Tag Archives: i’tikaf

FAIDAH RAMADHAN [ Bag. 14 / 20 ]

๐Ÿ‡ซโ€Œ๐Ÿ‡ฆโ€Œ๐Ÿ‡ฎโ€Œ๐Ÿ‡ฉโ€Œ๐Ÿ‡ฆโ€Œ๐Ÿ‡ญใ€€โ€Œ๐Ÿ‡ทโ€Œ๐Ÿ‡ฆโ€Œ๐Ÿ‡ฒโ€Œ๐Ÿ‡ฆโ€Œ๐Ÿ‡ฉโ€Œ๐Ÿ‡ญโ€Œ๐Ÿ‡ฆโ€Œ๐Ÿ‡ณ

(Bagian 14/20)

๐Ÿ”— https://bit.ly/alwasathiyah

I โ€™ T I K ฤ€ F

โ€œDari Ibnu Rajab Rahimahullah, Syaikh DR. Shalih al-โ€˜Ushaimy berkata,

ุงู„ุงุนุชูƒุงู ู‡ูˆ ู‚ุทุน ุงู„ุนู„ุงุฆู‚ ุนู† ุงู„ุฎู„ุงุฆู‚ ู„ู„ุงุดุชุบุงู„ ุจุฎุฏู…ุฉ ุงู„ุฎุงู„ู‚

โ€œIโ€™tikaf itu sejatinya ialah memutus berbagai hubungan dengan para makhluk (yakni manusia), dengan tujuan untuk menyibukkan diri melayani Sang Khaliq.โ€

ูˆุงู„ู…ุฑุงุฏ ุจุงู„ุฎุฏู…ุฉ: ุงู„ุนุจุงุฏุฉุŒ ูˆุงู„ุชุนุจูŠุฑ ุจู‡ุง ุฃูƒู…ู„

Dan yang dimaksud “melayani” di sini yaitu beribadah, dan ungkapan “melayani” itu lebih lengkap.

ุงู„ุฐูŠ ูŠู„ุฒู… ู…ุณุฌุฏุง ูˆู‡ูˆ ู…ุดุชุบู„ ุจุงู„ูƒู„ุงู… ู…ุน ุงู„ู†ุงุณ ูˆุงู„ุนุจุซ ูˆูŠู‚ุถูู‘ูŠ ูˆู‚ุชู‡ ุจุงู„ุทุนุงู… ูˆุงู„ู†ูˆู… ูˆุงุณุชุนู…ุงู„ ุงู„ุฅู†ุชุฑู†ุช ูˆู†ุญูˆ ุฐู„ูƒ ูุฅู†ู‡ ู„ุง ูŠุณู…ู‰ ุงุนุชูƒุงูุงุŒ ุจู„ ูŠุณู…ู‰ ุฅู‚ุงู…ุฉุŒ ูˆู‡ูˆ ูŠุฎุฏุน ู†ูุณู‡ุŒ ูˆูŠู†ุจุบูŠ ุชู†ุฒูŠู‡ ุงู„ู…ุณุฌุฏ ุนู† ู‡ุฐู‡ ุงู„ุฃุญูˆุงู„ ุงู„ุฑุฏูŠุฆุฉ.

Orang yang menetap di masjid namun ia sibukkan dengan obrolan bersama orang-orang dan hal sia-sia, bahkan ia habiskan waktunya dengan makan dan tidur, asyik berselancar di internet, dan sebagainya, maka ini sejatinya tidak disebut iโ€™tikaf, tapi menumpang tinggal (di masjid), dan (orang seperti itu) menipu dirinya sendiri. Karena seharusnya masjid itu dibersihkan dari hal-hal rendahan seperti ini.

ู„ู„ุฅู†ุณุงู† ุฃู† ูŠุนุชูƒู ููŠ ุฃูŠ ุญูŠู† ู…ู† ุงู„ุณู†ุฉ ูˆู„ูˆ ู„ู… ูŠูƒู† ุตุงุฆู…ุง ุŒ ูˆู„ูˆ ูƒุงู† ู„ู…ุฏุฉ ูŠุณูŠุฑุฉ ุ› ูู‚ุฏ ุฑูˆู‰ ุนุจุฏ ุงู„ุฑุฒุงู‚ ูˆุบูŠุฑู‡ ุจุฅุณู†ุงุฏ ุตุญูŠุญ ุนู† ูŠุนู„ู‰ ุจู† ุฃู…ูŠุฉ: ” ุฅู†ูŠ ู„ุฃุฏุฎู„ ุงู„ู…ุณุฌุฏ ู„ุง ุฃุฑูŠุฏ ุฅู„ุง ุฃู† ุฃุนุชูƒู ุณุงุนุฉ”.

(Dianjurkan) bagi seseorang agar dia ber-iโ€™tikaf kapan saja dalam setahun walaupun saat dia tidak berpuasa, meski hanya sebentar waktunya; Abdurrazzฤq dan selainnya telah meriwayatkan dengan sanad yang shahih, dari Yaโ€™la bin Umayyah:

โ€œSaya benar-benar akan masuk masjid, dan saya tidak ingin (melakukan apapun) selain ber-iโ€™tikaf sesaat saja (saโ€™atan).โ€

ุงู„ุณุงุนุฉ ู‡ูŠ ุงู„ุจุฑู‡ุฉ ุงู„ู…ุณุชูƒุซุฑุฉ ู…ู† ุงู„ุฒู…ู†ุŒ ูˆู‡ูŠ ููŠ ุชู‚ุฏูŠุฑ ุงู„ุฏู‚ุงุฆู‚ ููŠ ุฒู…ู†ู†ุง ู‡ุฐุง ุจูŠู† ุงู„ุฃุฑุจุนูŠู† ุฅู„ู‰ ุฎู…ุณ ูˆุฃุฑุจุนูŠู† ุฏู‚ูŠู‚ุฉ ูˆู‡ูˆ ุงู„ุฐูŠ ุฃุฏุฑูƒุช ุนู„ูŠู‡ ูƒุจุงุฑ ุงู„ุณู† ุŒ ูˆุฃุฎุจุฑู†ูŠ ุฃุญุฏ ุฃุตุญุงุจู†ุง ุนู† ุงู„ุนู„ุงู…ุฉ ุฃุจูŠ ุชุฑุงุจ ุงู„ุธุงู‡ุฑูŠ -ูˆู‡ูˆ ู…ู† ุดูŠูˆุฎ ุงู„ู„ุบุฉ ุงู„ู…ุนุฑูˆููŠู†- ุฃู† ุงู„ุณุงุนุฉ ุงู„ุชูŠ ุชุนุฑูู‡ุง ุงู„ุนุฑุจ ุฃู‚ุฑุจ ู…ุง ุชูƒูˆู† ูคูฅ ุฏู‚ูŠู‚ุฉ ุจุชูˆู‚ูŠุชู†ุง .

“Sesaat” (as-saโ€™ah) di sini maksudnya “waktu sejenak yang waktunya diperpanjang”, dan itu kalau diukur dengan hitungan menit pada zaman kita ini berarti sekitar 40-45 menit, dan itulah yang kudapati dari para orang tua. Salah seorang sahabat kami pun mengabarkanku, dari al-โ€˜Allamah Abu Turab azh-Zhahiri beliau adalah salah satu ahli bahasa yang terkenal, bahwa โ€œKata as-Saโ€™ah (sesaat) yang dikenal oleh orang Arab adalah mendekati 45 menit menurut perhitungan waktu kita.โ€

ู„ุง ูŠุชู‚ูŠุฏ ุงู„ุงุนุชูƒุงู ุจุฑู…ุถุงู†ุŒ ูˆ ู„ุง ูŠูุดุชุฑุท ุงู„ุตูˆู… ู„ู„ุงุนุชูƒุงูุ› ููŠุดุฑุน ู„ู„ุนุจุฏ ุฃู† ูŠุนุชูƒู ููŠ ุฃูŠ ุญูŠู† ู…ู† ุงู„ุณู†ุฉ ูˆู„ูˆ ู„ู… ูŠูƒู† ุตุงุฆู…ุง ูˆู„ูˆ ูƒุงู† ู„ู…ุฏุฉ ูŠุณูŠุฑุฉ .

Pelaksanaan iโ€™tikaf tidak terikat dengan Ramadhan saja, juga tidak disyaratkan puasa untuk ber-iโ€™tikaf; Disyariatkan bagi seorang hamba maksudnya seorang muslim agar dia ber-iโ€™tikaf kapan saja dalam setahun walaupun dia tidak berpuasa dan meski hanya sebentar waktunya.

ุงู„ู…ุฎุชุงุฑ ุฃู† ุงู„ุงุนุชูƒุงู ุนุงู…ู‘ูŒ ู„ุฌู…ูŠุน ุงู„ู…ุชุนุจุฏูŠู† ู…ู† ุงู„ุฑุฌุงู„ ูˆุงู„ู†ุณุงุก ู„ุง ูุฑู‚ ุจูŠู† ุดุงุจ ูˆู„ุง ุดูŠุฎ .

(Pendapat) yang terpilih adalah bahwa iโ€™tikaf itu umum bagi seluruh orang yang gemar beribadah dari kalangan laki-laki maupun perempuan, tak ada bedanya pemuda ataupun orang tua.

ู…ุง ูŠูุนู„ู‡ ูƒุซูŠุฑ ู…ู† ุงู„ู†ุงุณ ู…ู† ุฌุนู„ู‡ู… ู…ุญู„ ุงุนุชูƒุงูู‡ู… ู…ุญุทู‘ุงู‹ ู„ู„ุฒูˆุงุฑ ูˆู…ุฌู„ุณุง ู„ู„ู…ุนุงุดุฑุฉ ุŒ ูุฅู† ู‡ุฐุง ุงู„ุงุนุชูƒุงู ู„ูˆู† ูˆุงู„ุงุนุชูƒุงู ุงู„ู†ุจูˆูŠ ู„ูˆู† ุขุฎุฑ .

Yang dikerjakan kebanyakan orang adalah mereka menjadikan tempat iโ€™tikaf mereka yakni masjid sebagai tempat persinggahan pelancong dan majelis untuk kumpul-kumpul, maka iโ€™tikaf ini berbeda jenisnya dari iโ€™tikaf yang dicontohkan Nabi.

Dari Channel Syaikh Shalih al-โ€˜Ushaimi


๐Ÿ“ Catatan :

Di sini ada yang menarik dari definisi syaikh al-Ushaimi tentang kata ุณุงุนุฉ (sesaat) yang dikaitkan dengan makna “jam” (waktu) di zaman ini, dimana jam ini kaitannya dengan ูŠูˆู… (hari = 24 jam) dan kaitannya dengan ุฏู‚ุงุฆู‚ (menit dimana 1 jam = 60 menit)โ€ฆ

Padahal dalam terma fiqih, kata ุณุงุนุฉ tidak berkaitan dengan “jam”, namun berkaitan dengan ุงู„ุจุฑู‡ุฉ ุงู„ู…ุทู„ู‚ุฉ (waktu pendek secara mutlak) yaitu “sekejap, sejenak, sebentar, sekilas, dan lain-lain”โ€ฆ

Di dalam at-Ta’rifat al-Fiqhiyah (Hal: 110) disebutkan,

ุงู„ุณุงุนุฉ: ููŠ ุนุฑู ุงู„ูู‚ู‡ุงุก ุฌุฒุก ู…ู† ุงู„ุฒู…ุงู† ูˆุฅู† ู‚ู„ูŽู‘

ู„ุง ุฌุฒุก ู…ู† ุฃุฑุจุนุฉ ูˆุนุดุฑูŠู† ู…ู† ูŠูˆู… ุจู„ูŠู„ุชู‡ ุฃูŠ ุณุชูˆู† ุฏู‚ูŠู‚ุฉ ูƒู…ุง ูŠู‚ูˆู„ู‡ ุงู„ู…ู†ุฌูู‘ู…ูˆู† ูƒุฐุง ููŠ “ุงู„ุฏุงุฑ ุงู„ู…ุฎุชุงุฑ”

Sesaat (ุงู„ุณุงุนุฉ) menurut urf (kebiasaan) para pakar fiqih, adalah bagian dari waktu meski hanya sedikit (sebentar). Bukan merupakan bagian dari 24 jam dalam sehari semalam, yaitu 60 menit sebagaimana dipaparkan oleh ahli astrologi di dalam ad-Darul Mukhtarโ€ฆ

Banyak sekali termasuk sa’ah kita jumpai di dalam buku-buku fiqih dan hadits, yang maknanya adalah waktu sejenak secara mutlakโ€ฆ
Misalnya,

ุนูŽู†ู’ ุณูŽุนููŠุฏู ุจู’ู†ู ุฌูุจูŽูŠู’ุฑูุŒ ุฃูŽู†ู‘ูŽู‡ู ู‚ูŽุงู„ูŽ: ยซ โ€ฆ ุฅูุฐูŽุง ูƒูŽุจู‘ูŽุฑูŽ ุงู„ู’ุฅูู…ูŽุงู…ู ุณูŽูƒูŽุชูŽ ุณูŽุงุนูŽุฉู‹ ู„ูŽุง ูŠูŽู‚ู’ุฑูŽุฃู ู‚ูŽุฏู’ุฑูŽ ู…ูŽุง ูŠูŽู‚ู’ุฑูŽุคูู†ูŽ ุฃูู…ู‘ูŽ ุงู„ู’ู‚ูุฑู’ุขู†ู ยป

Dari Said bin Jubair beliau berkata,
“Apabila Imam takbir, diam “sesaat” dan tidak membaca yang panjangnya seperti al-Fatihahโ€ฆ”

Diam sesaat (ุณูƒุช ุณุงุนุฉ) di sini tentunya tidak sampai 40-45 menit. Sebab akan menjadi panjang dan lama.

Wallahu a’lam

  • Bersambung In syaa Allah

Ditulis oleh :
๐Ÿ–Š๏ธ Ustadz Babahnya Sofia

Dimuroja’ah oleh :
โœ’๏ธ @abinyasalma

โ„ณู€โ‚ฐโœ
โ€‹โœฟโเฟโโœฟโ€‹
@alwasathiyah


๐Ÿ‘ฅ Al-Wasathiyah Wal-I’tidฤl
โœ‰ TG :ย  https://bit.ly/alwasathiyah
๐ŸŒ Blog : alwasathiyah.com
โ€Œ๐Ÿ‡ซ FB : fb.com/wasathiyah
๐Ÿ“น Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
๐Ÿ“ท IG : instagram.com/alwasathiyah
๐Ÿ”Š Mixlr : mixlr.com/abusalmamuhammad

๐Ÿ“Ž Sumber : 
Booklet : Kompilasi Faidah Ramadhan 1439 H – Grup AWWI

๐Ÿ”— Silahkan disebarluaskan untuk menambah manfaat, dengan tetap menyertakan sumber.

Q&A : HUKUM WANITA SHOLAT TARAWIH BERJAMAAH DI MASJID

๐Ÿ‡นโ€Œ๐Ÿ‡ทโ€Œ๐Ÿ‡ฆโ€Œ๐Ÿ‡ณโ€Œ๐Ÿ‡ธโ€Œ๐Ÿ‡ฐโ€Œ๐Ÿ‡ทโ€Œ๐Ÿ‡ฎโ€Œ๐Ÿ‡ต

โ•”โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•—
TANYA JAWAB #AUDIO๐ŸŽ™
โ•šโ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•

HUKUM WANITA SHOLAT TARAWIH BERJAMAAH DI MASJID

๐Ÿ“ PERTANYAAN :

Bismillah
Assalamu’alaykum warohmatullaah wabarokatuh

‘Afwan ustadz sebelumnya.

Apakah boleh wanita sholat tarawih di masjid bersama imam ? dikarenakan jika sholat tarawih di rumah sendiri tidak menimbulkan semangat dalam diri dan tidak khusyu’.

Mohon penjelasannya ustadz, jazakallaah khoyron.

โž– โž–โž–โž–โž–โž–โž–

๐Ÿ“š JAWABAN :

ูˆุนู„ูŠูƒู… ุงู„ุณู„ุงู… ูˆุฑุญู…ุฉ ุงู„ู„ู‡ ูˆุจุฑูƒุงุชู‡

Boleh, jika sholat di rumah sendiri tidak menimbulkan semangat dalam diri dan tidak khusyu’ maka sholat di masjid bersama imam lebih utama.
Tapi secara asal lebih utama/ afdhal bagi wanita sholat di rumahnya atau dia sholat berjamaah dengan keluarganya seperti dengan ibu/putri/saudarinya.
Namun demikian jika ingin sholat berjama’ah di masjid maka tidak boleh dilarang. Apalagi yang dilakukan adalah sholat tarawih yang lebih afdhal dikerjakan berjama’ah bersama dengan imam karena Nabi Shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda,

ยซ ู…ูŽู†ู’ ู‚ูŽุงู…ูŽ ู…ูŽุนูŽ ุงู’ู„ุฅูู…ูŽุงู…ู ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูŽู†ู’ุตูŽุฑูููŽ ูƒูุชูุจูŽ ู„ูŽู‡ู ู‚ููŠูŽุงู…ู ู„ูŽูŠู’ู„ูŽุฉ ยป

“Barangsiapa yang sholat tarawih bersama imam sampai selesai maka dicatat pahalanya mendapatkan pahala seperti qiyamulail semalam suntuk”

Yang dimaksud dengan hadist diatas adalah,
Jika imam sholat 11 rakaat, dia sholat 11 rakaat, jika imam sholat 23 rakaat, dia sholat 23 rakaat.
Artinya dia sholat bersama imam dari awal hingga selesai witir.

Jika kita perhatikan sirah, para shahabiyah juga banyak yang melakukan shalat jama’ah di masjid apalagi di bulan Ramadhan. Bahkan sebagian mereka juga ikut i’tikaf. Ini menunjukkan keutamaan bulan Ramadhan dan menghidupkan rumah-rumah Allah Azza wa Jalla . Selain itu banyak para shahabiyah datang ke masjid untuk menimba ilmu dari Rasulullah sampai-sampai ketika sudah berhijrah ke Madinah, jama’ah wanita masjid Nabawi membludak hingga akhirnya Nabi membuatkan pintu khusus yg dinamai Babun Nisa’, yaitu Pintunya Wanita yang masih ada hingga saat ini.

ูˆุงู„ู„ู‡ ุฃุนู„ู…ู ุจุงู„ู€ุตู€ูˆุงุจ

โ€ขโ€ขโ€ข โ•โ•โ•โ•โ• โ€ขโ€ขโ€ข โ•โ•โ•โ•โ• โ€ขโ€ขโ€ข
Dijawab oleh :
๐ŸŽ™ Ustadz Abu Salma
Muhammad ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰

Ditranskrip oleh :
โœ’ Tim Transkrip AWWI
โ€ขโ€ขโ€ข โ•โ•โ•โ•โ• โ€ขโ€ขโ€ข โ•โ•โ•โ•โ• โ€ขโ€ขโ€ข

๐Ÿ‘ฅ WAG Al-Wasathiyah Wal-I’tidฤl
โœ‰ TG : https://bit.ly/alwasathiyah
๐ŸŒ Blog : alwasathiyah.com
โ€Œ๐Ÿ‡ซ FB : fb.com/wasathiyah
๐Ÿ“น Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
๐Ÿ“ท IG : instagram.com/alwasathiyah
๐Ÿ”Š Mixlr : mixlr.com/abusalmamuhammad

๐Ÿ”— Silahkan disebarluaskan untuk menambah manfaat, dengan tetap menyertakan sumber.