Tag Archives: jualbeli

Q&A : STATUS UANG DP APABILA TRANSAKSI BATAL

الوسطية والاعتدال

Question Answer – Audio 🔊

STATUS UANG DP APABILA TRANSAKSI BATAL

Pertanyaan :
Bismillah.
Assalaamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Uang DP rumah yang diberikan kepada penjual, setelah beberapa bulan pembeli membatalkan transaksi dan menyampaikan uang DP nya tidak usah dikembalikan. Halalkah jika penjual menerimanya?

➖➖➖➖➖➖

Jawaban :
Wa’alaykumussalâm Warahmatullâhi Wabarakâtuh

Sistem jual beli dengan Down-payment atau panjer uang muka dalam bahasan fiqh muamalah maaliyah disebut Al Urbun (Bayar Panjer). Sistem ini diperselisihkan oleh ulama, ada yang membolehkan namun ada yang mengharamkan.

Namun, wallahu a’lam bish showâb, dari yang disebutkan para ulama, hukum Urbun sebenarnya yang lebih mendekati kebenaran adalah MUBAH /diperbolehkan, dengan syarat :

⏺ 1. DP tersebut masuk dalam komponen harga jual barang.
Misalnya harga motor 10 juta
Jika DP nya 1 jt berarti kekurangan pembayarannya adalah 9 jt.
Yang tidak diperbolehkan adalah, DP 1 jt kekurangan bayarnya tetap 10 jt.

Kesimpulannya :
DP memotong nilai jual barang yang harus dilunasi

⏺ 2. Antara penjual & pembeli sama-sama ridho saat transaksi mengalami pembatalan.
DP menjadi milik penjual sebagai ganti rugi tertahannya barang dari proses penawaran kepada pihak pembeli yang lain.

Demikian sistem jual beli Urbun yang diperbolehkan syari’at

واللّٰـه أعـلم بـالصـواب

Jawaban Q&A – Audio oleh Ustadz Abu Salma Muhammad Muhammad حفظه الله تعالى

Ditranskrip secara ringkas oleh Ika Ummu Royyan ( Admin )

__________________

✉Grup WhatsApp Al-Wasathiyah Wal I’tidål
♻Telegram: https://bit.ly/alwasathiyah
🌐 Blog : alwasathiyah.com
💠Facebook : http://fb.me/wasathiyah
🔰Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
📷 Instagram : http://instagram.com/alwasathiyah
🌀Mixlr : http://mixlr.com/abusalmamuhammad/

Q&A : HUKUM MENJADI AGEN / RESELLER 🛍

الوسطية والاعتدال

PERTANYAAN :

اَلسَّـلَامُ عَلَـيْكُمْ وَرَحْـمَةُ اللّٰهِ وبَـرَكَاتُـّهُ

Afwan Ustadz ada pertanyaan tentang bermuamalah.
Tentang hukum jual beli sesuai syariat Islam.

Misalnya begini :
Ada teman menawarkan menjual produk MSI ( disini posisinya teman ana yang punya barangnya, ana hanya menawarkan tanpa memiliki barang tersebut).
Teman ana jualnya perpaket.
Jika saya mampu menjual ke konsumen 1 paket , ana dapat transferan masuk ke ATM 50 ribu
Tapi jika dalam sehari bisa menjual 5 paket maka saya ditransfer 250 ribu.
Nah bagaimana itu hukum nya ustadz? Apakah diperbolehkan ?

‌Jazakallah khoiron Ustadz

➖➖➖➖➖➖➖

JAWABAN :

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

☀ Tidak semua barang yang tidak/belum kita miliki itu otomatis haram untuk dijual.

☀ Ada beberapa kondisi dimana kita boleh menjual barang orang lain yang tidak menjadi milik kita, yaitu dalam kondisi atas keridhaan atau sepengetahuan dia.

☀ Dalam hal ini kita sebagai wakil yang mewakili pemilik barang untuk menjualkannya dan kita pun memperoleh benefit atas jasa kita di dalam menjualkan barang tersebut… Yaitu sebagai agen/sales.
Atau bisa juga dengan cara broker/makelar, yaitu kita menjualkan barang orang lain dengan seizinnya dan apabila laku kita mendapatkan komisi…

☀ Dalam kondisi yang anti ceritakan, di situ pemilik barang mengetahui dan mengizinkan anti mewakili dia untuk menjualkan barangnya, dan setiap kali ada pembelian melalui anti, maka anti mendapatkan komisi sebesar Rp. 50.000,-.
Maka yang demikian ini tidak mengapa

Wallahu a’lam

✍@abinyasalma
______________

✉Grup WhatsApp Al-Wasathiyah Wal I’tidål
♻Telegram: https://bit.ly/abusalma
🌐 Blog : alwasathiyah.com
💠Facebook : http://fb.me/abinyasalma81
🔰Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
📷 Instagram : http://instagram.com/abinyasalma/
🌀Mixlr : http://mixlr.com/abusalmamuhammad/

AWWI 3