MEMETIK FAIDAH DAUROH BATU-MALANG KE-20 [ Bagian ke-8 ]

๐Ÿ‡ธโ€Œ๐Ÿ‡ชโ€Œ๐Ÿ‡ทโ€Œ๐Ÿ‡ฎโ€Œ๐Ÿ‡ฆโ€Œ๐Ÿ‡ฑโ€Œ ๐Ÿ‡ซโ€Œ๐Ÿ‡ฆโ€Œ๐Ÿ‡ผโ€Œ๐Ÿ‡ฆโ€Œ๐Ÿ‡ฎโ€Œ๐Ÿ‡ฉโ€Œ

๐Ÿ”— https://bit.ly/alwasathiyah

MEMETIK FAIDAH DAUROH BATU KE-20

(Bagian 8)

โ€ขโ€ขโ€ข โ•โ•โ•โ• เผป๐Ÿ“–เผบ โ•โ•โ•โ• โ€ขโ€ขโ€ข

โ€ข Memetik Faidah Berserakan

Dari Dauroh Syar’iyyah fรฎ Masรข’ilil Aqodiyah wal Manhajiyah ke-20

DAKWAH ITU TIDAK DENGAN MEMAKSA

Dakwah itu adalah mengajak, menyeru, memotivasi (targhib) dan memperingatkan (tarhib). Bukan dengan memaksa, karena hati manusia berada di genggaman Allรขh, tidak bisa manusia memaksakan sesuatu.

Seorang da’i, sebelum berdakwah, maka ia wajib berilmu sebelum menyampaikan, dan kata sejumlah salaf.

ู„ูŠุณ ุงู„ุนู„ู… ุจูƒุซุฑุฉ ุงู„ุฑูˆุงูŠุฉ ุฅู†ู…ุง ุงู„ุนู„ู… ุจุงู„ุฎุดูŠุฉ

Ilmu itu bukanlah dengan banyaknya riwayat, namun Ilmu itu adalah dengan rasa takut kepada Allรขh.

Selain itu, ilmu haruslah diamalkan karena takkan bermanfaat ilmu yang tak diamalkan.

Ini semua takkan bisa direalisasikan apabila tanpa MUJAHADAH (kesungguhan). Dan tugas terberat seorang da’i adalah ุงู† ูŠุฌุงู‡ุฏ ู†ูุณู‡ ู‚ุจู„ ุบูŠุฑู‡ (berjihad menundukkan dirinya sebelum orang lain).

Karena itulah dikatakan:

ุงู„ู…ุฌุงู‡ุฏ ู…ู† ุฌุงู‡ุฏ ู‡ูˆุงู‡ ููŠ ุฐุงุช ุงู„ู„ู‡

Seorang mujahid itu adalah orang yang berjihad menundukkan hawa nafsunya di dalam ketaatan kepada Allรขh.

Tidak mungkin seseorang yang tidak mampu berjihad menundukkan dirinya, ia bisa menundukkan orang lain.

Diantara yang harus ditundukkan oleh seorang da’i adalah hawa nafsunya, ego, tinggi hati (sombong), merasa paling baik dan benar sendiri dan merendahkan orang lain.

๐Ÿ“Jika kita sebagai hamba saja tidak mampu menguasai hati kita sendiri kecuali dengan pertolongan Allรขh, lantas bagaimana dengan hati orang lain.

Karena itulah, kita berdakwah tidak dengan MEMAKSA.
Alangkah indahnya ucapan Syaikh al-Albรขnรฎ rahimahullรขhu, setiap kali beliau menyampaikan sesuatu, maka beliau ucapkan:

ูƒู„ุงู…ูŠ ู…ุนู„ู… ู„ูŠุณ ุจู…ู„ุฒู…

Perkataanku ini sebagai informasi saja, bukan keharusan.
(Faidah dari Syaikh Ziyรขd Abbadรฎ)

– Bersambung in syรข Allรขh… –

โ€ขโ€ขโ€ข โ•โ•โ•โ• เผป๐Ÿ“–เผบ โ•โ•โ•โ• โ€ขโ€ข

Ditulis Oleh :
โ„ณู€โ‚ฐโœ
โœฟโเฟโโœฟ
@abinyasalma

๐Ÿ—“ 24 – 29 Juni 2019
๐Ÿ™ -Kusuma Agro Wisata, Batu Malang-

Diedit oleh :
๐Ÿ“ TIM Editing AWWI
__________________

๐Ÿ‘ฅ WAG Al-Wasathiyah Wal-I’tidฤl
โœ‰ TG : https://bit.ly/alwasathiyah
๐ŸŒ Blog : alwasathiyah.com
โ€Œ๐Ÿ‡ซ FB : fb.com/wasathiyah
๐Ÿ“น Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
๐Ÿ“ท IG : instagram.com/alwasathiyah
๐Ÿ”Š Mixlr : mixlr.com/abusalmamuhammad

๐Ÿ”— Silahkan disebarluaskan untuk menambah manfaat, dengan tetap menyertakan sumber.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.