Tag Archives: amalsholeh

10 HARI AWAL DZULHIJJAH [3/10]

🇫‌🇦‌🇮‌🇩‌🇦‌🇭‌
🇩‌🇿‌🇺‌🇱‌🇭‌🇮‌🇯‌🇯‌🇦‌🇭‌

🔗 https://t.me/alwasathiyah

10 HARI AWAL DZULHIJJAH(Bagian 3/10)

FAIDAH ke – 8

Di antara keutamaan 10 hari pertama bulan Dzulhijjah adalah, Allah جل جلاله bersumpah dengan malam-malamnya yang mulia.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

(وَالْفَجْرِ وَلَيَالٍ عَشْرٍ )

“Demi waktu Fajar dan sepuluh malam.”
(QS. al-Fajr: 1-2)

Yang dimaksud dengan sepuluh malam di sini adalah 10 malam Dzulhijjah menurut pendapat mayoritas ahli tafsir dari kalangan salaf dan selain mereka.
[ Lihat Tafsir Ibnu Katsir (VIII/390) dan Latha’ ‘Iful Ma’arif Karya Ibnu Rojab (hal. 268) ]

FAIDAH ke – 9

Di antara keutamaan 10 hari pertama bulan Dzulhijjah adalah, ia merupakan ayyamul ma’lumat (hari-hari yang telah ditentukan/dimaklumi) yang penuh dengan keberkahan, yang mana Allah جل جلاله mensyariatkan untuk menyebut nama Allah di dalamnya atas rezeki yang dikaruniakan kepada mereka berupa hewan ternak, sebagaimana firman-Nya جل جلاله :

( لِيَشْهَدُوْا مَنَافِعَ لَهُمْ وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللّٰهِ فِيْۤ اَيَّامٍ مَّعْلُوْمٰتٍ عَلٰى مَا رَزَقَهُمْ مِّنْۢ بَهِيْمَةِ الْاَنْعَامِ ۚ )

“Agar mereka menyaksikan berbagai manfaat untuk mereka dan agar mereka menyebut nama Allah di hari-hari yang telah ditentukan atas rezeki yang diberikan Dia kepada mereka berupa hewan ternak.”
(QS. al-Hajj: 28)

Hari-hari yang ditentukan di sini maksudnya adalah 10 hari pertama bulan Dzulhijjah, menurut pendapat mayoritas ulama dan ahli tafsir.
[ Lihat Tafsir al-Baghowi (V/379), Tafsir Ibnu Katsir (V/415) dan Latha’ Ma’arif (hal. 268)]

FAIDAH ke – 10

Sepuluh hari pertama Dzulhijjah ini adalah bulan penutup yang dimaklumi di antara bulan-bulan haji, yang mana Allah جل جلاله berfirman tentangnya:

(اَلْحَجُّ اَشْهُرٌ مَّعْلُوْمٰتٌ )

“Haji itu dilakukan pada bulan-bulan yang telah dimaklumi.”

Bulan-bulan yang dimaklumi yaitu: bulan Syawal, Dzulqa’dah dan 10 hari awal Dzulhijjah. Sebagaimana hal ini diriwayatkan oleh banyak sahabat, seperti ‘Umar dan putra beliau, Abdullah bin ‘Umar, ‘Ali, Ibnu Mas’ud, Ibnu ‘Abbas, Ibnu Zubair dan selain mereka. Dan ini juga merupakan pendapat mayoritas ulama tabi’in.
[ Latha ‘iful Ma’arif hal: 269 dengan sedikit penyesuaian ]

- Bersambung, insya Allah -

📖 Penyusun:
Syaikh Muhammad bin Shalih al-Munajjid hafizhahullah

Dialihbahasakan oleh:
ℳـ₰✍
​✿❁࿐❁✿​
@abinyasalma


👥 Al-Wasathiyah Wal-I’tidāl
✉ TG : https://t.me/alwasathiyah
🌐 Blog : alwasathiyah.com
‌🇫 FB : fb.com/wasathiyah
📹 Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
📷 IG : instagram.com/alwasathiyah
🔊 Mixlr : mixlr.com/abusalmamuhammad

🖇 ebook 44 Faidah (10 Hari Awal Dzulhijjah)

🔗 Silahkan disebarluaskan untuk menambah manfaat, dengan tetap menyertakan sumber.

10 HARI AWAL DZULHIJJAH [ 2/10 ]

🇫‌🇦‌🇮‌🇩‌🇦‌🇭‌
🇩‌🇿‌🇺‌🇱‌🇭‌🇮‌🇯‌🇯‌🇦‌🇭‌

🔗 https://t.me/alwasathiyah

10 HARI AWAL DZULHIJJAH

(Bagian 2/10)

FAIDAH ke – 4

Ibadah fardhu (wajib) di 10 hari pertama bulan Dzulhijjah ini lebih utama daripada ibadah fardhu di hari lainnya, dan pahalanya lebih berlipat ganda.

Demikian pula ibadah nafilah (sunnah) di dalamnya lebih utama daripada ibadah nafilah di selainnya.

Meski demikian, bukan artinya ibadah nafilah di 10 hari awal bulan Dzulhijjah ini lebih utama daripada ibadah fardhu di hari-hari lain.
[ Lihat Fathul Bari Karya Ibnu Rojab XI/15 ]

FAIDAH ke – 5

Shalat di 10 hari pertama bulan Dzulhijjah itu lebih utama daripada shalat di keseluruhan tahun.

Demikian pula dengan puasa, membaca al-Qur’an, dzikir, do’a, merendahkan diri kepada Allah, berbakti kepada kedua orang tua, menyambung tali kekerabatan, membantu memenuhi kebutuhan orang lain, mengunjungi orang yang sakit, mengiringi jenazah, berbuat baik kepada tetangga, memberi makan dan amalan-amalan lainnya yang memiliki manfaat lebih, demikian seterusnya.

FAIDAH ke – 6

Keutamaan beramal di 10 hari pertama Dzulhijjah itu umum mencakup siang dan malam harinya.

Namun, 10 malam terakhir bulan Ramadhan itu lebih utama daripada 10 malam pertama bulan Dzulhijjah, karena di dalamnya ada malam lailatul qadar.

Adapun (pagi dan siang) 10 hari awal Dzulhijjah itu lebih utama, karena di dalamnya ada hari Nahar (penyembelihan pada tanggal 10 Dzulhijjah), hari Arafah (yaitu tanggal 9 Dzulhijjah) dan hari Tarwiyah (yaitu tanggal 8 Dzulhijjah).
[ Lihat Majmu al-Fatawa (XXV/287), Bada’iul Fatwa ‘Id Karya Ibni Qayyim (III/162), Zadul Ma’had (1/57) dan Tafsir Ibnu Katsir (V/416) ]

FAIDAH ke – 7

Di dalam 10 hari pertama bulan Dzulhijjah ini terhimpun sejumlah ibadah yang agung, yang tidak ada pada hari lainnya, yaitu Haji dan Udhhiyah (kurban) di samping ibadah shalat, puasa dan sedekah.
[ Lihat Fathul Bari Karya Ibnu Hajar (II/460) ]

- Bersambung, insya Allah -

📖 Penyusun:
Syaikh Muhammad bin Shalih al-Munajjid hafizhahullah

Dialihbahasakan oleh:
ℳـ₰✍
✿❁࿐❁✿
@abinyasalma


👥 Al-Wasathiyah Wal-I’tidāl
✉ TG : https://t.me/alwasathiyah
🌐 Blog : alwasathiyah.com
‌🇫 FB : fb.com/wasathiyah
📹 Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
📷 IG : instagram.com/alwasathiyah
🔊 Mixlr : mixlr.com/abusalmamuhammad

🖇 ebook 44 Faidah (10 Hari Awal Dzulhijjah)

🔗 Silahkan disebarluaskan untuk menambah manfaat, dengan tetap menyertakan sumber.