Motivation, Nasehat

FAIDAH RAMADHAN [ Bag. 6-9 / 21 ]

🇫‌🇦‌🇮‌🇩‌🇦‌🇭 ‌🇸‌🇾‌🇦‌🇼‌🇦‌🇱

🔗 https://bit.ly/alwasathiyah

(Bagian 6-9/21)

••• ════ ༻🗓️༺ ════ •••

🇲🇨 Redaksi Indonesia

🛋️ Faidah ke – 6

Di antara faidah puasa enam hari di bulan Syawal adalah, menambal kekurangan yang ada pada puasa fardhu di bulan Ramadhan, sebagaimana tersebut di dalam hadits:
Sesungguhnya amalan yang pertama kali dihisab dari seorang hamba pada hari kiamat adalah shalat-nya. Apabila shalat-nya baik, maka ia akan sukses dan berhasil. Namun apabila shalat-nya rusak, maka ia akan celaka dan sengsara. Apabila ada yang kurang dari ibadah fardhu-nya, maka Rabb berfirman: “Lihatlah apakah ada pada hamba-Ku ini ibadah tathawwu’ (sunnah) yang dengannya bisa menyempurnakan kekurangan dari ibadah fardhu-nya?” Kemudian seluruh amalnya pun diperlakukan seperti ini.”
( HR. Abu Dawud: 864 dan Tirmidzi: 413. Dishahihkan oleh al-Albani)

🛋️ Faidah ke – 7

Dinukilkan pendapat dari sebagian ulama tentang makruh-nya berpuasa enam hari di bulan Syawal. Alasannya adalah khawatir diyakini oleh sebagian orang bahwa puasa enam hari ini merupakan bagian dari puasa Ramadhan.

Maka sunnah yang shahih itu lebih utama dan lebih berhak untuk diikuti. Tidak boleh ditinggalkan hanya karena pendapat seseorang, siapapun dia. “Alasan seperti ini tidak bisa digunakan untuk menentang sunnah yang shahih. Siapa yang mengetahui, adalah hujjah bagi orang yang tidak mengetahui.”
[📒 Fatawa al-Lajnah ad-Daimah (X/390)]

🛋️ Faidah ke – 8

Mengawali untuk meng qadha puasa fardhu (Ramadhan) sepatutnya lebih disegerakan sebagai bentuk barāah dzimmah (melepaskan tanggungan).

Karena itu barangsiapa yang memiliki hutang puasa Ramadhan karena ada udzur , maka hendaknya ia bersegera meng qadha nya, agar terlepas dari tanggungan (hutang puasa). Meng qadha puasa ini [yang hukumnya wajib, pent] hendaknya lebih didahulukan daripada amalan sunnah secara umum.

🛋️ Faidah ke – 9

Barangsiapa yang menginginkan ganjaran seperti yang ter maktub di dalam hadits , maka hendaknya dia meng qadha hutang puasa Ramadhannya terlebih dahulu, kemudian baru melanjutkan dengan berpuasa Syawal selama enam hari.

Karena secara zhahir, sabda Nabi ﷺ menyebutkan: “… kemudian melanjutkan dengan berpuasa enam hari di bulan Syawal.”

Hal ini menunjukkan bahwa harus menyempurnakan puasa Ramadhan terlebih dahulu, baru kemudian berpuasa Syawal enam hari:
Karena takkan bisa terealisasi untuk melanjutkan puasa Ramadhan dengan puasa Syawal selama enam hari, melainkan apabila ia telah menyempurnakan puasa Ramadhan-nya”.
[ 📒 Fatāwā al-Lajnah ad-Dā`imah (X/392)]

– Bersambung In syaa Allah

•┈┈┈┈•✿❁✿•┈┈┈┈•

🇸🇦 Redaksi Arab

🛋️ *فواىٔد – ٦*

مـن فوائـد صيـام السِّـت: تعويـض النَّقـص الـذي حصـل في صيـام الفريضـة في رمضـان؛
كمـا في الحديـث:

« إِنَّ أَوَّلَ مَـا يُحَاسَـبُ بِـهِ الْعَبْـدُ يَـوْمَ الْقِيَامَـةِ مِـنْ عَمَلِـهِ صَلَاتُـهُ، فَـإِنْ صَلُحَـتْ فَقَـدْ أَفْلَـحَ وَأَنْجَـحَ، وَإِنْ فَسَـدَتْ فَقَـدْ خَـابَ وَخَسِـرَ، فَـإِنْ انْتَقَـصَ مِـنْ فَرِيضَتِهِ شَـيْءٌ قَـالَ الرَّبُّ: *”انْظُـرُوا هَـلْ لِعَبْـدِي مِـنْ تَطَـوُّعٍ، فَيُكَمَّـلَ بِهَـا مَـا انْتَقَـصَ مِـنَ الْفَرِيضَةِ،“* ثُـمَّ يَكُـونُ سَـائِرُ عَمَلِـهِ عَلَـىٰ ذَلِـكَ ».

🛋️ *فواىٔد – ٧*

نُقِـلَ عَـن بعـض أهـل العِلْـم كراهـةُ صيـامِ السِّـتِّ، وعلَّـلَه بخشـيةِ اعتقـادِ البعـض أنَّهـا مـن رمضـان.

والسُّـنَّة الصحيحـة أولـىٰ وأحـقُّ بالاتِّبـاع، ولا تُـترَكُ لقـولِ أحـدٍ كائنًـا مَـن كان، وهـذه العلَـل « لا تُقـاوِم السُّـنَّة الصحيحـة، ومَـن عَلِـمَ حُجَّـة علـىٰ مَـن لـم يعلَـم » [اللجنة الدائمة ١٠ / ٣٩٠]

🛋️ *فواىٔد – ٨*

البـدء في قضـاء الفريضـة أسـرع في بـراءة الذِّمَّـة: فمَـن كان عليـه أيَّـامٌ أفطرَهَـا مـن رمضـان لعُـذر فلْيبـادِر إلـىٰ قضائهـا؛
إبـراءً لذِمَّتِـه منهـا؛ فهـي مقدَّمـةٌ علـىٰ فِعـل المسـتَحَبُّ مـن حيـث العمـوم.

🛋️ *فواىٔد – ٩*

مَـن أراد الثـواب الوارد في الحديث: فعليه أن يقضـيَ مـا عليـه مـن رمضـان أولًا، ثـم يُتْبِعـه بسِـتٍّ مـن شـوَّال؛ فظاهـرُ قولِـه ﷺ :
*« ثُـمَّ أَتْبَعَـهُ سِـتًّا مِـنْ شَـوَّالٍ »*،

يـدلُّ علـىٰ أنَّـه لا بُـدَّ مـن إتمـام صيـام رمضـان أولًا، ثـم يكـون بعـده صيـام السِّـتِّ؛ ”لأنَّـه لا يتحقَّـق لـه اتْبـاعُ صيـام رمضـان بسِـتٍّ من شـوَّال إلا إذا كان قـد أكمـلَ صيامَـه“. [اللجنة الدائمة ١٠ / ٣٩٢]

••• ════ ༻🗓️༺ ════ •••

Dialih bahasakan oleh :
✒️ @abinyasalma

Diedit oleh :
📝 TIM Editing AWWI

ℳـ₰✍
✿❁࿐❁✿
@alwasathiyah
__________________

👥 WAG Al-Wasathiyah Wal-I’tidāl
✉ TG : https://bit.ly/alwasathiyah
🌐 Blog : alwasathiyah.com
‌🇫 FB : fb.com/wasathiyah
📹 Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
📷 IG : instagram.com/alwasathiyah
🔊 Mixlr : mixlr.com/abusalmamuhammad

📎 Sumber :
Booklet : 21 Faidah Seputar Puasa Syawal
🔗 bit.ly/21syawal

🔗 Silahkan disebarluaskan untuk menambah manfaat, dengan tetap menyertakan sumber.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.