Sebuah Renungan : PENGEMBARAAN HATI

               
الوسطية والاعتدال:

👣❤ *PENGEMBARAAN HATI*
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰

Al-Balkhî rahimahullâhu berkata :
القُلُوْبُ جَوَّالَةٌ، فَإِمَّا أَنْ تَجُولَ حَوْلَ العَرْشِ، وَإِمَّا أَنْ تَجُولَ حَوْلَ الحُشِّ
“Hati itu senang mengembara, ada kalanya berkelana ke sekitar singgasana (tempat yg mulia), dan adakalanya berkelana ke sekitar tempat kotoran (tempat yang hina)
[Siyar A’lam An-Nubalâ 11/488]
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
فسر العلامة ابن القيم رحمه الله جوالة القلوب :
للقلب ستة مواطن يجول فيها لا سابع لها: ثلاثة سافلة، وثلاثة عالية؛ فالسافلة دنيا تتزين له، ونفس تحدثه، وعدوٌ يوسوس له؛ فهذه مواطن الأرواح السافلة التي لا تزال تجول فيها. والثلاثة العالية علم يتبين له، وعقل يرشده، وإله يعبده، والقلوب جوالة في هذه المواطن.
المصدر: همس المشاعر – من قسم: نفحــاتً إيمـانيــه
Ibnul Qoyyim rahimahullâhu memperinci tentang pengembaraan hati ini :
❤Hati itu memiliki 6 tempat yg ia senantiasa berkelana di tempat tersebut, dan tidak ada tempat yang ke-7. 

👉🏻 Yaitu 3 tempat yang rendah, dan yang 3 tempat yang tinggi 
🔽 Tempat yang rendah adl :

1⃣ Dunia yang menghiasinya

2⃣ Nafsu (jiwa) yang mengotorinya

3⃣ Musuh (syaithan) yang selalu membuatnya waswas

Ini semua adalah tempat yg rendah bagi rûh yang hati senantiasa berkelana di dalamnya. 
🔼 Dan 3 tempat yg tinggi, yaitu :

1⃣ Ilmu yang menjadikannya terang

2⃣ Akal (sehat) yang mengarahkannya

3⃣ dan ilâh (Allâh) yang hati mengibadahinya 

Dan hati senantiasa   berkelana di tempat² ini…
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰

✏____@abinyasalma
♻ WAG  &  Channel Telegram *al-Wasathiyah wal I’tidål*

📎 https://bit.ly/abusalma 

Q&A : APAKAH SUNNAH AKAD NIKAH DI MASJID ? 

*Question Answer* 
الوسطية والاعتدال:

🕌 *APAKAH SUNNAH AKAD NIKAH DI MASJID?*
*PERTANYAAN* 

Assalamu’alaykum ustadz,ada kawan saya titip pertanyaan , krn insya Allah 4 bulan lagi mau menikah. Dia bertanya , mana yg lebih utama melaksanakan akad nikah di masjid atau di rumah ? Syukron ustadz..
*JAWABAN* 

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته 

Sama saja, tidak ada bedanya melakukan akad di rumah, di masjid, atau di tempat lainnya. 

➖Yang berpendapat bahwa melaksanakan akad nikah di masjid itu _sunnah_, maka tidak ada dalilnya yang _shahih_. 

➖Adapun hadits yang berbunyi :

 ( أعلنوا هذا النكاح واجعلوه في المساجد واضربوا عليه بالدفوف ) 

_Umumkanlah pernikahan ini dan adakan di masjid dan tabulah duf (rebana) utk acara walimah tsb._ 

Diriwayatkan oleh Imam at-Turmudzi dan beliau sendiri yang mendhaifkan, demikian pula al-Hafizh Ibnu Hajar dan Syaikh al-Albani mendhaifkannya. 

➖ Sekiranya akad nikah di masjid itu sunnah, tentunya Nabi dan para sahabatnya yang paling utama dan pertama kali melakukannya. Namun tidak ada satupun *hadits yang shahih* menjelaskannya. 
👉  *KESIMPULAN* : mengadakan akad nikah di masjid itu tidak bisa dihukumi sunnah. Tapi *MUBAH* alias boleh² saja. 
⚠ *SARAN &  PERINGATAN :*

➖ Apabila akad nikah diselenggarakan di Masjid, dg maksud bisa lbh bersahaja, tidak bermewah²an dan bisa menghindarkan maksiat, semisal dari maksiat _ikhtilath_ (bercampurnya laki dan wanita), pakaian yang membuka aurat, dan semisalnya, maka menyelenggarakan di masjid itu lebih baik. 

➖ Akan tetapi jika menyelenggarakan acara akad nikah di masjid namun tetap melakukan kemaksiatan, misal dg adanya _ikhtilath_, musik, pakaian membuka aurat dan semisalnya, maka dosanya lebih besar lagi. Karena termasuk menodai kesucian rumah Allah dengan kemaksiatan.
Wallahu a’lam. 
Oleh : Abu Salma Muhammad Hafizahullah 
♻ WAG  &  Channel Telegram *al-Wasathiyah wal I’tidål*

📎 https://bit.ly/abusalma 

Media Berbagi Grup Ilmu dan Dakwah Al-Wasathiyah wal I'tidal