Motivation, Nasehat, Renungan

Serial Manhaj : JALAN KESELAMATAN

‌‌🇸‌🇪‌🇷‌🇮‌🇦‌🇱‌ 🇲‌🇦‌🇳‌🇭‌🇦‌🇯‌

JALAN KESELAMATAN

“`(Bagian 4/9)“`

🔗 https://bit.ly/alwasathiyah

••• ════ ༻🍃༺ ════ •••

Mencintai Ahlul Bait dengan Cara yang Benar

KEEMPAT :

Menghormati dan mencintai orang-orang shalih dari kalangan ahli bait Nabi, serta memuji dan meridhai para sahabat dari kalangan mereka.

Selain itu juga menyebarkan kedudukan mereka dan membela mereka. Tidaklah ada yang menyelisihi hal ini melainkan dari kalangan Nawâshib (pembenci ahli bait Nabi) ahli bid’ah .
Ketahuilah, bahwa orang yang shalih dari kalangan ahli bait itu memiliki dua hak, yaitu :

(1) Hak Islam dan
(2) Hak kekerabatan (dengan Nabi).

Karena itu, Anda tidak boleh meremehkan hak mereka apabila Anda memang mencintai Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi wa Sallam.

Bukan artinya Anda harus berlebihan di dalam mencintainya, atau memposisikannya seperti Nabi yang terbebas ( ma’shûm ) dari kesalahan, ataupun memposisikannya seperti tuhan yang mengetahui hal-hal tersembunyi dan tidak tampak.

Adapun jika dia (keturunan Ahli Bait ) tersebut adalah orang yang memotong sholat, atau memotong jalan (ilmu), atau seorang penipu, atau orang yang melalaikan kewajiban-kewajiban agama dan gemar berbuat keharaman, maka kita tidak boleh mencintainya jika ia memang demikian.

Namun, kita tetap mendoakan baginya agar diberi hidayah sebagaimana kita mendoakan setiap muslim mana saja yang berbuat maksiat. Adapun orang yang mengumpulkan antara amal shalih dan nasab yang baik (yaitu keturunan ahli bait ), maka dia adalah cahaya diatas cahaya.

Ketahuilah, bahwa sahabat dan kerabat ( ahli bait ) itu adalah dua golongan yang berada dalam satu parit di dalam melakukan pembelaan terhadap Islam. Mereka saling menikah dan saling memberikan nama satu dengan lainnya, lantaran besarnya rasa cinta diantara mereka.

Darah-darah mereka pun sama-sama tertumpah di dalam peperangan di bawah bendera Islam.
Setiap individu dari mereka memiliki hak dan keutamaan, yang tidak boleh ada seorangpun yang merendahkannya. Begitu pula tidak boleh bersikap ghuluw (berlebihan) terhadapnya.

Karena itu wahai hamba Allah, carilah keselamatan dan keuntungan dengan cara mencintai mereka semua dan meridhai mereka. Hendaknya generasi yang datang belakangan mendoakan rahmat atas mereka dan mendoakan ampunan ( maghfirah) kepada yang bersalah diantara mereka.

Ketahuilah, Allah telah menjaga tangan Anda dari turut serta di dalam fitnah, karena itu jagalah lisan Anda dari mencelupkan diri memperbincangkan mereka kecuali yang baik.

••• ════ ༻🌿༺ ════ •••

ℳـ₰✍
✿❁࿐❁✿
@abinyasalma

👥 WAG Al-Wasathiyah Wal-I’tidāl
✉ TG : https://bit.ly/alwasathiyah
🌐 Blog : alwasathiyah.com
‌🇫 FB : fb.com/wasathiyah
📹 Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
📷 IG : instagram.com/alwasathiyah
🔊 Mixlr : mixlr.com/abusalmamuhammad

Sumber :
📝 Ditulis oleh :
Abûl Hasan Musthofâ bin Ismâ’îl as-Sulaimânî
Pendiri Ma’had Dârul Hadîts di Ma’rib, Yaman, semoga Allah menjaganya.
🇫 FB : https:/www.facebook.com/abouelhassansulaymani
📮 Redaksi Arab dikirim oleh :
Al-Ustadz Mubarak Bamu’allim di grup Multaqô ad-Du’ât ilallâh.
📎https://abusalma.net

🔗 Silakan disebarluaskan untuk menambah manfaat, dengan tetap menyertakan sumber.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.