Adab, Tanya Jawab

Q&A : BOLEHKAH SHOLAT SAMBIL MEMBACA MUSHAF ?

Question Answer 📌

الوسطية والاعتدال

BOLEHKAH SHOLAT SAMBIL MEMBACA MUSHAF

PERTANYAAN :
Apakah boleh sholat sambil membaca mushaf ?

➖➖➖➖➖➖

JAWABAN :

Boleh dan ada rinciannya :

Ibnu Qudamah dalam al-Mughnî mengatakan :

قال أحمد : لا بأس أن يصلي بالناس القيام وهو ينظر في المصحف .

Ahmad berkata : “tidak mengapa sholat bersama dengan manusia sembari melihat mushaf.”

قيل له : في الفريضة ؟ قال : لا , لم أسمع فيه شيئا .

Beliau ditanya : “Apa boleh di sholat wajib?”. Beliau menjawab : “Tidak, saya blm pernah mendengar hal ini sedikitpun.”

وقال القاضي : يكره في الفرض , ولا بأس به في التطوع إذا لم يحفظ , فإن كان حافظا كره أيضا .

Al-Qadhi mengatakan : “dibenci melakukannya di sholat wajib, namun tidak mengapa dilakukan saat sholat sunnah jika ia tidak hafal. Tapi jika ia hafal maka juga dibenci (dimakruhkan).”

وقد سئل أحمد عن الإمامة في المصحف في رمضان ؟ فقال : إذا اضطر إلى ذلك . . .

Imam Ahmad juga pernah ditanya tentang imam yang membaca mushaf di bulan Ramadhan, maka beliau menjawab : “(tidak mengapa) jika kondisi mengharuskannya.”

وحُكِيَ عن ابن حامد أن النفل والفرض في الجواز سواء . . .

Diriwayatkan pula dari Ibnu Hamid bahwa tidak ada bedanya antara sholat sunnah dan wajib, yaitu sama-sama boleh (membaca Al-Qur’an).

والدليل على جوازه ما روى أبو بكر الأثرم , وابن أبي داود بإسنادهما عن عائشة أنها كانت يؤمها عبد لها في المصحف

Dalil kebolehannya adalah yang diriwayatkan oleh Abu Bakr al-Atsram dan Ibnu Abi Dawud dengan sanad dari Aisyah, bahwa beliau pernah sholat diimami oleh budak beliau yg membaca mushaf.

وأبيحت القراءة في المصحف لموضع الحاجة إلى سماع القرآن والقيام به

Dibolehkan membaca mushaf dalam kondisi yang diperlukan, baik itu mendengar (sima’) Al-Qur’an ataupun sholat dengan membacanya.

واختصت الكراهة بمن يحفظ لأنه يشتغل بذلك عن الخشوع في الصلاة

Dan hukumnya makruh khusus bagi orang yang hafal (Al-Qur’an) karena akan menyebabkan dia tersibukkan dengan hal ini sehingga mengganggu kekhusyu’annya di dalam sholat.

والنظر إلى موضع السجود لغير حاجة .

Juga akan tersibukkan dari memandang tempat sujud tanpa keperluan (karena dia sudah hafal, pent)

وكره في الفرض على الإطلاق ; لأن العادة أنه لا يحتاج إلى ذلك فيها

Namun dimakruhkan membaca mushaf dalam sholat fardhu secara mutlak. Karena sholat yang sudah biasa dikerjakan tidak memerlukan hal ini.

Intinya :
▪Dibolehkan untuk sholat sunnah dan dimakruhkan untuk sholat fardhu.
▪ Jika imam yang melakukannya sedangkan ia tidak hafal, maka boleh baginya membaca mushaf.
▪Jika imam membaca mushaf sedangkan ia hafal, maka ini makruh.
▪ Jika makmum yang melakukannya dalam rangka memperbaiki bacaan imam, maka ini boleh.
▪Jika makmum melakukan hanya untuk menyimak, maka ini makruh.

Wallahu a’lam
✍@abinyasalma
______________

✉Grup WhatsApp Al-Wasathiyah Wal I’tidål
♻Telegram: https://bit.ly/alwasathiyah
🌐 Blog : alwasathiyah.com
💠Facebook : http://fb.me/wasathiyah
🔰Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
📷 Instagram : http://instagram.com/alwasathiyah
🌀Mixlr : http://mixlr.com/abusalmamuhammad/

🌐https://islamqa.info/ar/65924

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.