Adab, Motivation, Nasehat

Serial Parenting : LANGKAH-LANGKAH PRAKTIS DALAM MENDIDIK ANAK

‌🇸‌🇪‌🇷‌🇮‌🇦‌🇱 ‌🇵‌🇦‌🇷‌🇪‌🇳‌🇹‌🇮‌🇳‌🇬

LANGKAH-LANGKAH PRAKTIS DALAM MENDIDIK ANAK

KESEPULUH : MENYUSUI SANG BAYI

Sudah sepatutnya sang ibu berupaya untuk menyusui anaknya hingga mencapai masa sapihnya.

Seorang ibu yang memberikan ASI, memiliki pengaruh besar bagi perkembangan dan ke-sehatan sang buah hati.

Allâh ﷻ sendiri yang meng-arahkan para ibu untuk menyusui anak-anak mereka selama 2 (dua) tahun secara penuh bagi yang ingin menyusui secara sempurna.

Allâh ﷻ berfirman :

وَالْوَالِدَاتُ يُرْضِعْنَ أَوْلَادَهُنَّ حَوْلَيْنِ كَامِلَيْنِ ۖ لِمَنْ أَرَادَ أَنْ يُتِمَّ الرَّضَاعَةَ ۚ
Dan para ibu hendaknya menyusui anak-anak mereka selama dua tahun penuh, bagi yang ingin menyusui secara sempurna .” [QS Al-Baqarah 233]

Karena anak akan merasakan kasih sayang sang ibu saat disusui, dan mereka amatlah butuh dengan hal ini.

Kedokteran modern menunjuk-kan fakta terjadinya peningkatan angka penyakit yang diderita dan angka kematian yang menimpa anak-anak yang disusui dengan susu buatan (susu formula).

Demikian pula sang ibu yang memberikan ASI akan mendapatkan manfaat kesehatan bagi rahimnya selepas persalinan dan bagi organ reproduksinya.

Islam sangat mendorong pem-berian ASI, sampai-sampai ibu yang sedang menyusui diberi keringanan untuk berbuka (tidak bepuasa) di bulan Ramadhan apabila berpuasa dapat mempengaruhi proses pe-nyusuannya.

Bisa jadi, diantara penyebab hilangnya sifat lembut mayoritas anak zaman sekarang terhadap ibunya dan maraknya sikap durhaka adalah, karena mereka dahulu tidak diberi ASI dan banyak diberi susu buatan.

Manakala dalam menyusui itu memberikan pengaruh terhadap anak yang disusui, karena itulah Nabi ﷺ melarang menyusukan anak dari wanita-wanita “idiot” (keterbela-kangan mental).

Ibnu Qôsim Rahimahullâhu berkata di dalam Hasyiah ar-Raudh (VII/106) mengomentari hadits di atas:
“karena persusuan itu dapat mempengaruhi tabiat.”

Lantas beliau melanjutkan :
“Al-Qôdhî meriwayatkan bahwa menyusukan anak pada wanita yang “idiot” akan berpotensi menghasilkan anak yang juga “idiot”.

Orang yang menyusukan anak kepada wanita yang jelek perangainya juga dapat mem-pengaruhi akhlak sang anak.

Demikian pula, orang yang menyusukan anaknya kepada hewan ternak, maka bisa menyebabkan si anak menjadi dungu seperti hewan ternak tersebut.”

Ibnu Qudâmah berkata di dalam al-Mughnî :
“Karena sesungguhnya dikatakan, “orang yang disusui dengan tidak alami (dengan selain tabiatnya).”

Lantas bagaimana dengan anak-anak yang disusui dengan susu-susu buat-an (formula) yang tidak diketahui apa sumbernya dan siapa pembuatnya?!

[ bersambung Insya Allah ]

✍@abinyasalma
______________________

✉Grup WhatsApp Al-Wasathiyah Wal I’tidål
♻Telegram: https://bit.ly/abusalma
🌐 Blog : alwasathiyah.com
💠Facebook : http://fb.me/abinyasalma81
🔰Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
📷 Instagram : http://instagram.com/abinyasalma/
🌀Mixlr : http://mixlr.com/abusalmamuhammad/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.