Adab, Doa, Serba-Serbi, Tanya Jawab

Q&A : HUKUM MENAMBAHKAN DOA ROBITHOH DALAM DZIKIR PAGI PETANG

Question Answer Audio 🔊

HUKUM MENAMBAHKAN DOA ROBITHOH DALAM DZIKIR PAGI PETANG

Pertanyaan :

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Ustadz…apakah ada dalilnya membaca doa robithoh (doa menyatukan hati) menjadi salah satu doa saat membaca dzikir pagi dan petang?

جزاك لله خير

➖➖➖➖➖➖➖

Jawaban :
Wa’alaykumussalâm Warohmatullâhi Wabarakâtuh

Doa Robithoh adalah doa yang disusun oleh syaikh Hasan al Banna رَحـمه الله dan doa ini terdapat dalam buku beliau, “Al-Ma’tsuurot” yang berisi kumpulan doa dan dzikir.

Di dalamnya ada doa² yg dhoif dan doa² yang disusun beliau sendiri, tidak berasal dari Nabi ﷺ seperti diantaranya doa Robithoh.
Diantara bunyi doa tersebut : “Allahumma innaka ta’lamu anna haadzihil quluuban qodh ijtama’at mahabbatik…” [“Ya Allah, sesungguhnya Engkau tahu bahwa hati-hati kami ini terkumpul dalam kecintaan kepada Engkau….” dst.]
Ini doa yang disusun sendiri oleh Syaikh Hasan al-Banna semoga Allah merahmati dan mengampuninya.

Adapun dzikir pagi dan petang, itu sudah ada tuntunannya dari Nabi ﷺ dan sudah ada bacaannya yang terperinci dari Bliau ﷺ.

Tentunya, dzikir yang paling baik adalah yang berasal dari kalamullah, yaitu al-Qur’an dan berasal dari hadits-hadits Nabi shahih dan yang diajarkan oleh Rosulullah ﷺ .

Adapun dzikir yg tidak berasal dari Nabi ﷺ, maka tidak boleh dianggap sebagai suatu sunnah atau bagian dari sunnah. Bahkan tidak boleh mencampur-campurnya, karena ini bid’ah jadinya.

Apabila ada suatu lafazh doa yang memang baik dari sisi lafazh atau maknanya memang bagus. Kita diperbolehkan membacanya/mempergunakannya, namun tidak kita senantiasakan (rutinkan) dan tidak boleh dijadikan bagian dari dzikir. Kita boleh membacanya, namun tidak terus menerus, karena dikhawatirkan akan terjatuh pada perbuatan bid’ah.

Karena itulah, di dalam berdzikir pagi dan petang, kita hanya mencukupkan dengan bacaan yg warid (datang) dari Nabi ﷺ. Tidak boleh kita tambah-tambahkan dengan yang lainnya. Apalagi jika doa tersebut disusun oleh orang-orang belakangan.

Oleh karena itu nasehat yang tepat adalah : Tidak menambahkan dzikir dengan bacaan atau doa yg tidak berasal dari Rosulullah ﷺ meski itu bagus atau baik maknanya.
واللّٰـه أعـلم بـالصـواب

🎙Jawaban Q&A oleh Ustadz Abu Salma Muhammad حفظه الله تعالى
🖊Ditranskrip secara ringkas oleh Ika Ummu Royyan

ℳـ₰
✿❁࿐❁✿
@alwasathiyah

🔗 Silakan disebarluaskan untuk menambah manfaat, dengan tetap menyertakan sumber.
______________________

👥 Grup WhatsApp Al-Wasathiyah Wal-I’tidāl
✉ Telegram: https://bit.ly/alwasathiyah
🌐 Blog : alwasathiyah.com
‌🇫 Facebook : fb.com/wasathiyah
📹 Youtube : http://bit.ly /abusalmatube
📷 Instagram : instagram.com/alwasathiyah
🔊 Mixlr : mixlr.com/abusalmamuhammad/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.