Tag Archives: dusta

MALAM NISHFU SYA’BAN SAMA DENGAN MALAM LAINNYA [ Tidak ada amalan yang dikhususkan di dalamnya ]

🇹‌🇦‌🇳‌🇧‌🇮‌🇭‌

MALAM NISHFU SYA’BAN SAMA DENGAN MALAM LAINNYA
(Tidak ada amalan Yang Dikhususkan didalamnya)

Tidak ada satu pun hadits shahih yang bisa dijadikan dasar tentang keutamaan Nishfu Sya’ban.

Bahkan hadits-hadits yang berbicara tentang hal ini, kalau tidak lemah, ya palsu.

Hal ini menyelisihi pendapat sejumlah ulama yang menilai sebagian haditsnya ada yang shahih.

Hadits-hadits yang membicarakan shalat Nishfu Sya’ban, sebagiannya lemah dan sebagiannya lagi palsu lagi dusta atas nama Nabi ﷺ, tidak ada satupun yang valid dari Nabi ﷺ dan tidak pula dari sahabat beliau.

[ Lihat: al-Manarul Munif karya Ibnul Qayyim Hal: 98,  Latha’iful  Ma’arif   Hal: 137,  al-Fawa’id al-Majmu’ah karya Syaukani Hal: 106), Fatawa Ibnu Baz (I/186) dan Fatawa Lajnah Da’imah (III/61)]

ℳـ₰✍
​✿❁࿐❁✿​
@abinyasalma

🔗 Silahkan disebarluaskan untuk menambah manfaat, dengan tetap menyertakan sumber.


👥 Al-Wasathiyah Wal-I’tidāl
✉ TG :  https://t.me/alwasathiyah
🌐 Blog : alwasathiyah.com
‌🇫 FB : fb.com/wasathiyah
📹 Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
📷 IG : instagram.com/alwasathiyah
🔊 Mixlr : mixlr.com/abusalmamuhammad

Q&A : HUKUM ENDORSE PRODUK DENGAN MENYAMPAIKAN SESUATU YANG TIDAK SESUAI FAKTA DEMI MELARISKAN PENJUALAN

الوسطية والاعتدال

Question Answer Audio 🔈

HUKUM ENDORSE PRODUK DENGAN MENYAMPAIKAN SESUATU YANG TIDAK SESUAI FAKTA DEMI MELARISKAN PENJUALAN

Pertanyaan :

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Ustadz, ketika seseorang di endors suatu produk,kemudian ia memposting keunggulan produk tersebut. Padahal faktanya menurut nya produk tsb tidaklah sebaik yg ia sebutkan, dia hanya sekedar membantu agar produk tsb laris.
Apakah ini termasuk kebohongan?
Sekian pertanyaan ana.
Jazakallahu khoiron

➖➖➖➖➖➖

Jawaban :
Wa’alaykumussalâm warahmatullâhi wabarakâtuh

Menyampaikan sesuatu yang tidak sesuai kenyataannya adalah kebohongan. Kita menyampaikan kepada orang lain suatu barang yang tidak sesuai kenyataannya, agar melariskan barang tersebut, maka ini kebohongan dan penipuan…

Namun jika hanya diminta untuk sekedar menyebutkan spesifikasi produk/sifat² produk maka ini tidak termasuk kebohongan…

Misal, minuman ini terasa manis, teksturnya lembut, dst… meski kita tidak menyukainya. Namun, kita menyampaikan apa yang kita rasakan apa adanya sesuai sifatnya… Yang demikian tidak termasuk kebohongan.
Namun, jika kita menyebutkan sesuatu yg tidak benar, tidak sesuai realitanya, lalu menyebarkannya ke publik/khalayak umum, maka ini kebohongan publik.

Adapun jika mempromosikan barang, dengan melebih-lebihkan sifat dari produk atau mubalaghah, maka ini juga bukan hal yang baik.

Sampaikanlah kepada khalayak/konsumen info produk yang sesuai dengan realita/hakikat produk tersebut (sesuai waqi’). Jika kita sendiri tidak suka, maka kita tidak boleh mengendorsenya…

واللّٰـه أعـلم بـالصـواب

🎙Jawaban Q&A oleh Ustadz Abu Salma Muhammad Muhammad حفظه الله تعالى
🖋Ditranskrip secara ringkas oleh Ika Ummu Royyan

__________________

👥 Grup WhatsApp Al-Wasathiyah Wal-I’tidāl
✉ Telegram: https://bit.ly/alwasathiyah
🌐 Blog : alwasathiyah.com
‌🇫 Facebook : fb.com/wasathiyah
📹 Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
📷 Instagram : instagram.com/alwasathiyah
🔊 Mixlr : mixlr.com/abusalmamuhammad/