10 HARI AWAL DZULHIJJAH [8/10]

🇫‌🇦‌🇮‌🇩‌🇦‌🇭‌
🇩‌🇿‌🇺‌🇱‌🇭‌🇮‌🇯‌🇯‌🇦‌🇭‌

🔗 https://t.me/alwasathiyah

10 HARI AWAL DZULHIJJAH

(Bagian 8/10)

FAIDAH ke – 28

Puasa Arafah bagi selain jamaah haji adalah sunnah Nabi yang mulia dan keberuntungan yang besar.

Puasa ini dapat menggugurkan dosa 2 tahun, sebagaimana sabda Nabi صلى الله عليه وسلم :

« صِيَامُ يَومِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى ﷲ أَنْ يُكَفِّر السَّنَةَ الَّتِي قَبلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِي بَعْدَه »

“Puasa pada hari Arofah, saya berharap kepada Allah untuk bisa menggugurkan dosa setahun yang telah lalu dan setahun setelahnya.”
(HR. Muslim: 1162)

FAIDAH ke – 29

Yang lebih utama dan lebih sempurna di dalam puasa sunnah yang spesifik (mu’ayyan), seperti puasa Arafah, hendaknya diniatkan puasa semenjak dari malam hari, agar mendapatkan pahala yang lebih sempurna tidak kurang.

FAIDAH ke – 30

Hendaknya mempersiapkan istri, anak dan orang yang berada di bawah tanggungannya (seperti pembantu) untuk mengerjakan puasa Arafah.

👤 Said bin Jubair rahimahullah berkata:
“Bangunkan pelayan kalian bersahur untuk berpuasa hari Arafah.”

FAIDAH ke – 31

Berusahalah untuk mengenggelamkan dosa-dosamu pada hari Arafah bersamaan dengan tenggelamnya matahari di hari itu.

FAIDAH ke – 32

Di antara transaksi menguntungkan di 10 hari Dzulhijjah ini adalah mengkhatamkan al-Qur’an secara penuh, disertai dengan tadabbur dan pemahaman.

Karena sesungguhnya Allah memberikan ganjaran pahala bagi setiap hurufnya hingga 10 kalinya. Dan di 10 hari Dzulhijjah ini akan dilipatgandakan lagi dibandingkan hari lainnya.

FAIDAH ke – 33

Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda:

« أَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الْفَرِيْضَةِ : صَلَاةُ اللَّيْل »

“Seutama-utama shalat setelah shalat wajib adalah shalat lail (malam).”
(HR. Muslim: 1163)

Seorang muslim tidak sepatutnya hanya membatasi semangatnya untuk shalat malam di bulan Ramadhan saja, namun hendaknya ia juga bersemangat melaksanakan sholat malam di 10 hari Dzuhijjah ini.

- Bersambung, insya Allah -

Penyusun :
Syaikh Muhammad bin Shalih al-Munajjid hafizhahullah

Dialihbahasakan oleh:
ℳـ₰✍
​✿❁࿐❁✿​
@abinyasalma


👥 Al-Wasathiyah Wal-I’tidāl
✉ TG :  https://t.me/alwasathiyah
🌐 Blog : alwasathiyah.com
‌🇫 FB : fb.com/wasathiyah
📹 Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
📷 IG : instagram.com/alwasathiyah
🔊 Mixlr : mixlr.com/abusalmamuhammad

🖇 ebook 44 Faidah (10 Hari Awal Dzulhijjah)

🔗 Silahkan disebarluaskan untuk menambah manfaat, dengan tetap menyertakan sumber.

10 HARI AWAL DZULHIJJAH [7/10]

🇫‌🇦‌🇮‌🇩‌🇦‌🇭‌
🇩‌🇿‌🇺‌🇱‌🇭‌🇮‌🇯‌🇯‌🇦‌🇭‌

🔗 https://t.me/alwasathiyah

10 HARI AWAL DZULHIJJAH

(Bagian 7/10)

FAIDAH ke – 24

Takbir itu ada dua macam:

  1. Muthlaq (secara bebas).
  2. Muqoyyad (secara terikat).

Adapun takbir muthlaq, maka dikerjakan di seluruh 10 hari awal Dzulhijjah hingga hari terakhir hari tasyriq, dan dikerjakan di seluruh waktu, di segala keadaan dan setiap tempat, serta di setiap kondisi diperbolehkan di dalamnya berdzikir kepada Allah جل جلاله , serta seorang muslim mengeraskan dan mengangkat suaranya saat itu.

Allah جل جلاله berfirman:

( لِيَشْهَدُوا مَنَافِعَ لَهُمْ وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ فِي أَيَّامٍ مَعْلُومَاتٍ عَلَىٰ مَا رَزَقَهُمْ مِنْ بَهِيمَةِ الْأَنْعَامِ ۖ فَكُلُوا مِنْهَا وَأَطْعِمُوا الْبَائِسَ الْفَقِيرَ )

“Dan agar mereka menyebut nama Allah di hari-hari yang telah ditentukan atas rezeki yang diberikan Dia kepada mereka berupa hewan ternak.”
(QS. al-Hajj: 28)

FAIDAH ke – 25

Takbir muqoyyad dikerjakan selepas sholat fardhu (wajib). Pelaksanaannya dimulai dari shalat shubuh hari ‘Arafah bagi selain jamaah haji (karena jamaah haji takbirnya dimulai dari setelah zhuhur hari nahar) dan berakhir setelah Ashar pada hari ketiga hari tasyriq.

FAIDAH ke – 26

Berupaya menentukan pemilihan waktu untuk takbir muthlaq dan muqoyyad sebagaimana ditunjukkan berbagai atsar yang beraneka macam dari sahabat Rasulullah صلى الله عليه وسلم dan para salaf.

Di antara redaksi takbir yang paling terkenal yang berasal dari atsar adalah:

ُﷲُ أَكْبَرُ، ﷲُ أَكْبَرُ، ﷲُ أَكْبَر
ُلاَإِلَهَ إِلاَّﷲ، وَﷲُ أَكْبَرُ، ﷲُ أَكبَرُ، وَلِلّەِ الْحَمْد

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar. La ilaha illallah wallahu akbar. Allahu Akbar walillahil Hamd.

Dalam hal ini, urusannya lapang dan luas.

FAIDAH ke – 27

Disunnahkan berpuasa sunnah 9 hari awal Dzulhijjah atau sejumlah hari yang menurutnya mudah.

Berkenaan puasa sunnah ini, ada sejumlah hadits yang menerangkannya dan ditetapkan pula oleh sejumlah salaf.

Puasa itu sendiri adalah penggugur dosa dan perisai dari neraka dan keburukan.

Kata Nabi صلى الله عليه وسلم :

«مَنْ صَامَ يَوْمًا فِي سَبِيلِ ﷲ بَاعَدَ الله وَجْهَهُ عَن النَّارِ سَبعِينَ خَرٍيفًا»

“Barangsiapa yang berpuasa sehari di jalan Allah, maka Allah jauhkan wajahnya dari neraka sejauh 70 kharif (jarak perjalanan).”
(HR. Bukhari: 2840 dan Muslim: 1153)

- Bersambung, insya Allah -

Penyusun:
Syaikh Muhammad bin Shalih al-Munajjid Hafizhahullahu

Dialihbahasakan oleh:
ℳـ₰✍
​✿❁࿐❁✿​
@abinyasalma


👥 Al-Wasathiyah Wal-I’tidāl
✉ TG :  https://t.me/alwasathiyah
🌐 Blog : alwasathiyah.com
‌🇫 FB : fb.com/wasathiyah
📹 Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
📷 IG : instagram.com/alwasathiyah
🔊 Mixlr : mixlr.com/abusalmamuhammad

🖇 ebook 44 Faidah (10 Hari Awal Dzulhijjah)

🔗 Silahkan disebarluaskan untuk menambah manfaat, dengan tetap menyertakan sumber.

Media Berbagi Grup Ilmu dan Dakwah Al-Wasathiyah wal I'tidal