MEMETIK FAIDAH DAUROH BATU-MALANG KE-20 [ Bagian ke-6 ]

🇸‌🇪‌🇷‌🇮‌🇦‌🇱‌ 🇫‌🇦‌🇼‌🇦‌🇮‌🇩‌

🔗 https://bit.ly/alwasathiyah

MEMETIK FAIDAH DAUROH BATU KE-20

(Bagian 6)

••• ════ ༻📖༺ ════ •••

• Memetik Faidah Yang Berserakan

Di Dauroh Syar’iyyah fî Masâ’ilil Aqodiyah wal Manhajiyah ke-20

Sebagai penuntut ilmu, kita tidak dituntut tahu segalanya, karena ini tidak mungkin.
Namun wajib bagi penuntut ilmu mengetahui perkara paling mendasar dari agama ini beserta dalilnya.

Membaca banyak buku, berusaha mengetahui banyak hal, itu baik, tapi mengkhususkan ke salah satu spesialisasi itu lebih baik.

Syaikh Ziyâd al-Abbâdî hafizhahullâhu berkata:

اقرأ كل شيء وتخصص في شيء واحد وتبرع فيه

Bacalah semua buku, namun spesialisasikan dirimu di satu bidang saja dan jadilah mahir di dalamnya

Karena itu, kita perhatikan para ulama pun memiliki spesialisasi dan kekhususan masing-masing. Ada yang spesialisasinya di ilmu hadits, ilmu qiro’ah, ilmu tafsir, dan lain-lain…
Karena itulah di studi apapun, akan selalu ada penjurusannya.

Menspesialisasikan diri itu bukan artinya menyempitkan ilmu dan merasa cukup dengannya tanpa mau mempelajari lainnya. Tetap, memahami perkara mendasar adalah syarat utama sebelum pengkhususan.

Karena, tidak ada manusia bisa menguasai semuanya. Manusia itu terbatas kemampuannya, sehingga memfokuskan dan mendalami suatu bidang ilmu lebih bermanfaat daripada berusaha menguasai semua ilmu yang ada.

Alangkah benarnya ungkapan yang mengatakan:

من تكلم في غير فنه أتى بالعجائب

Siapa yang bicara di bukan bidangnya maka akan mendatangkan berbagai macam keanehan…

Semoga bermanfaat.

– Bersambung in syâ Allâh… –

••• ════ ༻📖༺ ════ ••

Ditulis Oleh :
ℳـ₰✍
✿❁࿐❁✿
@abinyasalma

🗓 24 – 29 Juni 2019
🏙 -Kusuma Agro Wisata, Batu Malang-

Diedit oleh :
📝 TIM Editing AWWI
__________________

👥 WAG Al-Wasathiyah Wal-I’tidāl
✉ TG : https://bit.ly/alwasathiyah
🌐 Blog : alwasathiyah.com
‌🇫 FB : fb.com/wasathiyah
📹 Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
📷 IG : instagram.com/alwasathiyah
🔊 Mixlr : mixlr.com/abusalmamuhammad

🔗 Silahkan disebarluaskan untuk menambah manfaat, dengan tetap menyertakan sumber.

BELAJAR DARI SEMUT DAN NABI SULAIMAN ‘ALAYHISSALAM [ Sebuah Renungan ]

╔📖 ✨═══════╗
MUTIARA AL-QUR’AN
╚═══════ 📖✨╝

BELAJAR DARI SEMUT DAN NABI SULAIMAN ‘ALAYHISSALAM

•┈┈┈┈•✿❁✿•┈┈┈┈•

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

(حَتَّىٰۤ إِذَاۤ أَتَوۡا۟ عَلَىٰ وَادِ ٱلنَّمۡلِ قَالَتۡ نَمۡلَةࣱ یَـٰۤأَیُّهَا ٱلنَّمۡلُ ٱدۡخُلُوا۟ مَسَـٰكِنَكُمۡ لَا یَحۡطِمَنَّكُمۡ سُلَیۡمَـٰنُ وَجُنُودُهُۥ وَهُمۡ لَا یَشۡعُرُونَ)

Hingga ketika mereka sampai di lembah semut, berkatalah seekor semut: “Wahai semut-semut! Masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan bala tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari.

(فَتَبَسَّمَ ضَاحِكࣰا مِّن قَوۡلِهَا وَقَالَ رَبِّ أَوۡزِعۡنِیۤ أَنۡ أَشۡكُرَ نِعۡمَتَكَ ٱلَّتِیۤ أَنۡعَمۡتَ عَلَیَّ وَعَلَىٰ وَ ٰ⁠لِدَیَّ وَأَنۡ أَعۡمَلَ صَـٰلِحࣰا تَرۡضَىٰهُ وَأَدۡخِلۡنِی بِرَحۡمَتِكَ فِی عِبَادِكَ ٱلصَّـٰلِحِینَ)

Maka dia (Sulaiman) tersenyum lalu tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdoa: “Ya Tuhanku, anugerahkanlah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan agar aku mengerjakan kebajikan yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan Rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang shalih.”
[ QS. An-Naml : 18-19]

FAIDAH AYAT :

1⃣ Keutamaan semut dan Allah memberikan mereka ilham untuk bersarang di tempat yang aman.

2⃣ Adanya pemimpin semut yang memberikan perintah kepada semut lain dan memperingatkan mereka dari Sulaiman dan bala tentaranya agar tidak terinjak. Ini menunjukkan keberadaan pemimpin itu penting.

3⃣ Sulaiman adalah Nabi yang Allah berikan mukjizat bisa berbicara dan memahami bahasa hewan. Sulaiman pun bisa mendengar suara seekor semut ini meski diantara ribuan semut lainnya.

4⃣ Akhlaq Sulaiman yang mulia, ketika mendengar peringatan semut terhadap kawanannya, beliau tertawa.

5⃣ Rasa syukur Sulaiman atas karunia mukjizat ini, dimana saat ia bisa mendengar suara semut, beliau langsung bersyukur dan berdo’a atas karunia tersebut.

6⃣ Bakti Sulaiman kepada orang tuanya, dimana beliau mengikutkan orang tuanya di dalam do’anya.

7⃣ Permohonan Sulaiman agar beliau tetap dibimbing untuk selalu bersyukur, mampu mengerjakan kebaikan yang diridhai Allah dan dimasukkan ke dalam hamba-hamba Allah yang shalih. Padahal beliau adalah Nabi yang mulia. Lantas bagaimana dengan kita???

•┈┈┈┈•✿❁✿•┈┈┈┈•

ℳـ₰✍
✿❁࿐❁✿
@abinyasalma

🔗 Silahkan disebarluaskan untuk menambah manfaat, dengan tetap menyertakan sumber.
__________________

👥 WAG Al-Wasathiyah Wal-I’tidāl
✉ TG : https://bit.ly/alwasathiyah
🌐 Blog : alwasathiyah.com
‌🇫 FB : fb.com/wasathiyah
📹 Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
📷 IG : instagram.com/alwasathiyah
🔊 Mixlr : mixlr.com/abusalmamuhammad