Category Archives: Motivation

KEUTAMAAN MENYEBARKAN ILMU

الوسطية والاعتدال:

‌🇫‌🇦‌🇮‌🇩‌🇦‌🇭 ‌🇸‌🇦‌🇱‌🇦‌🇫

🔸🔸🔸🔸🔸🔸🔸🔸

                    *فضيلة نشر العلم*

*KEUTAMAAN MENYEBARKAN ILMU*
➖➖➖➖➖➖➖➖

1⃣ Imam Ibnul Mubârok _rahimahullåhu_ berkata :
لا أعلم بعد النبوة درجة أفضل من بث العلم .

“`Saya tidak tahu ada derajat/tingkatan yang lebih utama setelah nubuwah (kenabian) yang melebihi daripada menyebarkan ilmu“`
📙 _Tahdzîbul Kamâl_ (16/20)
➖➖➖➖➖➖➖➖

2⃣ Imam Ibnul Qoyyim _rahimahullåhu_ berkata 

 

الجود بالعلم وبذله وهو من أعلى مراتب الجود ، والجود به أفضل من الجود بالمال لأن العلم أشرف من المال .

“`Kedermawanan dengan ilmu dan berupaya (menyebarkan) ilmu adalah lebih utama daripada kedermawanan dengan harta, karena ILMU itu LEBIH MULIA daripada HARTA“`. 
📙 _Madârijus Sâlikîn_ (II/281)
➖➖➖➖➖➖➖➖

3⃣ Imam Ibnul Jauzî _rahimahullåhu_ berkata :
من أحب أن ﻻ ينقطع عمله بعد موته فلينشر العلم .

“`Barangsiapa yang senang amalnya tidak terputus setelah wafatnya, maka hendaknya ia menyebarkan ilmu“`
📙 _At-Tadzkiroh_ hal. 55
➖➖➖➖➖➖➖➖

4⃣ Al-‘Allâmah Abdurrahman bin Hasan Alu Syaikh _rahimahullåhu_ berkata :
اجتهد في نشر التوحيد بادلته للخاصة والعامة فإن أكثر الناس قد رغبوا عن هذا العلم .

“`Bersungguh-sungguhlah di dalam menyebarkan tauhid beserta dalil²nya baik kepada orang tertentu (khusus) maupun kepada masyarakat awam, karena mayoritas manusia banyak yang enggan dengan ilmu ini“` 
📙 _al-Mathlab al-Hamîd_ hal 273
➖➖➖➖➖➖➖➖

5⃣ Al-‘Allâmah Ibnu Båz _rahimahullåhu_ berkata :
يجب ان تحرص على نشر العلم بكل نشاط وقوة والا يكون أهل الباطل أنشط في باطلهم وان تحرص على نفع المسلمين في دينهم ودنياهم .

“`Wajib bersemangat menyebarkan ilmu dengan segala daya upaya dan kekuatan, jangan sampai penyeru kebatilan lebih bersemangat di dalam menyebarkan kebatilannya. Dan tetaplah bersemangat untuk memberi manfaat bagi kaum muslimin, baik untuk urusan agamanya maupun dunianya.“`
📙 _Majmû’ al-Fatâwâ_ (VI/67)
➖➖➖➖➖➖➖➖

@abinyasalma 

📂 WAG &  CHANNEL TG *Al-Wasathiyah Wal I’tidål*

📎 Join : https://bit.ly/abusalma

MENJAGA WAKTU


             

الوسطية والاعتدال:
🔹“ فاغتنم رحمك الله حياتك النَّفيسة

“`Pergunakanlah baik² hidupmu yang sangat berharga ini, semoga Allah merahmatimu“`
🔹واحتفظ بأوقاتك العزيزة

“`Jagalah waktu-waktumu yang begitu bernilai“`
 🔹واعلم أن مدَّة حياتِك محدودةٌ، وأنفاسك معدودةٌ

“`Ketahuilah, bahwa rentang hidupmu ini terbatas dan nafas-nafasmu berbilang“`
 🔹فكلُّ نفسٍ ينقص به جزء منك، والعمر كله قصير، والباقي منه هو اليسير

“` (Ketahuilah) setiap hembusan nafas akan mengurangi sebagian dari dirimu, seluruh usia kita betapa singkatnya dan yang tersisa hanya sebagian kecil saja“`
🔹وكل جزءٍ منه جوهرةٌ نفيسةٌ لا عدل لها، ولا خُلف منها، 

“`Setiap bagian dari usia kita adalah mutiara yang sangat berharga yang tiada bandingannya dan takkan bisa tergantikan“` 
🔹فإنَّ بهذه الحياة اليسيرة خلودُ الأبد في النَّعيم، أو العذاب الأليم 

“`Karena sesungguhnya, dengan hidup yang singkat inilah bisa menyebabkan kita kekal abadi di dalam kenikmatan, atau kekal abadi di dalam siksa yang memilukan“`
🔹وإذا عادلتَ هذه الحياة بخلود الأبد علمتَ أنَّ كلَّ نَفَسٍ يعدلُ أكثر من ألف ألف ألف عام في نعيم لا خطر له، أو خلاف ذلك، وما كان هكذا فلا قيمة له. 

“`Apabila kau bandingkan kehidupan yang singkat ini dengan kekekalan abadi (di akhirat), niscaya kau ketahui bahwa setiap hembusan nafasmu itu bernilai lebih dari beribu ribu tahun di dalam kenikmatan yang tidak pernah terlintas di benak, atau sebaliknya (di dalam siksa pedih). Demikianlah keadaannya, betapa usia itu tidak ternilai… “`
🔹فلا تُضَيِّع جواهرَ عُمركَ النَّفيسة بغير عملٍ، ولا تذهبهَا بغير عوضٍ

“`Untuk itulah, janganlah sekali-kali kau menyia-nyiakan usiamu yang berharga ini tanpa amalan, dan jangan sampai usiamu berlalu tanpa ada gantinya“` (dengan yang lebih baik, pent)…
🔹 واجتهد أن لا يخلو نَفسٌ من أنفاسك إلاَّ في عَمَلِ طاعةٍ أو قربةٍ تتقرب بها.

“`Bersungguh-sungguhlah, agar setiap hembusan nafasmu tidaklah kosong dari amal ketaatan dan ibadah“`
🔹فإنَّك لو كانت معك جوهرةٌ من جواهر الدُّنيا لَسَاءَكَ ذهابها 

“`Karena sesungguhnya jika kau memiliki mutiara dunia yang berharga, niscaya kehilangannya akan menyakitkanmu“`
🔹فكيف تُفَرِّطُ في ساعاتك وأوقاتك، وكيف لا تحزن على عُمرك الذَّاهب بغير عوض”. 

“`Lantas, bagaimana kau masih bisa menyia-nyiakan waktumu? dan bagaimana bisa dirimu tidak merasa sedih atas hilangnya usiamu yang tidak tergantikan??“`
📚 _Ghodzâ’ul Albâb Syarh Manzhûmah al-Âdab_ (II/351)

📎 Sumber : https://goo.gl/Trt0ST

@abinyasalma
♻ WAG  &  Channel Telegram *al-Wasathiyah wal I’tidål*

📎 Join : https://bit.ly/abusalma