Serba-Serbi, Tanya Jawab

Q&A : PEMBELIAN KARTU DGN 2 PILIHAN HARGA, RIBAKAH ?

Question Answer Audio 🔊

PEMBELIAN KARTU DGN 2 PILIHAN HARGA, RIBAKAH

PERTANYAAN :

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh

Ustadz kalau seperti ini apakah termasuk riba ?

Kita diwajibkan beli dengan dua pilihan kartu, yang berharga Rp. 60.000 (Saldo kartu Rp. 50.000,-) atau yang berharga Rp. 30.000,- (saldo kartu Rp. 20.000).

Syukran ustadz

➖➖➖➖➖➖➖

JAWABAN :

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarokatuh.

Pertama, pertanyaannya kurang lengkap dan kurang jelas.
Yang dimaksud kartu di sini yang seperti apa ?
Sebab ini ada perinciannya. Beda jenis dan fungsi kartu, beda pula hukumnya.

Penanya menyebutkan kata DIWAJIBKAN, di sini bisa menimbulkan permasalahan baru karena menyebutkan kata Diwajibkan.
Yang mewajibkan ini siapa? Karena hal ini harus jelas.

Jika di sini yang dimaksud adalah kartu E-MONEY atau E-TOLL, maka di Indonesia khususnya yang tinggal di kota-kota besar, yang harus melewati jalanan tol, maka ini termasuk suatu perkara yang sudah meluas dan kita tidak bisa menghindarinya.
Seperti di Jakarta, misalnya. Mau tidak mau harus punya kartu e-money apabila kita sering berpergian melewati jalan tol dengan kendaraan pribadi.
Karena tidak mungkin kita bisa berpergian lewat jalan tol jika tidak mempunyai kartu e-money.
Dan untuk mendapatkan e-money tersebut, mau tidak mau kita harus membelinya.

Memang kartu e-money, e-toll dan semisalnya itu pada saat kita beli, harganya memang lebih mahal dibandingkan nilai yang ada didalamnya.
Harga kartu tersebut misalnya Rp. 60.000. Kita dapat saldo Rp. 50.000. Maka yang Rp. 10.000 adalah biaya penggantian kartu.
Ataupun jika harga kartunya Rp. 30.000. Saldonya Rp. 20.000. Berarti Rp. 10.000 adalah harga kartu tersebut. Yang demikian ini wallahu ta’ala a’lam bish shawaab saya tidak tahu dimana ribanya.

Yang menjadi polemik adalah, ada beberapa ustadz kita yang menganggap transaksi dengan kartu digital ini, saat seseorang melakukan deposit, maka ini dianggap meminjamkan uang. Jadi, apabila ketika kita mengisi saldo atau balance didalam kartu elektronik tersebut dianggap menghutangkan. Di sini, terjadi akad qardh (hutang piutang), sehingga apabila kita mengambil benefit dari kartu e-money atau kartu e-toll, semisal ada discount dijalan tol atau discount dari mana saja, maka ini dianggap sebagai RIBA karena mengambil benefit dari PIUTANG. Kullu Qardhin jarra naf’an fahuwa riba… semua piutang yang menarik keuntungan adalah riba…

Walaupun ada sebagian ustadz yang lain menjelaskan bahwa uang elektronik yang seperti ini tidak dikategorikan sebagai AKAD QARDH (akad hutang piutang), TAPI ini termasuk bagian dari WADIAH (titipan). Jadi menitipkan uang kita ke VENDOR tersebut.
Misalkan kita masukkan uang Rp. 50.000, maka dana tersebut akan berpindah atau bertransform ke dalam kartu tersebut, dan dana tersebut bisa kita gunakan kapan saja di merchant-merchant yang memang bekerjasama dengan kartu tersebut.

Ala kulli hal…
Kita tidak bisa menghindar dari penggunaan kartu seperti e-money , e-toll, dan semisalnya. Apalagi sekarang setiap kita melakukan isi ulang akan ditarik biaya, seperti ada biaya administrasi, ada biaya jasa, dan ini tidak termasuk riba karena pada saat kita mengisi ulang maka disitu ada biaya jasa transaksi. Orang atau vendor yang membantu mengisikan, maka dia berhak untuk mengambil upah jasa dari jasa yang dia berikan untuk mengisikan kartu kita.

Wallahu ta’ala a’lam bish shawaab

🎙Dijawab oleh : Ustadz Abu Salma Hafidzahullah

🖊Transkrip : Uray Sriwahyuni
_____________________

✉Grup WhatsApp Al-Wasathiyah Wal I’tidål
♻Telegram: https://bit.ly/alwasathiyah
🌐 Blog : alwasathiyah.com
💠Facebook : http://fb.me/wasathiyah
🔰Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
📷 Instagram : http://instagram.com/alwasathiyah
🌀Mixlr : http://mixlr.com/abusalmamuhammad/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.