Catatan Kajian, Motivation, Nasehat, Renungan

MENANAMKAN TAUHID PADA ANAK SEJAK DINI [ Bagian 4/5 ]

🇷‌🇮‌🇳‌🇬‌🇰‌🇦‌🇸‌🇦‌🇳‌
🇰‌🇦‌🇯‌🇮‌🇦‌🇳‌

🔗 https://bit.ly/alwasathiyah

MENANAMKAN TAUHID PADA ANAK SEJAK DINI

(Bagian 4-5)

••• ════ ༻📝༺ ════ •••

» Teori psikologi yang ditawarkan oleh Jean Piaget (Swiss, 1896-1980) berupa Teori Perkembangan Kognitif , dia merumuskan empat periode usia anak :

1. Periode sensorimotor (usia 0–2 tahun).
2. Periode praoperasional (usia 2–7 tahun).
3. Periode operasional konkrit (usia 7–11 tahun),
4. Periode operasional formal (usia 11 tahun sampai dewasa).

» Bukankah 14 abad yang lalu, Rasulullah ﷺ telah mengajarkan kepada kita teori parenting yang sempurna ?

※ Rasulullah ﷺ bersabda,

<< مُرُوْا أَوْلَادَكُمْ بِالصَّلَاةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِيْنَ ، وَاضْرِبُوْهُمْ عَلَيْهَا وَهُمْ أَبْنَاءُ عَشْرِ سِنِيْنَ ، وَفَرِّقُوْا بَيْنَهُمْ فِي الْمَضَاجِعِ >>

Suruhlah anak kalian shalat ketika berumur tujuh tahun! Dan pukullah mereka ketika berusia sepuluh tahun (jika mereka meninggalkan shalat)! Dan pisahkanlah tempat tidur mereka (antara anak laki-laki dan anak perempuan)!”

» Usia dibawah 7 tahun disebut tufulah kanak-kanak); Usia 7-10 tahun disebut mumayyiz ; Usia 10 tahun ke atas disebut murahaqah (persiapan baligh).

※ Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

(وَا للّٰهُ اَخْرَجَكُمْ مِّنْۢ بُطُوْنِ اُمَّهٰتِكُمْ لَا تَعْلَمُوْنَ شَيْــئًا ۙ وَّ جَعَلَ لَـكُمُ السَّمْعَ وَالْاَبْصٰرَ وَالْاَفْئِدَةَ ۙ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ)

Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun, dan Dia memberimu pendengaran, penglihatan, dan hati nurani, agar kamu bersyukur.” ( QS. An-Nahl: 78 )

» Pada masa-masa kehamilan dan awal pasca kelahiran, yang aktif adalah indera pendengaran, maka Ibu dan bapak dianjurkan sering-sering membaca Al qur’an, agar ayat-ayat Al qur’an meresap dan mendarah daging dalam diri anak.

» Pada masa usia 2-7 tahun, yang aktif adalah indera penglihatan, maka Ibu dan bapak dianjurkan untuk memberi contoh perbuatan yang baik dan benar kepada anak.

Apa-apa yang dilakukan orang tua, akan ditiru oleh anak. Maka ajarkanlah amal ibadah kepada anak (sholat, dzikir, dll), jangan ajarkan merokok, buang sampah sembarang, dll.

» Pada usia 10 tahun, anak mulai mengenal baik dan buruk, maka ajarkanlah kepada anak untuk mulai berpikir kritis dan sosial, ajarkanlah anak untuk khusyu‘ dalam sholat, dan boleh memberi hukuman yang wajar kepada anak di usia ini.

– Bersambung in shaa Allah

••• ════ ༻📝༺ ════ •••

Diringkas oleh :
🖊️ Isfanz – Gohijrah

Dimuroja’ah oleh :
✒️ @abinyasalma
__________________

👥 Al-Wasathiyah Wal-I’tidāl
✉ TG : https://bit.ly/alwasathiyah
🌐 Blog : alwasathiyah.com
‌🇫 FB : fb.com/wasathiyah
📹 Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
📷 IG : instagram.com/alwasathiyah
🔊 Mixlr : mixlr.com/abusalmamuhammad

📎 Narasumber :
Kajian Parenting Bakti
🎤 Oleh : Al Ustadz Abu Salma Muhammad ﺣَﻔِﻈَﻪُ ﺍﻟﻠﻪ
🕌 Tempat : Masjid KH. Ahmad Dahlan
⏳ Waktu Dhuha : 11 Muharram 1441 H / 11 September 2019

🔗 Silahkan disebarluaskan untuk menambah manfaat, dengan tetap menyertakan sumber.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.