MENANAMKAN TAUHID PADA ANAK SEJAK DINI

🇷‌🇮‌🇳‌🇬‌🇰‌🇦‌🇸‌🇦‌🇳‌
🇰‌🇦‌🇯‌🇮‌🇦‌🇳‌

🔗 https://bit.ly/alwasathiyah

MENANAMKAN TAUHID PADA ANAK SEJAK DINI

(Bagian 3-5)

••• ════ ༻📝༺ ════ •••

4️⃣ Memahami Tauhid

» Ilmu Tauhid yang benar adalah ilmu yang mengajarkan kepada kita untuk mengenal dengan baik Allah Ta’ala.

» Selanjutnya ilmu Tauhid harus mengajarkan kepada kita untuk mengetahui apa-apa saja perkara yang dicintai dan yang dibenci Allah Subhanahu wa Ta’ala . Karena jika tidak, maka yang datang bukan cinta Allah, melainkan murka Allah. نعوذ بالله من ذلك.

# Lantas bagaimana kita bisa tahu, apakah amal perbuatan yang kita lakukan adalah perkara yang dicintai dan bukan yang dibenci oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala ?

» Jawabannya adalah, “Tidak ada jalan lain, selain mengikuti hal-hal yang dicontohkan oleh Rasulullah ï·º kepada kita”.

5️⃣ Pilar ibadah itu terdiri atas dua perkara :

1. Ikhlas hanya karena Allah ï·»
2. Mengikuti tuntunan Rasulullah ï·º

» Maka yang selanjutnya, kita perlu mengajarkan kepada anak-anak kita untuk mencintai Rasulullah ﷺ.

# Tauhid yaitu menjadikan sesuatu itu satu, yaitu menjadikan Allah Subhanahu wa Ta’ala sebagai satu-satunya Rabb (Tuhan) dan satu-satunya yang diibadahi (Sesembahan).

» Untuk memudahkan dalam memahami tauhid, ulama menjelaskan konsep tauhid dalam 3 (tiga) pilar :

1. Rububiyah, yaitu Allah sebagai Tuhan, Yang Menciptakan, Menguasai dan Memelihara ciptaanNya tersebut.
2. Uluhiyah, yaitu Allah sebagai Tuhan, maka Allah juga sebagai sesembahan, dan Allah-lah satu-satu yang berhak ibadahi.
3. Asma wa Shifat, Allah memiliki nama-nama dan sifat-sifat khusus yang tidak dimiliki makhlukNya.

» Bertauhid kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala maknanya mengesakan Allah dalam ketiga pilar utama diatas.

# Beda usia, maka beda cara berpikirnya, maka beda pula cara mendidiknya.

– Bersambung in shaa Allah

••• ════ ༻📝༺ ════ •••

Diringkas oleh :
🖊️ Isfanz – Gohijrah

Dimuroja’ah oleh :
✒️ @abinyasalma
__________________

👥 Al-Wasathiyah Wal-I’tidāl
✉ TG : https://bit.ly/alwasathiyah
🌐 Blog : alwasathiyah.com
‌🇫 FB : fb.com/wasathiyah
📹 Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
📷 IG : instagram.com/alwasathiyah
🔊 Mixlr : mixlr.com/abusalmamuhammad

📎 Narasumber :
Kajian Parenting Bakti
🎤 Oleh : Al Ustadz Abu Salma Muhammad ﺣَﻔِﻈَﻪُ ﺍﻟﻠﻪ
🕌 Tempat : Masjid KH. Ahmad Dahlan
⏳ Waktu Dhuha : 11 Muharram 1441 H / 11 September 2019

🔗 Silahkan disebarluaskan untuk menambah manfaat, dengan tetap menyertakan sumber.

MENANAMKAN TAUHID PADA ANAK SEJAK DINI [ Bag. 2/5 ]

🇷‌🇮‌🇳‌🇬‌🇰‌🇦‌🇸‌🇦‌🇳‌
🇰‌🇦‌🇯‌🇮‌🇦‌🇳‌

🔗 https://bit.ly/alwasathiyah

MENANAMKAN TAUHID PADA ANAK SEJAK DINI

(Bagian 2-5)

••• ════ ༻📝༺ ════ •••

» Dr. Wahbah Zuhaili dalam kitab Al Wajiz menyatakan bahwa, “Manusia diciptakan di atas fitrah tauhid (mengesakan Allah) namun kemudian fitrah ini diubah oleh aqidah-aqidah rusak yang datang setelahnya“.

» Maka akan lebih tepat jika judul kajian ini menggunakan kata “Menumbuhkan/Menjaga/Memelihara” (agar tidak rusak), dengan ilmu yang ada di dalam Al Qur’an dan As Sunnah.

2️⃣ Seharusnya da’wah dengan menggunakan Al Qur’an dan As Sunnah akan lebih mudah diterima, karena pasti sesuai dengan fitrah setiap manusia.

Namun kenyataannya, da’wah sunnah tidak mudah diterima masyarakat, karena aqidah dan fitrah pada manusianya yang telah mengalami kerusakan.

3️⃣ Yang merusak fitrah pada anak-anak, adalah perbuatan orang tua mereka sendiri

※ Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

(وَاِذَا قِيْلَ لَهُمُ اتَّبِعُوْا مَاۤ اَنْزَلَ اللّٰهُ قَالُوْا بَلْ نَـتَّبِعُ مَاۤ اَلْفَيْنَا عَلَيْهِ اٰبَآءَنَا ۗ اَوَلَوْ كَانَ اٰبَآؤُهُمْ لَا يَعْقِلُوْنَ شَيْئًـا وَّلَا يَهْتَدُوْنَ)

Dan apabila dikatakan kepada mereka, Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah, mereka menjawab, ‘(Tidak!) Kami mengikuti apa yang kami dapati pada nenek moyang kami (melakukannya).’ Padahal, nenek moyang mereka itu tidak mengetahui apa pun dan tidak mendapat petunjuk.” ( QS. Al-Baqarah : 170)

※ Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

(وَاِذَا قِيْلَ لَهُمْ تَعَالَوْا اِلٰى مَاۤ اَنْزَلَ اللّٰهُ وَاِلَى الرَّسُوْلِ قَالُوْا حَسْبُنَا مَا وَجَدْنَا عَلَيْهِ اٰبَآءَنَا ۗ اَوَلَوْ كَانَ اٰبَآؤُهُمْ لَا يَعْلَمُوْنَ شَيْـئًـا وَّلَا يَهْتَدُوْنَ)

_”Dan apabila dikatakan kepada mereka, Marilah (mengikuti) apa yang diturunkan Allah dan (mengikuti) Rasul. Mereka menjawab, Cukuplah bagi kami apa yang kami dapati nenek moyang kami (mengerjakannya). Apakah (mereka akan mengikuti) juga nenek moyang mereka walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui apa-apa dan tidak (pula) mendapat petunjuk?” ( QS. Al-Ma’idah : 104)

– Bersambung in shaa Allah

••• ════ ༻📝༺ ════ •••

Diringkas oleh :
🖊️ Isfanz – Gohijrah

Dimuroja’ah oleh :
✒️ @abinyasalma
__________________

👥 Al-Wasathiyah Wal-I’tidāl
✉ TG : https://bit.ly/alwasathiyah
🌐 Blog : alwasathiyah.com
‌🇫 FB : fb.com/wasathiyah
📹 Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
📷 IG : instagram.com/alwasathiyah
🔊 Mixlr : mixlr.com/abusalmamuhammad

📎 Narasumber :
Kajian Parenting Bakti
🎤 Oleh : Al Ustadz Abu Salma Muhammad ﺣَﻔِﻈَﻪُ ﺍﻟﻠﻪ
🕌 Tempat : Masjid KH. Ahmad Dahlan
⏳ Waktu Dhuha : 11 Muharram 1441 H / 11 September 2019

🔗 Silahkan disebarluaskan untuk menambah manfaat, dengan tetap menyertakan sumber.