Tag Archives: guru

Q&A : GURU YANG SANADNYA SAMPAI KEPADA RASULULLAH

🇹‌🇷‌🇦‌🇳‌🇸‌🇰‌🇷‌🇮‌🇵

╔════════════╗
TANYA JAWAB #AUDIO🎙
╚════════════╝

GURU YANG SANADNYA SAMPAI KEPADA RASULULLAH

📝 PERTANYAAN :

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh

Ciri ciri guru agama yang sanadnya sampai kepada Rasulullah. Terus guru seperti apakah yang harus kita jadikan guru.

Jazakumullahu khiron

Wassalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh

➖ ➖➖➖➖➖➖

📚 JAWABAN :

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

🖊 Kalau kita melihat guru yang sanadnya sampai kepada Rasullullah Shallahu’alaihi wa Sallam di zaman sekarang tentu sangatlah sulit. Yang terjadi adalah kita bisa menemukan sanad-sanad hadits dalam kitab-kitab para ulama.

🖊 Para ulama yang dimaksud tentunya adalah ulama ahli sunnah. Mereka disebut sebagai pewaris para nabi dikarenakan mereka mewarisi ilmunya para nabi.

🖊 Karena sabda nabi,

«إِنَّ الْأَنْبِيَاءَ لَمْ يُوَرِّثُوا دِينَارًا وَلَا دِرْهَمًا إِنَّمَا وَرَّثُوا الْعِلْمَ فَمَنْ أَخَذَ بِهِ أَخَذَ بِحَظٍّ وَافِرٍ»
[رواه أبو داود (٣٦٤١)، والترمذي (٢٦٨٢)، وصحَّحه الألباني في «صحيح أبي داود» (٣٦٤١)].

“Sesungguhnya para nabi itu tidaklah mewariskan dinar ataupun dirham, akan tetapi mereka mewariskan ilmu. Barangsiapa yang mengambil warisan ilmu tersebut, maka dia telah mengambil bagian yang sempurna (bagian yang paling beruntung).”
[HR. Abu Dawud no. 3641, Tirmidzi no. 2682, dan dishahihkan oleh Albany dalam kitab Shahih Abu Dawud no. 3641]

🖊 Pewaris para nabi adalah para ulama, orang-orang yang berilmu.

🖊 Ilmu yang bermanfaat adalah ilmu Al-Qur’an dan As-sunnah.

🖊 Selama guru/da’i itu mempelajari ilmu al-Qur’an dan as-Sunnah dan dia mengambil ilmunya dari orang-orang yang berangkat dari Al-Qur’an dan As-Sunnah, maka dia termasuk ahli sunnah in sya Allah.
Apalagi jika mereka senantiasa mengembalikan semua pemahamannya kepada pemahaman para sahabat, tabi’in dan atbâ’ut tabi’in, dan sanad ilmu itu sampai kepada Rasullullah Shallahu’alaihi wa Sallam.

🖊 Apabila kita mempelajari kitab-kitab hadits, yang mana itu bisa dibuktikan, valid, otentik sampai kepada Rasullullah, seperti Shahih Bukhari dan Muslim dan juga kitab-kitab hadits lainnya yang memang otentik shahih dari Rasullullah. Maka sejatinya kita sudah mengambil ilmu dari Rasullullah yaitu kita mengambil dari hadits-hadits nabi, yang mana hadits-hadits tersebut memang otentik, valid, berasal dari Rasullullah shallahu’alaihi wassallam.

🖊 Kriteria guru yang pantas dijadikan guru adalah sebagai berikut :
1. Aqidahnya lurus
2. Manhajnya benar
3. Akhlaknya baik
4. Memiliki kapabilitas ilmu

والله أعلمُ بالـصـواب

••• ═════ ••• ═════ •••
Dijawab oleh :
🎙 Ustadz Abu Salma
Muhammad حفظه الله تعالى

Ditranskrip oleh :
Tim Transkrip Al-Wasathiyah
••• ═════ ••• ═════ •••

👥 WAG Al-Wasathiyah Wal-I’tidāl
✉ TG : https://bit.ly/alwasathiyah
🌐 Blog : alwasathiyah.com
‌🇫 FB : fb.com/wasathiyah
📹 Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
📷 IG : instagram.com/alwasathiyah
🔊 Mixlr : mixlr.com/abusalmamuhammad

Q&A : BAGAIMANA HUKUM ZAKAT FITRAH MURID DIPERUNTUKKAN GURU/PEGAWAI SEKOLAH ISLAM ?

Question Answer

BAGAIMANA HUKUM ZAKAT FITRAH MURID DIPERUNTUKKAN GURU/PEGAWAI SEKOLAH ISLAM

PERTANYAAN :

السلام عليكم ورحمة اللّٰه وبركاته
Misalkan di sebuah sekolah islam, seluruh siswa diminta agar membayar zakat fitrah. Kemudian setelah terkumpul, hasil tersebut dibagikan kepada seluruh pegawai dan guru yang ada di sekolah tersebut.

Pertanyaan ana, bagaimana hukumnya guru/pegawai menerima hasil zakat fitrah yang dikumpulkan oleh siswa?

➖➖➖➖➖

JAWABAN :
وعليكم السَّلام ورحمةاللّٰه وبر كاته

Zakat fitrah itu sasarannya adalah fakir miskin menurut pendapat yang lebih kuat.
Jumhur ulama memang membolehkan zakat fitrah diberikan kepada 8 asnaf mustahiq zakat yang tersebut dalam QS At-Taubah : 60.

Pertanyaannya sekarang :
1. Apakah guru dan karyawan itu dapat dikategorikan sebagai fakir miskin?
2. Ataukah mereka bisa dikategorikan masuk ke dalam 8 asnaf : amil, mu’allaf, gharim (orang yang punya utang tidak mampu melunasi), budak, musafir dan fi sabilillah??
3. Para sahabat dan Nabî ketika mengeluarkan zakat fitrah adalah untuk fakir miskin saja. Tidak kepada selainnya.
4. Membayar zakat fitrah kepada yang tidak berhak maka TIDAK SAH ZAKAT FITRAH nya, dia harus mengulangi lagi.
5. Mereka yang tidak berhak menerima zakat namun memungutnya, maka mereka jatuh kepada perbuatan DURHAKA KEPADA ALLÂH ﷻ DAN RASULULLAH صلا اللّٰه عليه وسلم
Memakan apa yang tidak halal baginya.

Wallahu ta’ala a’lam bish shawab

✍️ Ustadz Abu Salma Muhammad حفظه الله تعالى
__________________

✉Grup WhatsApp Al-Wasathiyah Wal I’tidål
♻Telegram: https://bit.ly/alwasathiyah
🌐 Blog : alwasathiyah.com
💠Facebook : http://fb.me/wasathiyah
🔰Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
📷 Instagram : http://instagram.com/alwasathiyah
🌀Mixlr : http://mixlr.com/abusalmamuhammad/