Tag Archives: Bank

Q&A : APAKAH TERMASUK AKTIVITAS RIBA JIKA KARYAWAN DITEMPATKAN DIBANK DARI JALUR OUTSOURCING ?

๐Ÿ‡นโ€Œ๐Ÿ‡ทโ€Œ๐Ÿ‡ฆโ€Œ๐Ÿ‡ณโ€Œ๐Ÿ‡ธโ€Œ๐Ÿ‡ฐโ€Œ๐Ÿ‡ทโ€Œ๐Ÿ‡ฎโ€Œ๐Ÿ‡ต

โ•”โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•—
TANYA JAWAB #AUDIO๐ŸŽ™
โ•šโ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•โ•

APAKAH TERMASUK AKTIVITAS RIBA JIKA KARYAWAN DITEMPATKAN DIBANK DARI JALUR OUTSOURCING ?

๐Ÿ“ PERTANYAAN :

ุงูŽู„ุณู‘ูŽู€ู„ูŽุงู…ู ุนูŽู„ูŽู€ูŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽุฑูŽุญู’ู€ู…ูŽุฉู ุงู„ู„ู‘ูฐู‡ู ูˆุจูŽู€ุฑูŽูƒูŽุงุชูู€ู‘ู‡ู

Ustadz, Fulan bekerja di salah satu bank, tapi fulan bekerja disana melalui jalur outsourcing. Pelamar yang melamar di PT lewat jalur outsourcing tersebut diberikan tempat secara random, ada yang disalurkan ke kantor, ke rumah sakit, dan ke bank. Qodarullah fulan ditempatkan di bank.

Apakah fulan juga termasuk sebagai karyawan yang melakukan aktifitas riba seperti karyawan bank lain meskipun fulan bukan karyawan dibawah naungan pihak bank secara langsung? Karna bila iya, dikhawatirkan fulan selama ini mencari nafkah dengan cara haram karna berbakti ke perusahaan yang bergerak di bidang riba .

ุฌูŽุฒูŽุงูƒ ุงู„ู„ู‡ู ุฎูŽูŠู’ุฑู‹ุง ูˆุจูŽุงุฑูŽูƒูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูููŠู’ูƒ

โž– โž–โž–โž–โž–โž–โž–

๐Ÿ“š JAWABAN :

Yang menjadi pokok masalah disini adalah ketika seseorang itu berinteraksi langsung dengan aktivitas ribawi maka itu hukumnya HARAM.

๐Ÿ“Œ Misalnya, saya mempunyai perusahaan yang bergerak dibidang advertising. Ketika saya membuat advertising itu hukum asalnya adalah MUBAH.
Saya membuat iklan untuk berbagai macam perusahaan dengan ragam produk tentunya. Ketika saya diminta untuk membuat iklan rokok, maka disitu saya harus menolaknya karena disini hukumnya haram.

โš  Dan sama halnya ketika saya harus membuat iklan tentang Bank atau saya bekerjasama dengan Bank yang jelas-jelas bersinggungan langsung dengan praktek ribawi, kemudian saya mengajak orang-orang untuk menabung di Bank. Maka ini adalah suatu hal yang tidak boleh saya lakukan.

โš  Atau kasus lain ketika saya membuat iklan shampo yang hukum asal produknya adalah mubah, tapi di situ harus melibatkan wanita-wanita yang membuka pakaiannya (maaf “telanjang”), maka seperti ini saya juga harus menolaknya.

๐Ÿ“Œ Secara umum perusahaan saya bergerak di dalam bidang yang mubah, tapi apabila itu berkaitan langsung dengan transaksi yang haram maka akan menjadi haram.

๐Ÿ”นHukumnya akan menjadi sama ketika fulan tersebut bekerja diperusahaan outsourcing, kemudian dia ditempatkan diperusahaan, kantor, rumah makan atau di hotel, maka di situ dia akan mendapatkan pekerjaan yang secara asal adalah halal atau mubah.

โš  Tapi ketika dia ditempatkan di Bank atau perusahaan ribawi yang mana perusahaan ini 100% bergerak dibidang ribawi, maka hendaklah dia menolak dan tidak menerimanya. Karena jika diterima maka penghasilannya adalah penghasilan ribawi yang haram.

Wallฤhu Ta’รฃlฤ a’lam bish shawฤb

โ€ขโ€ขโ€ข โ•โ•โ•โ•โ• โ€ขโ€ขโ€ข โ•โ•โ•โ•โ• โ€ขโ€ขโ€ข
Dijawab oleh :
๐ŸŽ™ Ustadz Abu Salma
Muhammad ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰

Ditranskrip oleh :
โœ’ Tim Transkrip AWWI
โ€ขโ€ขโ€ข โ•โ•โ•โ•โ• โ€ขโ€ขโ€ข โ•โ•โ•โ•โ• โ€ขโ€ขโ€ข

๐Ÿ‘ฅ WAG Al-Wasathiyah Wal-I’tidฤl
โœ‰ TG : https://bit.ly/alwasathiyah
๐ŸŒ Blog : alwasathiyah.com
โ€Œ๐Ÿ‡ซ FB : fb.com/wasathiyah
๐Ÿ“น Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
๐Ÿ“ท IG : instagram.com/alwasathiyah
๐Ÿ”Š Mixlr : mixlr.com/abusalmamuhammad

Q&A : HUKUM HADIAH DARI BANK/KOPERASI DALAM RANGKA LEBARAN

๐Ÿ“Ž Question AnswerHUKUM HADIAH DARI BANK/KOPERASI DALAM RANGKA LEBARAN
๐ŸŽ๐Ÿ›

PERTANYAAN :

ุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ูŠูƒู… ูˆุฑุญู…ุฉ ุงู„ู„ู‘ูฐู‡ ูˆุจุฑูƒุงุชู‡
Ustadz.. bagaimana hukum hadiah yang diberikan oleh bank atau koperasi? Seperti paket lebaran atau hadiah lainnya. Apakah halal atau haram?

โž–โž–โž–โž–โž–

JAWABAN :
ูˆุนู„ูŠูƒู… ุงู„ุณู‘ูŽู„ุงู… ูˆุฑุญู…ุฉุงู„ู„ู‘ูฐู‡ ูˆุจุฑ ูƒุงุชู‡

Ada rinciannya :
1๏ธโƒฃ Kalo kita nasabah bank tersebut, maka menerima hadiah tmsk mengambil benefit dari piutang, maka hukumnya riba.

2๏ธโƒฃ Kalo kita bukan nasabah bank tersebut, lalu diberi hadiah, maka hukumnya halal dan mubah. Karena

ุชุจุฏู„ ุณุจุจ ุงู„ู…ู„ูƒ ู‚ุงุฆู… ู…ู‚ุงู… ุชุจุฏู„ ุงู„ุฐุงุช

Perubahan sebab kepemilikan suatu barang merubah kedudukan hukum barang secara Dzat

Karena itu syekh Utsaimin berkata

ู…ุง ุญุฑู… ู„ูƒุณุจู‡ ูู‡ูˆ ุญุฑุงู… ู„ู„ูƒุงุณุจ ูู‚ุท

Sesuatu yang haram secara perolehannya (misal dari riba), maka hukumnya haram untuk pelakunya saja

Karena itu jika :
1. Kita jual barang lalu yang beli rentenir, maka halal. Sebab kita mendapat uang dari cara mubah meski dia mendapat uang dari cara haram
2. Suami kerja di bank, memberi nafkah kepada isteri. Maka yang dosa suaminya, sedangkan isteri mendapat harta dengan cara halal, yaitu nafkah maka halal baginya.

Demikian pula, kita diberi kaos, kalender, sepatu dan lain-lain dari bank. Maka sebab perolehan kita adalah dengan cara mubah, yaitu dikasih. Karena itu hukumnya mubah.

Wallahu ta’ala a’lam bish shawab

โœ๏ธ Ustadz Abu Salma Muhammad ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰
__________________

โœ‰Grup WhatsApp Al-Wasathiyah Wal I’tidรฅl
โ™ปTelegram: https://bit.ly/alwasathiyah
๐ŸŒ Blog : alwasathiyah.com
๐Ÿ’ Facebook : http://fb.me/wasathiyah
๐Ÿ”ฐYoutube : http://bit.ly/abusalmatube
๐Ÿ“ท Instagram : http://instagram.com/alwasathiyah
๐ŸŒ€Mixlr : http://mixlr.com/abusalmamuhammad/