Tag Archives: muamalah

Q&A : BOLEHKAH MENERIMA PEMBERIAN DARI PENGHASILAN YANG HARAM ?

Question Answer 📌

BOLEHKAH MENERIMA PEMBERIAN DARI PENGHASILAN YANG HARAM ❓ 💵

PERTANYAAN

Assalamu’alaikum, Ustadz bagaimana hukum bermuamalah atau diberi makan dengan yang kita tahu pekerjaannya kurang baik misalnya bekerja di diskotek, atau bank konvensional

➖➖➖➖➖➖➖

JAWABAN

وعليكم السَّلام ورحمةاللّٰه وبر كاته

Ada rinciannya.
Secara asal perubahan kepemilikan dari harta haram diberikan dengan cara halal, maka hukumnya juga berbeda.

Dalam kaidah disebutkan

تبدل سبب الملك قائم مقام تبدل الذات

Perubahan sebab kepemilikan (suatu barang) merubah kedudukan (hukum barang) secara dzatnya.

Jadi apabila ada seorang jual beli barang atau jasa yang halal, lalu ia dibayar dengan uang yang berasal dari riba misalnya, maka hukumnya adalah mubah/halal, karena ia memperoleh harta tersebut dari usaha yang halal.

Demikian pula dengan seorang isteri yang mendapatkan nafkah dari suami yang bekerja dari penghasilan haram. Maka ketika suami memberikan harta tersebut dengan cara halal ke isteri, maka harta tersebut halal untuk isteri, haram bagi suami.

Perlu diketahui, harta haram itu ada 2 macam :
▪1. Haram lidzatihi (haram secara dzatnya), seperti Khamr, babi, anjing, dan lain-lain
▪2. Haram likasbihi (haram dari sebab perolehannya), seperti riba, judi, dll.

Uangnya itu secara Dzat halal, tapi cara perolehan nya haram.

Untuk harta yang haram likasbihi, disebutkan ulama. Sebagaimana dipaparkan Syaikh Ibnu Utsaimin :

أن ما حُرِّم لكسبه فهو حرام على الكاسب فقط، دون مَن أخذه منه بطريق مباح

Harta yang diharamkan likasbihi (cara pemerolehannya) maka haram bagi pelakunya saja, tidak haram bagi yang mengambilnya dengan cara mubah.

Misal seorang pekerja ribawi membeli barang ke orang dengan hartanya, atau memberi hadiah, termasuk memberi nafkah ke keluarganya. Maka yang dosa yang melakukan riba, adapun yang dibayar atau diberi uang tersebut, maka hukumnya mubah.
Wallahu a’lam

Adapun bagi yang diberi, maka perhatikan, sebagai bentuk waro’ (kehati²an dari yang haram) 👉
✔1. Jika orang tersebut bekerja di tempat yang 100% penghasilannya haram, seperti di bank konvensional, atau PUB, maka lebih baik ditolak pemberiannya.
✔2. Jika orang tersebut bekerja di tempat yang bercampur antara halal dan haram, misal asuransi, maka tidak mengapa.

Wallâhu a’lam bish showaab

✍@abinyasalma
________________

✉Grup WhatsApp Al-Wasathiyah Wal I’tidål
♻Telegram: https://bit.ly/alwasathiyah
🌐 Blog : alwasathiyah.com
💠Facebook : http://fb.me/wasathiyah
🔰Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
📷 Instagram : http://instagram.com/alwasathiyah
🌀Mixlr : http://mixlr.com/abusalmamuhammad/

Q&A : HUKUM MENJADI AGEN / RESELLER 🛍

الوسطية والاعتدال

PERTANYAAN :

اَلسَّـلَامُ عَلَـيْكُمْ وَرَحْـمَةُ اللّٰهِ وبَـرَكَاتُـّهُ

Afwan Ustadz ada pertanyaan tentang bermuamalah.
Tentang hukum jual beli sesuai syariat Islam.

Misalnya begini :
Ada teman menawarkan menjual produk MSI ( disini posisinya teman ana yang punya barangnya, ana hanya menawarkan tanpa memiliki barang tersebut).
Teman ana jualnya perpaket.
Jika saya mampu menjual ke konsumen 1 paket , ana dapat transferan masuk ke ATM 50 ribu
Tapi jika dalam sehari bisa menjual 5 paket maka saya ditransfer 250 ribu.
Nah bagaimana itu hukum nya ustadz? Apakah diperbolehkan ?

‌Jazakallah khoiron Ustadz

➖➖➖➖➖➖➖

JAWABAN :

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

☀ Tidak semua barang yang tidak/belum kita miliki itu otomatis haram untuk dijual.

☀ Ada beberapa kondisi dimana kita boleh menjual barang orang lain yang tidak menjadi milik kita, yaitu dalam kondisi atas keridhaan atau sepengetahuan dia.

☀ Dalam hal ini kita sebagai wakil yang mewakili pemilik barang untuk menjualkannya dan kita pun memperoleh benefit atas jasa kita di dalam menjualkan barang tersebut… Yaitu sebagai agen/sales.
Atau bisa juga dengan cara broker/makelar, yaitu kita menjualkan barang orang lain dengan seizinnya dan apabila laku kita mendapatkan komisi…

☀ Dalam kondisi yang anti ceritakan, di situ pemilik barang mengetahui dan mengizinkan anti mewakili dia untuk menjualkan barangnya, dan setiap kali ada pembelian melalui anti, maka anti mendapatkan komisi sebesar Rp. 50.000,-.
Maka yang demikian ini tidak mengapa

Wallahu a’lam

✍@abinyasalma
______________

✉Grup WhatsApp Al-Wasathiyah Wal I’tidål
♻Telegram: https://bit.ly/abusalma
🌐 Blog : alwasathiyah.com
💠Facebook : http://fb.me/abinyasalma81
🔰Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
📷 Instagram : http://instagram.com/abinyasalma/
🌀Mixlr : http://mixlr.com/abusalmamuhammad/

AWWI 3