MENGAPA KITA TIDAK MERAYAKAN KEAGAMAAN NON MUSLIM ?

โ€Œโ€Œ๐Ÿ‡ณโ€Œ๐Ÿ‡ฆโ€Œ๐Ÿ‡ธโ€Œ๐Ÿ‡ชโ€Œ๐Ÿ‡ญโ€Œ๐Ÿ‡ฆโ€Œ๐Ÿ‡น

MENGAPA KITA TIDAK MERAYAKAN PERAYAAN KEAGAMAAN NON MUSLIM ?

Kenapa kita tidak mau turut merayakan peringatan keagamaan umat lain seperti natalan misalnya, alasannya adalah :

Perayaan agama non muslim itu sama dengan Yasyhaduuna az-Zuur alias menyaksikan kebohongan,

Sebagaimana firman Allah :

ูˆูŽุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ู„ูŽุง ูŠูŽุดู’ู‡ูŽุฏููˆู†ูŽ ุงู„ุฒู‘ููˆุฑูŽ ูˆูŽุฅูุฐูŽุง ู…ูŽุฑู‘ููˆุง ุจูุงู„ู„ู‘ูŽุบู’ูˆู ู…ูŽุฑู‘ููˆุง ูƒูุฑูŽุงู…ู‹ุง

โ€œDan orang-orang yang tidak menyaksikan perbuatan zur, dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka lalui (saja) dengan menjaga kehormatan dirinya.โ€ ( QS. Al Furqon : 72)

Bagaimana tidak, karena kebohongan mereka sangat mungkar hingga nyaris pecah langit.

Sebagaimana dalam firman-Nya :

ูˆูŽู‚ูŽุงู„ููˆุง ุงุชู‘ูŽุฎูŽุฐูŽ ุงู„ุฑู‘ูŽุญู’ู…ูŽูฐู†ู ูˆูŽู„ูŽุฏู‹ุง (ูจูจ) ู„ูŽู‚ูŽโ€โ€ุฏู’ ุฌูุฆู’ุชูู…ู’ ุดูŽูŠู’ุฆู‹ุง ุฅูุฏู‘ู‹ุง (ูจูฉ) ุชูŽูƒูŽุงุฏู ุงู„ุณู‘ูŽู…ูŽุงูˆูŽุงุชู ูŠูŽุชูŽููŽุทู‘ูŽุฑู’ู†ูŽ ู…ูู†ู’ู‡ู ูˆูŽุชูŽโ€โ€ู†ู’ุดูŽโ€โ€ู‚ู‘ู ุงู„ู’ุฃูŽุฑู’ุถู ูˆูŽุชูŽุฎูุฑู‘ู ุงู„ู’ุฌูุจูŽุงู„ู ู‡ูŽุฏู‘ู‹ุง (ูฉู ) ุฃูŽู†ู’ ุฏูŽุนูŽูˆู’ุง ู„ูู„ุฑู‘ูŽุญู’ู…ูŽูฐู†ู ูˆูŽู„ูŽุฏู‹ุง (ูฉูก) ูˆูŽู…ูŽุง ูŠูŽโ€โ€ู†ู’ุจูŽโ€โ€ุบููŠ ู„ูู„ุฑู‘ูŽุญู’ู…ูŽูฐู†ู ุฃูŽู†ู’ ูŠู‘ูŽโ€โ€ุชู‘ูŽุฎูุฐูŽ ูˆูŽู„ูŽุฏู‹ุง (ูฉูข) ุฅูู†ู’ ูƒูโ€โ€ู„ู‘ู ู…ูŽโ€โ€ู†ู’ ููโ€โ€ูŠ ุงู„ุณู‘ูŽู…ูŽุงูˆูŽุงุชู ูˆูŽุงู„ู’ุฃูŽุฑู’ุถู ุฅูู„ู‘ูŽุง ุขุชููŠ ุงู„ุฑู‘ูŽุญู’ู…ูŽูฐู†ู ุนูŽโ€โ€ุจู’โ€โ€ุฏู‹ุง (ูฉูฃ)

โ€œDan mereka berkata: โ€œRabb Yang Maha Pemurah mempunyai anak. Sesungguhnya kamu telah mendatangkan sesuatu perkara yang sangat mungkar, hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu, dan bumi belah, dan gunung-gunung runtuh, karena mereka mendakwakan Allah Yang Maha Pemurah mempunyai anak. Dan tidak layak bagi Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak. ( QS. Maryam : 88-93).

โ—Turut merayakan dan mengucapkan selamat natal, tak ubahnya seperti menyetujui bahwa Allah itu memiliki anak. Wal’iyadzubillah

โ„ณู€โ‚ฐโœ
โ€‹โœฟโเฟโโœฟโ€‹
@abinyasalma

๐Ÿ”— Silakan disebarluaskan untuk menambah manfaat, dengan tetap menyertakan sumber.


๐Ÿ‘ฅ Al-Wasathiyah Wal-I’tidฤl
โœ‰ Telegram:ย  https://t.me/alwasathiyah
๐ŸŒ Blog : alwasathiyah.com
โ€Œ๐Ÿ‡ซ Facebook : fb.com/wasathiyah
๐Ÿ“น Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
๐Ÿ“ท Instagram : instagram.com/alwasathiyah
๐Ÿ”Š Mixlr : mixlr.com/abusalmamuhammad

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.