Nasehat, Renungan, sorotan

Serial Tasyabbuh : PERAYAAN TAHUN BARU ITU SYIAR KAUM KUFFAR

🇸‌🇪‌🇷‌🇮‌🇦‌🇱‌
🇹‌🇦‌🇸‌🇾‌🇦‌🇧‌🇧‌🇺‌🇭‌

PERAYAAN TAHUN BARU ITU SYI’AR KAUM KUFFAR

“`(Bagian 6/13)“`

🔗 https://bit.ly/alwasathiyah

••• ════ ༻🚧༺ ════ •••

Tidak Menghadiri dan Ikut Meramaikan Perayaan Kaum Musyrikin

Dikarenakan banyaknya dalil yang diuraikan oleh Syaikhul Islâm, maka saya akan meringkaskannya dan mencuplik sebagian saja. Berikut ini diantara dalil-dalil khusus akan haramnya menyepakati kaum kuffâr di dalam perayaan mereka :

Allah Azza wa Jalla berfirman,

( وَالَّذِينَ لَا يَشْهَدُونَ الزُّورَ وَإِذَا مَرُّوا بِاللَّغْوِ مَرُّوا كِرَامًا )

Dan orang-orang yang tidak menyaksikan kepalsuan, dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka lalui (saja) dengan menjaga kehormatan dirinya.”
( QS al-Furqân : 72)

{ لا يَشْهَدُونَ الزُّورَ } وقال أبو العالية، وطاوس، ومحمد بن سيرين، والضحّاك، والربيع بن أنس، وغيرهم: هي أعياد المشركين

“Abūl ’Âliyah, Thôwus, Muhammad bin Sîrîn, adh-Dhohhâk, Rabî’ bin Anas dan selain mereka, mengatakan bahwa maksud “Lâ yasyhadūna biz Zūr” adalah (tidak menghadiri) perayaan kaum musyrikin.” [ Lihat : Tafsîr Ibnu Katsîr VI/130; lihat pula Iqtidhâ` I/80 ]

وفي رواية عن ابن عباس – رضي الله عنهما – : أنه أعياد المشركين .وقال عكرمة – رحمه الله – : (لعب كان في الجاهلية يسمى بالزور )

Menurut riwayat Ibnu ’Abbâs radhiyallâhu ’anhumâ bahwa yang dimaksud ( az-Zūr ) adalah perayaan kaum musyrikin.

’Ikrimah rahimahullâhu berkata, ”Permainan di masa jahiliyah disebut dengan az-Zūr .” [ Lihat : al-Jâmi` li Ahkâmil Qur`ân karya Imâm al-Qurthubî XIII/79/80 ].

Di dalam ayat di atas, Allah menyatakan “Lâ Yasyhadūna azZūr” (tidak menyaksikan kepalsuan) bukan “Lâ Yasyhadūna biz Zūr” (tidak memberikan kesaksian palsu), hal ini menguatkan tafsir para imam dan ulama di atas. Oleh karena itulah Syaikhul Islâm menguatkan makna tafsir di atas, beliau rahimahullâh berkata,

والعرب تقول : (شهدت كذا : إذا حضرته) . كقول ابن عباس – رضي الله عنهما– : (( شهدت العيد مع رسول الله صلى الله عليه وسلم ))

”Orang ’Arab mengatakan : “Syahidtu kadzâ (aku menyaksikan begini) maksudnya bila aku menghadirinya. Sebagaimana perkataan Ibnu ’Abbâs radhiyallâhu ’anhu , ”Saya menghadiri ’îd bersama Rasulullah Shallâllâhualaihi wa Sallam.” [ Lihat Iqtidhâ` I/429 ].

Dan masih banyak ayat-ayat al-Qur`an lainnya.

– Bersambung in syâ Allâh ... –

••• ════ ༻🚧༺ ════ •••

Dialihbahasakan oleh :
@abinyasalma

Diedit oleh :
📝 TIM Editing AWWI

ℳـ₰✍
✿❁࿐❁✿
@alwasathiyah
__________________

👥 WAG Al-Wasathiyah Wal-I’tidāl
✉ TG : https://bit.ly/alwasathiyah
🌐 Blog : alwasathiyah.com
‌🇫 FB : fb.com/wasathiyah
📹 Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
📷 IG : instagram.com/alwasathiyah
🔊 Mixlr : mixlr.com/abusalmamuhammad

🔗 Silakan disebarluaskan untuk menambah manfaat, dengan tetap menyertakan sumber.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.