetap menyertakan sumber.
______________

👥 Grup WhatsApp Al-Wasathiyah Wal-I’tidāl
✉ Telegram: https://bit.ly/alwasathiyah
🌐 Blog : alwasathiyah.com
‌🇫 Facebook : fb.com/wasathiyah
📹 Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
📷 Instagram : instagram.com/alwasathiyah
🔊 Mixlr : mixlr.com/abusalmamuhammad