Tag Archives: kasihsayang

KEBUTUHAN WANITA

KEBUTUHAN WANITA

Sebenarnya wanita yang baik itu banyak, dan tidak banyak menuntut sesuatu.
Seperti yang diterangkan oleh seorang penyair Suriah bernama Nizar Qobbani :

‏الأنثى لا تريد رجلاً ثرياً أو وسيماً أو حتى شاعراً
هي تريد رجلاً يفهم عينيها اذا حزنت فيشير بيده إلى صدره ويقول “هنا وطنك

Wanita itu (sebenarnya) tidak menginginkan laki-laki yang kaya raya, yang tampan ataupun yang puitis. Yang dia inginkan adalah laki-laki yang bisa memahami matanya manakala ia bersedih, sembari ia menunjuk dengan tangannya ke dadanya dan berkata, "di sinilah kampung halamanmu"

Ya, wanita itu butuh rumah yang penuh kasih sayang, cinta dan kelembutan. Dan rumah tersebut adalah di dalam hati seorang pria…

ℳـ₰✍
​✿❁࿐❁✿​
@abinyasalma

🔗 Silakan disebarluaskan untuk menambah manfaat, dengan tetap menyertakan sumber.


👥 Al-Wasathiyah Wal-I’tidāl
✉ TG :  https://t.me/alwasathiyah
🌐 Blog : alwasathiyah.com
‌🇫 FB : fb.com/wasathiyah
📹 Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
📷 IG : instagram.com/alwasathiyah
🔊 Mixlr : mixlr.com/abusalmamuhammad

IBU, IBU dan IBU

🇳‌🇦‌🇸‌🇪‌🇭‌🇦‌🇹‌

IBU, IBU dan IBU

Dulu…
Beliau rela membongkokkan punggungnya agar punggung kita bisa tegak.

Sekarang…
Saat tubuhnya telah bongkok, sudikah kita melakukan hal yang sama??

Dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu, beliau menceritakan, “Ada seorang pria datang kepada Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Sallam dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi Shalallaahu ‘alaihi wa Sallam menjawab, ‘ibumu!’ ditanya kembali hingga 3x dan jawaban Nabi tetap ibumu. Kemudian baru ayahmu.” ( Muttafaq alaihi)

Al-Qur’an juga menerangkan kemuliaan ibu,

(وَوَصَّيْنَا الْإِنسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْناً عَلَى وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ)

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada dua orang tuanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun.”
( QS. Luqman: 14)

Dan firman-Nya,

(وَوَصَّيْنَا الْإِنسَانَ بِوَالِدَيْهِ إِحْسَاناً حَمَلَتْهُ أُمُّهُ كُرْهاً وَوَضَعَتْهُ كُرْهاً وَحَمْلُهُ وَفِصَالُهُ ثَلَاثُونَ شَهْراً)

“Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang tuanya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah pula. Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan.”
( QS al-Ahqof: 15)

Kenapa Nabi menyebutkan Ibu 3X? Karena Ibu yang mengandung, melahirkan, menyusui hingga menyapih anaknya.

Ingatlah sabda Nabi ini,

« أَنْفُهُ ثُمَّ رَغِمَ أَنْفُهُ ثُمَّ رَغِمَ أَنْفُهُ ». قِيلَ مَنْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ « مَنْ أَدْرَكَ وَالِدَيْهِ عِنْدَ الْكِبَرِ أَحَدَهُمَا أَوْ كِلَيْهِمَا ثُمَّ لَمْ يَدْخُلِ الْجَنَّةَ».

“Sungguh celaka, sungguh celaka, sungguh celaka.” Ada yang bertanya, “Siapa, wahai Rasulullah?” Beliau bersabda, “celakalah seorang yang mendapati kedua orang tuanya masih hidup atau salah satu dari keduanya ketika mereka telah tua, namun justru ia tidak menyebabkannya masuk surga.”
( HR. Muslim)Semoga Allah menyayangimu selalu wahai Ibu.

ℳـ₰✍
​✿❁࿐❁✿​
@abinyasalma

🔗 Silahkan disebarluaskan untuk menambah manfaat, dengan tetap menyertakan sumber.


👥 Al-Wasathiyah Wal-I’tidāl
✉ TG :  https://t.me/alwasathiyah
🌐 Blog : alwasathiyah.com
‌🇫 FB : fb.com/wasathiyah
📹 Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
📷 IG : instagram.com/alwasathiyah
🔊 Mixlr : mixlr.com/abusalmamuhammad