Hikmah, Nasehat, Renungan

HARI RAYA ITU BUKAN HARI BERMAIN-MAIN

๐Ÿ‡ญโ€Œ๐Ÿ‡ฎโ€Œ๐Ÿ‡ฐโ€Œ๐Ÿ‡ฒโ€Œ๐Ÿ‡ฆโ€Œ๐Ÿ‡ญโ€Œ

HARI RAYA ITU BUKAN HARI BERMAIN-MAIN

Al-Maโ€™mรปn pernah berkhutbah di hari Ied mengatakan,

ููŽูˆูŽุงู„ู„ู‡ู! ุฅูู†ู‘ูŽู‡ู ู„ูŽู„ู’ุฌูุฏู‘ู ู„ุง ุงู„ู„ู‘ูŽุนูุจูุŒ ูˆูŽุฅูู†ู‘ูŽู‡ู ู„ูŽู„ู’ุญูŽู‚ู‘ู ู„ุง ุงู„ู’ูƒูŽุฐูุจูุŒ ูˆูŽู…ูŽุง ู‡ููˆูŽ ุฅูู„ุง ุงู„ู’ู…ูŽูˆู’ุชู ูˆูŽุงู„ู’ุจูŽุนู’ุซู ูˆูŽุงู„ู’ุญูุณูŽุงุจู ูˆูŽุงู„ู’ููŽุตู’ู„ู ูˆูŽุงู„ุตู‘ูุฑูŽุงุทู ุซูู…ู‘ูŽ ุงู„ู’ุนูู‚ูŽุงุจู ูˆูŽุงู„ุซู‘ูŽูˆูŽุงุจูุŒ ููŽู…ูŽู†ู’ ู†ูŽุฌูŽุง ูŠูŽูˆู’ู…ูŽุฆูุฐู ุ› ููŽู‚ูŽุฏู’ ููŽุงุฒูŽ ุŒ ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ู‡ูŽูˆูŽู‰ ูŠูŽูˆู’ู…ูŽุฆูุฐู ุ› ููŽู‚ูŽุฏู’ ุฎูŽุงุจูŽ ุŒ ุงู„ู’ุฎูŽูŠู’ุฑู ูƒูู„ู‘ูู‡ู ูููŠ ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉู ุŒ ูˆูŽุงู„ุดู‘ูŽุฑู‘ู ูƒูู„ู‘ูู‡ู ูููŠ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุฑ

โ€œDemi Allah! Sesungguhnya waktu ini adalah untuk bersungguh-sungguh bukan untuk bermain-main. Waktu ini untuk kebenaran bukan untuk kedustaan. Dan ia takkan terlepas dari kematian, kebangkitan, perhitungan (hisab), pemisahan (antara orang yang beruntung dan celaka), titian (shirath), kemudian hukuman dan balasan pahala. Barangsiapa yang selamat di hari itu maka ia telah menang. Dan barangsiapa yang terjerembab pada hari itu maka ia telah celaka. Semua kebaikan itu pasti di surga dan semua keburukan pasti di neraka.โ€
[ ๐Ÿ“” Al-Mujรขlasah wa Jawรขhir al-โ€˜Ilm (V/146) ]

Ada sejumlah salaf saat hari Ied, tampak rona kesedihan pada mereka. Lalu orang-orang bertanya,

ุฅู†ู‡ ูŠูˆู… ูุฑุญ ูˆุณุฑูˆุฑ

โ€œSesungguhnya Ied ini hari kegembiraan dan bersenang-senang.โ€

Ulama salaf tersebut menjawab,

ุตุฏู‚ุชู… ูˆู„ูƒู†ูŠ ุนุจุฏ ุฃู…ุฑู†ูŠ ู…ูˆู„ุงูŠ ุฃู† ุฃุนู…ู„ ู„ู‡ ุนู…ู„ุง ูู„ุง ุฃุฏุฑูŠ ุฃูŠู‚ุจู„ู‡ ู…ู†ูŠ ุฃู… ู„ุงุŸ

โ€œKalian benar. Namun sesungguhnya saya ini hanyalah seorang hamba yang diperintah oleh Tuan saya untuk melakukan suatu amalan yang saya sendiri tidak tahu apakah akan diterimanya atau tidak?.โ€
[ ๐Ÿ“” Lathรขโ€™if al-Maโ€™รขrif Hal: 209 ]

Sebuah kaum pernah melewati seorang pendeta suatu negeri, lalu bertanya kepadanya,

ู…ุชู‰ ุนูŠุฏ ุฃู‡ู„ ู‡ุฐุง ุงู„ุฏูŠุฑุŸ

โ€œKapan Ied penduduk negeri ini?โ€

Pendeta itu menjawab,

ูŠูˆู… ูŠุบูุฑ ู„ุฃู‡ู„ู‡

โ€œDi hari ketika penduduknya diampuni (maka itulah Ied mereka).โ€
[ ๐Ÿ“” Lathรขโ€™if al-Maโ€™รขrif Hal: 277 ]

โ„ณู€โ‚ฐโœ
โ€‹โœฟโเฟโโœฟโ€‹
@abinyasalma

๐Ÿ”— Silahkan disebarluaskan untuk menambah manfaat, dengan tetap menyertakan sumber.


๐Ÿ‘ฅ Al-Wasathiyah Wal-I’tidฤl
โœ‰ TG :ย  https://bit.ly/alwasathiyah
๐ŸŒ Blog : alwasathiyah.com
โ€Œ๐Ÿ‡ซ FB : fb.com/wasathiyah
๐Ÿ“น Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
๐Ÿ“ท IG : instagram.com/alwasathiyah
๐Ÿ”Š Mixlr : mixlr.com/abusalmamuhammad

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.