Adab, Motivation, Nasehat, Tanya Jawab

Q&A : BOLEHKAH BERBICARA DIHADAPAN ORANGTUA AGAK MENGERASKAN SUARA ?

Question Answer 🎙

BOLEHKAH BERBICARA DIHADAPAN ORANGTUA AGAK MENGERASKAN SUARA ❓ 🗣

PERTANYAAN :

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh.

Bolehkah kita berkata agak keras kepada orang tua agar apa yang kita bicarakan bisa dipahami oleh mereka? Kebetulan umur mereka sudah tua dan kadang kurang memahami…
Wassalamu’alaikum….

➖➖➖➖➖➖
JAWABAN :

Wa’alaykumussalâm
Warahmatullâhi Wabarakâtuh

Prinsip Islam, Allah ﷻ meletakkan perintah Birrul Walidain (Berbakti kepada kedua Orangtua) no 2 setelah perintah TAUHID. Allah سبحانه وتعالي berfirman :

وَقَضٰى رَبُّكَ اَلَّا تَعْبُدُوْٓا اِلَّآ اِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسٰنًاۗ اِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ اَحَدُهُمَآ اَوْ كِلٰهُمَا فَلَا تَقُلْ لَّهُمَآ اُفٍّ وَّلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَّهُمَا قَوْلًا كَرِيْمًا

Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik.
(QS Al Isrâ’ :23)

▪Kaidahnya :

– Jika orangtua telah berusia lanjut, maka jangan membantahnya dengan perkataan uff, ah, cih dan ucapan lain yang bisa menyakiti mereka.
– Jangan berkata dengan nada tinggi/membentak untuk memarahi mereka.
– Berbicara dengan ucapan yang baik
– Rendahkan diri kita dihadapan mereka dengan kasih sayang.

Jika kedua orangtua mengalami gangguan pendengaran, artinya ada kebutuhan/hajat kita untuk mengeraskan suara kita agar mereka mudah memahami, maka diperbolehkan – karena pada saat itu, cara inilah yang terbaik (bukan bermaksud membentak/memarahi).

Jika menjelaskan sesuatu, orangtua tidak memahami, sebaiknya kita tetap sabar… Ulang terus penjelasan tersebut sampai mereka memahami maksud kita. Jika mereka lupa maka ingatkan lagi. Memang demikian latihan kesabaran.

Ingatlah bahwa Allah ﷻ perintahkan hambaNYA ber Tauhid lalu Birrul Walidain, yang ini pun adalah ibadah. Bagian-bagian Birrul Walidain adalah ibadah yang besar pahalanya.
Oleh sebab itu urgensinya berada setelah Tauhid.

Meski orangtua sudah sangat tua, sulit dinasehati, tetaplah sabar.
Tahan diri kita dari timbulnya rasa kesal atau marah saat berinteraksi dengan mereka. Istirahatlah sebentar lalu kembalilah dengan wajah ceria. Jangan sampai kita menyakiti orangtua kita, karena ini merupakan dosa besar

Wallahu ta’ala a’lam bish shawab

🎙Jawaban Q&A : Ustadz Abu Salma Muhammad Muhammad حفظه الله تعالى
🖋Transkrip: admin 2
____

👤👥 Grup WhatsApp Al-Wasathiyah Wal I’tidål
📧 Telegram: https://bit.ly/alwasathiyah
🌐 Blog : alwasathiyah.com
🇫 Facebook : http://fb.me/wasathiyah
📹 Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
📸 Instagram : http://instagram.com/alwasathiyah
🔊 Mixlr : http://mixlr.com/abusalmamuhammad/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.