Tag Archives: hutang

Q&A : HUKUM SEPUTAR HUTANG HASIL TANAMAN DAN BAGAIMANA MENGATASI FUTUR ?

Question Answer Audio 🔊

HUKUM SEPUTAR HUTANG HASIL TANAMAN DAN BAGAIMANA MENGATASI FUTUR

1⃣
PERTANYAAN :

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh.

1. Ustadz, Bagaimana jika seseorang dimasa jahil, pernah mengambil hasil tanaman di tanah orang lain,nah lalu ia mau melunasinya, lantas bagaimana jika tanah telah pindah kepemilikkan?

2. Ustad, bagaimana mengatasi futur dalam belajar, apalagi ikut grup, kadang-kadang hanya awalnya saja sangat bersemangat sesudah sekian lama jadi tidak semangat lagi.

Jazaakallahu khairan.

➖➖➖➖➖➖
JAWABAN :

Wa’alaykumussalâm
Warahmatullâhi Wabarakâtuh

1. Diantara bentuk taubat kepada Allah سبحانه وتعالي terkait hak orang lain adalah, kita harus meminta halalnya yakni dengan mengembalikan hak tersebut semampu kita.
Jika pemiliknya sudah sulit ditemui, maka barang/uang tersebut boleh diinfaqkan atas nama orang yang menghutangi kita tersebut. Jika di kemudian hari si penghutang muncul kembali, kita sampaikan bahwa piutangnya telah kita infaqkan atas namanya.
Jika si penghutang tidak ridho, maka wajib kita lunasi ulang hutang tersebut.
Maka pada kasus diatas, hutang dikembalikan pada pemilik tanah awal, bukan pemilik tanah yang baru.

2. Futur dalam belajar dipengaruhi banyak faktor.
Setiap orang mengalami futur. Diantara solusi dalam mengatasi futur adalah :
⏹ Carilah teman-teman yang sholihah dan baik.
Kumpuli teman-teman seperti ini agar termotivasi untuk istiqomah dalam belajar. Akan banyak nasehat, saran dan masukkan dari mereka.
⏹ Jangan pernah meninggalkan do’a (bahkan disaat futur). Senantiasa meminta kepada Allah ﷻ ampunan & hidayah istiqomahNYA
يا مقلب القلوب ثبت قلبي على دينك.
Ya Muqollibal Quluub tsabbit qolbiy ‘ala diinik
اللهم مصرف القلوب صرف قلوبنا على طاعتك.
Ya Mushorrifal Quluub Shorrif Quluubana ‘ala thoo’atik
Hanya Allah penggenggam hati manusia, yang membolakbalikkan hati
⏹ Hadiri majlis ilmu, agar hati kita terus disirami dengan ilmu. Jika tubuh membutuhkan nutrisi maka hati pun membutuhkan nutrisi yakni, ilmu yang bermanfaat yang akan melahirkan khouf & roja’ didalam jiwa.
⏹ Membaca dan mentadabburi Al Qur’an.
Mendengar murottal akan turut membantu hati kita.
⏹ Istirahat untuk beberapa saat dengan tetap terus menjaga diri dari kemaksiatan. Misalnya berwisata bersama keluarga, refreshing untuk mengembalikan semangat, hal ini diperbolehkan

Wallahu ta’ala a’lam bish shawab

⏹⏹⏹⏹⏹⏹⏹🎙📝⏹⏹⏹⏹⏹⏹

2⃣
Bismillah
Ustadz, bagaimana cara kita membayar hutang kepada seseorang yang kita kehilangan kontaknya selama bertahun-tahun? Sudah mencoba mencari2 namun tidak juga ketemu ?
Syukron.

➖➖➖➖➖➖➖
JAWABAN :

Wa’alaykumussalâm
Warahmatullâhi Wabarakâtuh

Jika sudah berupaya mencari sang pemberi hutang, termasuk ahli warisnya, maka hutang tersebut harus dikembalikan semaksimal mungkin jika masih ada peluang bisa bertemu.
Simpanlah uang tersebut untuk melunasinya baik kepada pemberi hutang/ahli warisnya suatu saat.

Namun jika sulit sekali bertemu, maka bisa kita niatkan melunasi hutang tersebut dengan cara menginfaqkannya di jalan Allah dengan meng-atasnamakan si pemberi hutang.
Jika suatu saat ternyata bertemu dengan si pemberi hutang maka :
1. Jika pemberi hutang ridho dengan infaq tersebut maka hutang piutang selesai.
2. Jika yang bersangkutan tidak ridho, maka lunasi hutang kepadanya.

Wallahu ta’ala a’lam bish showâb

🎙Jawaban Q&A : Ustadz Abu Salma Muhammad Muhammad حفظه الله تعالى
🖋Transkrip oleh : admin 2

__________________

✉Grup WhatsApp Al-Wasathiyah Wal I’tidål
♻Telegram: https://bit.ly/alwasathiyah
🌐 Blog : alwasathiyah.com
💠Facebook : http://fb.me/wasathiyah
🔰Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
📷 Instagram : http://instagram.com/alwasathiyah
🌀Mixlr : http://mixlr.com/abusalmamuhammad/

Q&A : Apakah Seorang Anak Berkewajiban Membayar Hutang Orang Tuanya Yang Sudah Meninggal, Walaupun Hutang Itu Dipergunakan Untuk Bermaksiat ? 

​Question Answer
الوسطية والاعتدال

APAKAH SEORANG ANAK BERKEWAJIBAN MEMBAYAR HUTANG ORANG TUANYA YG SUDAH MENINGGAL, WALAUPUN HUTANG ITU DIPERGUNAKAN UNTUK BERMAKSIAT ❓

TANYA
Assalaamu’alaikum Ustadz…
Apakah seorang anak berkewajiban membayarkan hutang orang tua yang sudah meninggal ?

Hutang tersebut dulunya dipergunakan orang tuanya untuk bermaksiat (Berjudi)

Jazaakallahu khayran

➖➖➖➖➖➖➖
Jawaban
بــسم اللّٰـه  

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته
1⃣ Hutang itu adalah kewajiban yang harus dilunasi dan tetap langgeng walaupun telah meninggal dunia. Nabi shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda :
نَفْسُ الْمُؤْمِنِ مُعَلَّقَةٌ بِدَيْنِهِ حَتَّى يُقْضَى عَنْهُ

“Jiwa seorang Mukmin itu tergantung karena hutangnya sampai ia dilunasi” 

(HR Tirmidzi dengan sanad shahih).
2⃣ Nabi sendiri tidak mau menyolati orang yang diketahui masih memiliki hutang yang belum dilunasinya. [sebagaimana dalam hadits Bukhari dari Salamah bin al-Akwa’]
3⃣ Apabila seorang wafat dan meninggalkan warisan, maka warisannya tidak boleh dibagikan sebelum digunakan untuk melunaskan hutang-hutangnya, meskipun warisan itu sampai habis tidak bersisa.
4⃣ Apabila warisan pun sudah habis dan hutang belum terlunaskan, maka kewajiban bagi ahli waris untuk melunaskannya. 
Walaupun hutang tersebut adalah hutang riba/haram, maka hendaknya yang pertama dilakukan adalah meminta agar hutang tersebut dihapuskan, jika tidak bisa, maka diminimalisir atau dibayar pokoknya saja (jika itu riba). Jika tidak bisa juga, maka wajib dibayar dan dilunasi dengan syarat tidak menerima klausul riba saat pelunasan atau denda keterlambatan.
5⃣ Apabila ahli waris tidak mampu melunasinya, maka seharusnya menjadi kewajiban negara yang diambilkan dari baitul mal. 
Intinya adalah ahli waris berupaya melunaskan dan meringankan beban mendiang sang ayah yang mana jiwanya masih tergantung akibat hutang2 yang belum dilunasinya.

Wallâhu a’lam bish showaab

✏️ @abinyasalma 
✉Grup WhatsApp Al-Wasathiyah Wal I’tidål

♻Telegram:  https://bit.ly/abusalma 

🌐 Blog : alwasathiyah.com

💠Facebook : http://fb.me/abinyasalma81

🔰Youtube : http://bit.ly/abusalmatube

📷 Instagram : ://instagram.com/abinyasalma/

🌀Mixlr : http://mixlr.com/abusalmamuhammad/