Serba- Serbi : MENDIDIK DENGAN MEMUKUL ??

on

​MENDIDIK ANAK DENGAN MEMUKUL??
Ketika bicara hukuman kpd anak, baik berupa cambuk, rotan, tongkat atau alat pukul lainnya, jangan langsung berfikiran negatif… Langsung dianggap KDRT terhadap anak, bentuk penganiayaan atau kezhaliman kepada anak. 

Sekali-kali tidak! Asalkan selaras dengan syariat Islam yang rahmah dan ramah terhadap anak kecil. 

Islam membolehkan menghukum anak dengan pukulan, yang tidak membekas (membuat memar apalagi sampai berdarah), ke bagian yang tidak fatal (seperti muka, perut dan semisalnya). 

Hukuman pukul di dalam Islâm adalah bentuk pendidikan dan pendisiplinan yang tegas namun tetap dalam bingkai kasih sayang. 

Orang tua yang baik, tidak akan membiarkan anaknya tergelincir jatuh dalam kesalahan. Mereka pasti berusaha menarik dan berkeinginan agar anak²nya bisa menjadi anak yang shalih… 
Berikut ada risalah singkat yang menarik, saya dapatkan dari Ust Hamidin as-Sidawi yang beliau share di grup Multaqô ad-Du’ât ilallâh. Karena banyak sekali Faidahnya, maka saya share berikut artinya… 

 Judulnya (Faidah) Keutamaan menggantung cambuk di rumah 
▪️ Rasulullah ﷺ bersabda :
(( علِّقوا السَّوطَ حيثُ يراه أهلُ البيتِ ، فإنَّه أدَبٌ لهم ))

Gantunglah cambuk di tempat yang dapat dilihat keluargamu. Karena hal ini dapat mendidik mereka

[Dihasankan oleh Syaikh al-Albânî dalam Shahîhul Jâmi’  no 4022
Komentar :

▫️ في الحديث :

يمكن استعمال التهديد بالضرب ، فقد يكون أنجع من الضرب نفسه ،وقد جاء في تعليق

السوط أو العصا في المنزل ليدرك الطفل أن ثمة عقابا على خطئه الذي يستحق العقاب ، والذي يكون بسبب تجاوزه حدود الأدب والخلق .

Di dalam hadits tsb, menunjukan bahwa menggunakan ancaman hukuman pukul itu lebih efektif daripada hukuman pukul itu sendiri. 

Karena dengan sekedar menggantungkan cambuk atau tongkat di rumah, bisa menyadarkan anak akan resiko hukuman atas kesalahannya yang memang layak dihukum, yang disebabkan karena mereka melanggar batasan etika atau akhlak. 
▪️Rasulullah ﷺ bersabda :
(( لا يُجْلَدُ فوق عشرِ جلْداتٍ إلا في حدٍّ من حدودِ اللهِ ))

Hendaklah tidak mendera lebih dari 10 cambukan kecuali di dalam hukuman had yang Allah tetapkan

[Muttafaq alaihi] 
Komentar

الضرب ليس هو الأصل أبداً، ولا يلجأ إليه إلا عند استنفاذ الوسائل الأخرى للتأديب، أو الحمل على الطاعات الواجبة ، كما جاء 

في الحديث :

Hukum pukul itu sendiri secara asal tidak dianjurkan dan tidak pula dipraktekkan kecuali apabila segala cara yang ada sudah tidak bisa lagi utk mendidik atau memerintahkan anak kepada perbuatan yang wajib. 

Sebagaimana diterangkan di dalam hadits :

(( مُروا أولادَكم بالصلاةِ وهم أبناءُ سبعِ سنينَ واضربوهُم عليها وهمْ أبناءُ عشرٍ )) حسنه الألباني في صحيحأبي داود – رقم:(495)

Perintahkanlah anak-anak kalian untuk melaksanakan shalat apabila sudah mencapai usia tujuh tahun, dan pukullah dia (jika tidak melaksanakannya) apabila sudah mencapai umur sepuluh tahun.

[Dihasankan oleh Syaikh al-Albânî di dalam Shahih Abu Dawud no 495]

📚 Lihat _Irwâ’ul Ghalîl_  (1/266)
CATATAN PENTING

Rasulullâh memerintahkan untuk memukul anak sebagai alternatif terakhir, apabila segala cara dan upaya sudah dilakukan. Pun, jika mengharuskan untuk menghukum anak dengan pukulan, maka pukulan tsb adalah pukulan kasih sayang, bukan luapan emosi dan kemarahan, yang tidak meninggalkan bekas apalagi mencederakan.

Sayangilah anak dengan tidak terlalu memanjakan dan terlalu mengekang… 
Wallahu a’lam. 
ℳـ₰✍

@abinyasalma

​✿❁࿐❁✿​

 Abu Salmâ Muhammad 

______________________
✉Grup WhatsApp Al-Wasathiyah Wal I’tidål

♻Telegram:  https://bit.ly/abusalma 

🌐 Blog : alwasathiyah.com

💠Facebook : http://fb.me/abinyasalma81

🔰Youtube : http://bit.ly/abusalmatube

📷 Instagram : http://instagram.com/abinyasalma/

🌀Mixlr : http://mixlr.com/abusalmamuhammad/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s