Tag Archives: fawaid

CINTA PALSU [ Fawaid Bag.2/2 ]

🇫‌🇦‌🇼‌🇦‌🇮‌🇩‌

🔗 https://bit.ly/alwasathiyah

CINTA PALSU

[ Faidah Sederhana 2/2 ]

••• ════ ༻🥀༺ ════ •••

مهما كنت تظن أنك محبوب لدى الجميع فتأكد بأن أحدهم ينتظر اللحظة التي تقف فيها على الحافة ليدفعك للأسفل

Betapapun kau mengira bahwa dirimu dicintai oleh semua orang, namun yakinlah bahwa tetap ada salah satu dari mereka yang menunggu kesempatan kau berdiri di bibir jurang dan ia akan mendorongmu jatuh ke bawah

🖋@abinyasalma

•┈┈┈┈•✿❁✿•┈┈┈┈•

FAIDAH YANG BISA DIPETIK ANTARA LAIN

💠 Faidah Kelima

Waspada dari teman yang buruk

Pengertian buruk disini bukanlah rupa, tetapi adalah akhlak dan perangainya yang buruk.

Berhati-hatilah terhadap seseorang yang ingin berteman sebatas keinginan terhadap dunia, meraih keuntungan materi dan hanya ingin memanfaatkan harta dan ketenaran semata.

Waspadalah terhadap teman yang berpura-pura baik dan seakan bisa dipercaya, padahal sebaliknya penuh kecurangan, rakus dan tipu daya.

Teman yang seperti ini tidak hanya membawa penyesalan di dunia tetapi juga di akhirat.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

( وَيَوْمَ يَعَضُّ الظَّالِمُ عَلٰى يَدَيْهِ يَقُوْلُ يٰلَيْتَنِى اتَّخَذْتُ مَعَ الرَّسُوْلِ سَبِيْلًا {٢٧} يٰوَيْلَتٰى لَيْتَنِيْ لَمْ اَتَّخِذْ فُلَا نًا خَلِيْلًا {٢٨} لَقَدْ اَضَلَّنِيْ عَنِ الذِّكْرِ بَعْدَ اِذْ جَآءَنِيْ ۗ وَكَا نَ الشَّيْطٰنُ لِلْاِنْسَا نِ خَذُوْلًا {٢٩} )

Dan (ingatlah) hari (ketika itu) orang yang dzalim menggigit dua tangannya, seraya berkata: “Aduhai kiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama-sama Rasul. Kecelakaan besarlah bagiku; kiranya aku (dulu) tidak menjadikan sifulan itu teman akrab(ku). Sesungguhnya dia telah menyesatkan aku dari Al-Quran ketika Al-Quran itu telah datang kepadaku. Dan adalah syaitan itu tidak mau menolong manusia.” ( QS. Al Furqan: 27-29)

💠 Faidah Keenam

Manusia tidak mampu mengetahui isi hati seseorang

Ini adalah salah satu bukti kelemahan manusia, ia tidak bisa mengetahui isi hati dan perasaan seseorang terhadap dirinya. Ia hanya bisa membaca dan menebak melalui perbuatan terhadap dirinya, tapi tidak bisa menembus isi hati sebenarnya. Apakah benci atau menyukainya.

Hanya Allah yang dapat mengetahui isi hati manusia. Karena Dia Maha Mengetahui dan Maha Mendengar.

Sesuai firman-Nya:

( وَاللَّهُ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ )

Allah Maha Mengetahui isi hati.” ( QS. Ali Imran: 154)

( قَالَ رَبِّي يَعْلَمُ الْقَوْلَ فِي السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ ۖوَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ )

Berkatalah Muhammad (kepada mereka): ‘Rabbku mengetahui semua perkataan di langit dan di bumi dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui’.” ( QS. Al-Anbiya’: 4)

💠 Faidah Ketujuh

Dunia Penuh Tipu Daya

Dunia itu laksana air, jika seseorang yang masuk ke dalamnya pasti akan basah. Demikian pula dengan dunia, seseorang tidak akan mampu selamat dari fitnah dan bahayanya.

Allah dan Rasul-Nya memperingatkan manusia agar selalu waspada terhadap segala fitnah-fitnah dan ujian dalam menjalani kehidupan di dunia.

Allah menghendaki agar kita tidak terpedaya dengan tipuan dunia, agar kita selamat dari bahayanya.

Sesuai firman-Nya:

( وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا لَعِبٌ وَلَهْوٌ ۖ وَلَلدَّارُ الْآخِرَةُ خَيْرٌ لِلَّذِينَ يَتَّقُونَ ۗ أَفَلَا تَعْقِلُونَ )

Dan tidaklah kehidupan dunia kecuali hanyalah permainan dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Apakah kalian tidak mau berpikir?“ ( QS. Al-An’am: 32)

Semoga faidah sederhana ini membawa banyak manfaat bagi kita semua.

SELESAI

••• ════ ༻🥀༺ ════ •••

🖊️ Ditulis oleh :
ummufarah

Dimuroja’ah oleh :
ℳـ₰✍
✿❁࿐❁✿
@abinyasalma

Diedit oleh:
📝 Tim Editing AWWI
______________

👥 WAG Al-Wasathiyah Wal-I’tidāl
✉ TG : https://bit.ly/alwasathiyah
🌐 Blog : alwasathiyah.com
‌🇫 FB : fb.com/wasathiyah
📹 Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
📷 IG : instagram.com/alwasathiyah
🔊 Mixlr : mixlr.com/abusalmamuhammad

🔗 Silahkan disebarluaskan untuk menambah manfaat, dengan tetap menyertakan sumber.

CINTA PALSU [ Fawaid Bag.1/2 ]

🇫‌🇦‌🇼‌🇦‌🇮‌🇩‌

🔗 https://bit.ly/alwasathiyah

CINTA PALSU

[ Faidah Sederhana 1/2 ]

••• ════ ༻🥀༺ ════ •••

مهما كنت تظن أنك محبوب لدى الجميع فتأكد بأن أحدهم ينتظر اللحظة التي تقف فيها على الحافة ليدفعك للأسفل

Betapapun kau mengira bahwa dirimu dicintai oleh semua orang, namun yakinlah bahwa tetap ada salah satu dari mereka yang menunggu kesempatan kau berdiri di bibir jurang dan ia akan mendorongmu jatuh ke bawah

🖋@abinyasalma

•┈┈┈┈•✿❁✿•┈┈┈┈•

FAIDAH YANG BISA DIPETIK ANTARA LAIN

💠 Faidah Pertama

Janganlah terlalu berbangga diri dan sombong atas kesuksesan dan kenikmatan yang diraih.

Ini merupakan akhlak yang sangat tercela dan dapat membawa murka Allah. Bagaimana seseorang bisa sedemikian bangganya, tinggi hati bahkan lupa diri, padahal kesuksesan dan kenikmatan itu adalah pemberian dan datang dari Allah?

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman yang artinya:

Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang suka membanggakan diri.” ( QS. Al-Qashash: 76)

Betapa pentingnya agar sikap sombong ini kita jauhi, sampai Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam , bersabda:

<< لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ كِبْرٍ قَالَ رَجُلٌ إِنَّ الرَّجُلَ يُحِبُّ أَنْ يَكُونَ ثَوْبُهُ حَسَنًا وَنَعْلُهُ حَسَنَةً قَالَ إِنَّ اللَّهَ جَمِيلٌ يُحِبُّ الْجَمَالَ الْكِبْرُ بَطَرُ الْحَقِّ وَغَمْطُ النَّاسِ >>

Tidak akan masuk surga seseorang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar biji sawi.” Ada seseorang yang bertanya: “Bagaimana dengan seorang yang suka memakai baju dan sandal yang bagus?” Beliau menjawab: “Sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan. Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain.” ( HR. Muslim)

💠 Faidah Kedua

Jangan terlalu percaya diri (pe-de) / over confident atas kemampuan yang dimiliki.

Sebenarnya, sikap percaya diri adalah sikap positif, namun jika berlebihan, akan menjadi sikap yang berakibat buruk bahkan berbahaya.

Sikap ini membuat seseorang merasa paling hebat, paling benar dan paling mampu melakukan segalanya hanya dengan kemampuannya sendiri saja, hingga meninggalkan sikap tawakal, kehati-hatian dan menjadi tidak waspada.

Padahal seharusnya ia menyadari dan ingat selalu, bahwa kemampuan yang ada pada dirinya adalah karunia Allah.

Lalu mengapa ia bisa melupakan itu? Bukankah dalam setiap langkah-langkah kita, dan dalam setiap urusan-urusan kita, segalanya kita sandarkan kepada Allah saja?

Bahkan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berdo’a agar Allah tidak menyerahkan urusan dirinya kepada dirinya sendiri,

<< …أصلح لي شأني كله ، ولا تكلني إلى نفسي طرفة عين >>

“…Perbaikilah segala urusanku, dan jangan diserahkan kepadaku walau sekejap mata ( tanpa mendapat pertolongan dari-Mu).”
( HR. Al-Hakim: 1/730, hadits Shahih )

💠 Faidah Ketiga

Hati-hatilah dengan hati (perasaan) manusia.

Jangan bertingkah melampaui batas.
Pastikan bahwa segala sikap, tindakan dan lisan kita tidak menyinggung, melukai hati dan menzalimi orang lain, sehingga dapat menimbulkan kebencian , dendam dan permusuhan.

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam melarang umatnya berbuat zalim, sesuai sabdanya:

<< واتق دعوة المظلوم، فإنه ليس بينه وبين الله حجاب >>

Dan takutlah akan do’a orang yang terzalimi, karena tidak ada satu penghalang pun di antara do’anya dan Allah.” ( HR. Al-Bukhari dan Muslim)

💠 Faidah Keempat

Manusia penuh dengan kelemahan.

Sesuai firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

(وَخُلِقَ الإِنسَانُ ضَعِيفاً)

Karena manusia diciptakan (bersifat) lemah.” ( QS. An-Nisa’: 28)

Meski manusia merasa dirinya memiliki kekuatan hebat, kemampuan dan kebesaran, sejatinya manusia adalah mahluk yang penuh dengan kelemahan.

Bagaimana tidak?

◼ Dalam kenikmatan hidupnya ia tidak mampu mengetahui apa yang akan terjadi selanjutnya pada dirinya, akan terus dalam kebahagiaan, kesengsaraan, atau kebinasaan?

◼ Ia tidak bisa mengetahui hati manusia mana yang telah luka atas sikap dan lisannya, hati mana yang bisa dipercaya, mana yang dusta, sehingga menimbulkan kebencian dan permusuhan kepadanya?

◼ Ia tidak berdaya ketika bahaya menghampirinya.

◼ Ia bahkan tidak kuasa dan tak bisa melakukan apapun ketika ada yang menyakitinya, dan masih banyak lagi.

Bersambung in syaa Allah

••• ════ ༻🥀༺ ════ •••

🖊️ Ditulis oleh :
ummufarah

Dimuroja’ah oleh :
ℳـ₰✍
✿❁࿐❁✿
@abinyasalma

Diedit oleh:
📝 Tim Editing AWWI
______________

👥 WAG Al-Wasathiyah Wal-I’tidāl
✉ TG : https://bit.ly/alwasathiyah
🌐 Blog : alwasathiyah.com
‌🇫 FB : fb.com/wasathiyah
📹 Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
📷 IG : instagram.com/alwasathiyah
🔊 Mixlr : mixlr.com/abusalmamuhammad

🔗 Silahkan disebarluaskan untuk menambah manfaat, dengan tetap menyertakan sumber.