MENUMBUHKAN MAHABBATULLAH PADA ANAK SEJAK DINI [ 2/4 ]

MENUMBUHKAN MAHABBATULLAH PADA ANAK SEJAK DINI
[ 2/4 ]

Mahabbatullah

Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata,
Tidaklah mengherankan jika seorang hamba menghinakan diri dan beribadah kepada Allah, serta tidak bosan untuk menghambakan diri kepada-Nya. Sebab, dia memang butuh dan fakir kepada-Nya.

Yang membuat takjub adalah jika Allah, Sang Raja, memperlihatkan rasa cinta-Nya kepada hamba-hamba-Nya dengan memberi berbagai kenikmatan, serta memperlihatkan kasih sayang-Nya kepada mereka dengan memberi banyak kebaikan. Padahal Allah tidak butuh kepada mereka.

Cukuplah bagimu merasa berharga/bernilai oleh sebab kau adalah hamba bagi-Nya. Dan cukuplah kau merasa bangga bahwa Dia (Allah) adalah Rabb bagimu.

“Mengenal Allah akan membuahkan kecintaan kepada-Nya.”

Tujuan pendidikan adalah Mempersiapkan anak untuk beribadah kepada Allah

« وَمَا خَلَقۡتُ ٱلۡجِنَّ وَٱلۡإِنسَ إِلَّا لِیَعۡبُدُونِ »

“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.”
( QS. Adz Dzariyat : 56 )

“Tidak ada seorang bayipun yang dilahirkan melainkan atas dasar fitrah, maka kedua orangtuanyalah yang menjadikannya seorang Yahudi atau Nasrani atau Majusi. Sama halnya dengan hewan ternak yang melahirkan anaknya dalam keadaan sempurna, maka apakah kalian melihat adanya kecacatan ?”

Kemudian Abu Hurairah radhiyallahu’anhu berkata :
Bacalah jika engkau mau (firman Allah ta’ala) :
“Fitrah Allah yang menciptakan manusia di atas fitrah tersebut. Tidak ada perubahan terhadap ciptaan Allah.” ( QS. Ar-Rum : 30) ( HR. Bukhari dan Muslim ).

Bekal Utama yang Allah Berikan kepada Anak Manusia:Manusia secara asal tidak berilmu (jaahil)

« … اِنَّهٗ كَانَ ظَلُوْمًا جَهُوْلًاۙ »

“…sungguh, manusia itu sangat zolim dan sangat bodoh”
( QS. Al-Ahzab : 72 )

« وَٱللَّهُ أَخۡرَجَكُم مِّنۢ بُطُونِ أُمَّهَـٰتِكُمۡ لَا تَعۡلَمُونَ شَیۡـࣰٔا وَجَعَلَ لَكُمُ ٱلسَّمۡعَ وَٱلۡأَبۡصَـٰرَ وَٱلۡأَفۡـِٔدَةَ لَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُونَ »

“Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan Tidak mengetahui Sesuatu pun, dan Dia memberi kamu Pendengaran, Penglihatan,dan Pemahaman, AGAR KAMU BERSYUKUR.”
( QS. An-Nahl : 78)

« وَهُوَ ٱلَّذِيٓ أَنشَأَ لَكُمُ ٱلسَّمۡعَ وَٱلۡأَبۡصَٰرَ وَٱلۡأَفۡـِٔدَةَۚ قَلِيلٗا مَّا تَشۡكُرُونَ »

“Dan Dialah yang telah menciptakan bagimu pendengaran, penglihatan dan hati nurani, tetapi SEDIKIT SEKALI kamu BERSYUKUR.”
( QS. Al-Mu’minun : 78)

  • Bersambung, Insyaa Allah

📝 Catatan Saudari @elahdewia

ℳـ₰✍
​✿❁࿐❁✿​
@abinyasalma


👥 Al-Wasathiyah Wal-I’tidāl
✉ TG :  https://t.me/alwasathiyah
🌐 Blog : alwasathiyah.com
‌🇫 FB : fb.com/wasathiyah
📹 Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
📷 IG : instagram.com/alwasathiyah
🔊 Mixlr : mixlr.com/abusalmamuhammad

📎 Sumber :
Kajian Online Via Zoom
Ahad, 23 Agustus 2020
🎙️Oleh : Ustadz Abu Salma Muhammad
🎬 Sponsored by : Mujahadah Parents Project
https://www.instagram.com/p/CEV4JbwgCLT/?igshid=5s7e56l4j5ya

🔗 Silakan disebarluaskan untuk menambah manfaat, dengan tetap menyertakan sumber.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.