Tag Archives: menyusui

FAIDAH RAMADHAN [ Bag. 11/ 25 ]

🇫‌🇦‌🇮‌🇩‌🇦‌🇭 ‌🇷‌🇦‌🇲‌🇦‌🇩‌🇭‌🇦‌🇳

(Bagian 11/25)

🔗 https://bit.ly/alwasathiyah

••• ════ ༻🌕༺ ════ •••

🌷 PUASANYA WANITA HAMIL, MENYUSUI, SERTA LANSIA

Fadhilatusy Syaikh ‘Ali bin Hasan al-Halabi hafizhahullah berkata:

( هؤلاء يدخلون في قوله تعالى :
(… وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ …)

“Orang-orang ini termasuk dalam firman Allah Ta’ala :
… Dan bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin…”
( QS. Al-Baqarah : 184)

إذن يطعمون عن كل يوم مسكينا،
فالحامل والمرضع لا تقضي وإن قال به
بعض الفقهاء.

Oleh karena itu orang-orang tersebut harus memberi makan satu orang miskin setiap harinya, wanita hamil dan menyusui tidak harus meng-qadha puasa, walau sebagian ahli fiqih mengatakan wajib qadha.

بل أن بعض الصحابة رضي الله عنهم
أدخلوا في عموم الآية (( الحامل
والمرضع ))، سواء أكان خوفهما على
أنفسهما أو على الرضيع أو الجنين.

Bahkan sebagian sahabat radhiyallahu ‘anhum memasukkan wanita hamil dan menyusui dalam keumuman ayat, sama saja apakah yang dikhawatirkan (jika berpuasa) itu dari diri para wanita tersebut, anak yang menyusu, atau janin mereka.

إمرأة خافت على نفسها نتيجة حملها تمرض تتضعف أو خافت على جنينها، وقالت أنا قوية لكن أخاف جنيني يتأثر، أو مرضِعة ولكن خافت أن صيامها يؤثر على الحليب والإرضاع، طالما وجدت هذه الأعذار فلا مانع من أن تفطر وتطعم عن كل يوم مسكين.

Wanita hamil yang dikhawatirkan (jika ia berpuasa) maka akan membahayakan dirinya atau janinnya, dan ia berkata : “Saya kuat (berpuasa) namun saya khawatir janin saya terpengaruh yakni menjadi lemah sebab puasa ibunya” , atau wanita menyusui yang khawatir puasanya akan mempengaruhi (kandungan) ASI dan (proses) pemberian ASI-nya, seringkali ada uzur-uzur seperti ini, maka tidak ada penghalang bagi mereka untuk berbuka yakni mereka boleh untuk tidak berpuasa, dan orang seperti ini harus memberi makan seorang miskin setiap harinya.”
[📒 Syarh Kitabil Iqna ’, Bab Puasa, oleh Syaikh ‘Ali Hasan al-Halabi hafizhahullah ]

– Bersambung In syaa Allah

••• ════ ༻🌕༺ ════ •••

Dialih bahasakan oleh :
🖊️ Brave Ummu Abdirahman

Dimuroja’ah oleh :
✒️ @abinyasalma

Diedit oleh :
📝 TIM Editing AWWI

ℳـ₰✍
✿❁࿐❁✿
@alwasathiyah
__________________

👥 WAG Al-Wasathiyah Wal-I’tidāl
✉ TG : https://bit.ly/alwasathiyah
🌐 Blog : alwasathiyah.com
‌🇫 FB : fb.com/wasathiyah
📹 Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
📷 IG : instagram.com/alwasathiyah
🔊 Mixlr : mixlr.com/abusalmamuhammad

📎 Sumber :
Booklet : Kompilasi Faidah Ramadhan 1439 H – Grup AWWI
📩 http://bit.ly/f-ramadhan39

🔗 Silahkan disebarluaskan untuk menambah manfaat, dengan tetap menyertakan sumber.

Serial Parenting : LANGKAH-LANGKAH PRAKTIS DALAM MENDIDIK ANAK

‌🇸‌🇪‌🇷‌🇮‌🇦‌🇱 ‌🇵‌🇦‌🇷‌🇪‌🇳‌🇹‌🇮‌🇳‌🇬

LANGKAH-LANGKAH PRAKTIS DALAM MENDIDIK ANAK

KESEPULUH : MENYUSUI SANG BAYI

Sudah sepatutnya sang ibu berupaya untuk menyusui anaknya hingga mencapai masa sapihnya.

Seorang ibu yang memberikan ASI, memiliki pengaruh besar bagi perkembangan dan ke-sehatan sang buah hati.

Allâh ﷻ sendiri yang meng-arahkan para ibu untuk menyusui anak-anak mereka selama 2 (dua) tahun secara penuh bagi yang ingin menyusui secara sempurna.

Allâh ﷻ berfirman :

وَالْوَالِدَاتُ يُرْضِعْنَ أَوْلَادَهُنَّ حَوْلَيْنِ كَامِلَيْنِ ۖ لِمَنْ أَرَادَ أَنْ يُتِمَّ الرَّضَاعَةَ ۚ
Dan para ibu hendaknya menyusui anak-anak mereka selama dua tahun penuh, bagi yang ingin menyusui secara sempurna .” [QS Al-Baqarah 233]

Karena anak akan merasakan kasih sayang sang ibu saat disusui, dan mereka amatlah butuh dengan hal ini.

Kedokteran modern menunjuk-kan fakta terjadinya peningkatan angka penyakit yang diderita dan angka kematian yang menimpa anak-anak yang disusui dengan susu buatan (susu formula).

Demikian pula sang ibu yang memberikan ASI akan mendapatkan manfaat kesehatan bagi rahimnya selepas persalinan dan bagi organ reproduksinya.

Islam sangat mendorong pem-berian ASI, sampai-sampai ibu yang sedang menyusui diberi keringanan untuk berbuka (tidak bepuasa) di bulan Ramadhan apabila berpuasa dapat mempengaruhi proses pe-nyusuannya.

Bisa jadi, diantara penyebab hilangnya sifat lembut mayoritas anak zaman sekarang terhadap ibunya dan maraknya sikap durhaka adalah, karena mereka dahulu tidak diberi ASI dan banyak diberi susu buatan.

Manakala dalam menyusui itu memberikan pengaruh terhadap anak yang disusui, karena itulah Nabi ﷺ melarang menyusukan anak dari wanita-wanita “idiot” (keterbela-kangan mental).

Ibnu Qôsim Rahimahullâhu berkata di dalam Hasyiah ar-Raudh (VII/106) mengomentari hadits di atas:
“karena persusuan itu dapat mempengaruhi tabiat.”

Lantas beliau melanjutkan :
“Al-Qôdhî meriwayatkan bahwa menyusukan anak pada wanita yang “idiot” akan berpotensi menghasilkan anak yang juga “idiot”.

Orang yang menyusukan anak kepada wanita yang jelek perangainya juga dapat mem-pengaruhi akhlak sang anak.

Demikian pula, orang yang menyusukan anaknya kepada hewan ternak, maka bisa menyebabkan si anak menjadi dungu seperti hewan ternak tersebut.”

Ibnu Qudâmah berkata di dalam al-Mughnî :
“Karena sesungguhnya dikatakan, “orang yang disusui dengan tidak alami (dengan selain tabiatnya).”

Lantas bagaimana dengan anak-anak yang disusui dengan susu-susu buat-an (formula) yang tidak diketahui apa sumbernya dan siapa pembuatnya?!

[ bersambung Insya Allah ]

✍@abinyasalma
______________________

✉Grup WhatsApp Al-Wasathiyah Wal I’tidål
♻Telegram: https://bit.ly/abusalma
🌐 Blog : alwasathiyah.com
💠Facebook : http://fb.me/abinyasalma81
🔰Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
📷 Instagram : http://instagram.com/abinyasalma/
🌀Mixlr : http://mixlr.com/abusalmamuhammad/