Adab, Motivation, Nasehat

Serial Parenting : LANGKAH-LANGKAH PRAKTIS DALAM MENDIDIK ANAK

‌🇸‌🇪‌🇷‌🇮‌🇦‌🇱 ‌🇵‌🇦‌🇷‌🇪‌🇳‌🇹‌🇮‌🇳‌🇬
LANGKAH -LANGKAH PRAKTIS DALAM MENDIDIK ANAK

KEDUA BELAS : MENGAJARKAN KALIMAT TAUHID KEPADA ANAK-ANAK

Ketika anak sudah mulai ber-bicara, maka hendaknya yang pertama kali diajarkan oleh orang tua kepada anak-anak adalah kalimat tauhid dan mentalqinkan (men-diktekan)-nya.

Dari Ibnu ‘Abbâs Radhiyallâhu ‘anhumâ, dari Nabi ﷺ bahwa beliau bersabda :

افْتَحُوا عَلَى صُبْيَانِكُمْ أَوَّلَ كَلِمَةٍ : لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ, وَلَقِّنُوهُمْ عِنْدَ المَوْتِ : لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ

Ajarkan pertama kali bagi anak-anak kalian, agar ucapan pertama kali mereka adalah Lâ Ilâha illallâh, dan talqinlah mereka saat menjelang wafatnya dengan Lâ Ilâha illallâh .”

Ummu Sulaim Radhiyallâhu ‘anhâ, biasa mentalqin putera beliau, Anas Radhiyallâhu ‘anhu :

قُلْ : لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ, قُلْ : أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ

Ucapkan Lâ Ilâha illallâh, ucapkan Asyahdu anna Muhammadan Rasûl-ullâh !” Dan beliau melakukan ini sebelum menyapih Anas.

Hendaknya hal ini dikerjakan di hadapan sang anak secara berulang-ulang, terutama oleh sang ibu karena dialah yang lebih banyak bermain dengan sang anak. Hendaknya sang ibu membiasakan hal ini, hingga apabila sang anak sudah mulai mengerti, maka hendaknya si ibu menjelaskan arti kalimat tersebut secara sederhana agar bisa difahami oleh sang anak.

Hendaknya sang anak diajar bahwa Allâh itu tunggal, tidak ada sekutu bagi-Nya. Dialah Sang Pencipta, yang berada di atas langit, beristiwâ di atas Arsynya. Dia Maha Melihat segala perbuatan kita dan Yang Maha Mengetahui segala kondisi kita. Ia Maha Mendengar lagi Mengetahui, dan Dia Maha Ber-kemampuan atas segala hal.

Sang anak juga dididik untuk bertawakkal kepada Allâh, karena Dia lah Allâh Sang Maha Penyembuh. Kewajiban kita adalah mencintai-Nya dan mengibadahi-Nya. Tidak lupa juga mengajarkan anak untuk men-cintai Nabi ﷺ dan menaati beliau.

Menceritakan bagaimana perangai dan sifat-sifat beliau, bahwa Nabi itu menyenangi anak-anak dan senang bermain dengan mereka, dan hal-hal semisal yang dapat dipahami oleh akal mereka.

Hendaknya pula mengulang-ulangi : “Siapa Tuhanmu?”, “Apa agama-mu?”, “Di mana Allâh?” dst…

Perlu juga mereka diajarkan untuk mencintai sahabat-sahabat Nabi dan orang-orang yang shalih. Serta menghafalkan surat al-Fatihah, al-Ikhlas dan Mu’awwidzatain (yaitu an-Nâs dan al-Falaq).

[ bersambung Insya Allah ]

✍@abinyasalma
______________________

✉Grup WhatsApp Al-Wasathiyah Wal I’tidål
♻Telegram: https://bit.ly/abusalma
🌐 Blog : alwasathiyah.com
💠Facebook : http://fb.me/abinyasalma81
🔰Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
📷 Instagram : http://instagram.com/abinyasalma/
🌀Mixlr : http://mixlr.com/abusalmamuhammad/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.