Q&A : Perbedaan MUSLIM, MU’MIN & MUHSIN

​Question Answer 
الوسطية والاعتدال
PERBEDAAN MUSLIM, MU’MIN DAN MUHSIN

Tanya
Assalaamu’alaikum Ustadz…
Apakah perbedaan Muslim, Mu’min dan Muhsin ?

Jazaakallahu khayran

➖➖➖➖➖➖➖
Jawaban
بــسم اللّٰـه  

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته
Apakah perbedaan muslim, Mu’min dan Muhsin? 
Ketiga kata ini merupakan  marâtib (tingkatan) di dalam Islâm, sebagaimana hadits Jibril di dalam Arbain Nawawi (no 2) dimana Jibril bertanya kepada Nabî tentang Islâm, Iman dan Ihsan.

Nabî menjawab, ringkasnya :

■ Islam : syahadat, sholat, zakat, puasa dan haji. ➡ condong kpd amalan zhahir. 

■ Iman : iman kepada Allâh, Malaikat, Kitab suci, Rasul, Hari akhir dan Takdir baik dan buruk. ➡ amalan hati. 

■ Ihsan : beribadah kepada Allâh seakan melihat Allâh, jika tidak mampu, maka Allâh melihat ibadahmu. 

Kemudian setelah itu Nabî bersabda saat Jibril telah pergi kepada sahabat² beliau :

 هذا جبريل جاءكم يعلمكم دينكم
Ini Jibril, datang kepada kalian itu mengajarkan kalian agama kalian ini… 
Secara mudahnya : 

👉🏻 Semua Muhsin itu pasti Mu’min dan Muslim. 

👉🏻Tidak semua Mu’min itu Muhsin, tapi semua Mu’min pasti Muslim. 

👉🏻Tidak semua Muslim itu Mu’min, apalagi Muhsin. 
Dalam surat Fathir, lebih jelas lagi. Allah berfirman :
ثُمَّ أَوْرَثْنَا الْكِتَابَ الَّذِينَ اصْطَفَيْنَا مِنْ عِبَادِنَا فَمِنْهُمْ ظَالِمٌ لِنَفْسِهِ وَمِنْهُمْ مُقْتَصِدٌ وَمِنْهُمْ سَابِقٌ بِالْخَيْرَاتِ بِإِذْنِ اللَّهِ [فاطر: 32].
Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka 

(1) ada yang menzhalimi diri sendiri, 

(2) ada yang pertengahan 

(3) dan ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. 

Yang demikian itu adalah karunia yang besar. (QS Fathir : 32)
Islamweb menjelaskan :
فالظالم لنفسه صاحب الذنب المصر عليه، ومن أتى بالإسلام الظاهر مع التصديق الباطني، لكن لم يقم بما يجب عليه من أمور الإيمان، 

1⃣ Orng yang menzhalimi dirinya sendiri adalah para pelaku dosa dan terus berbuat dosa. Orang yang menampakkan Islâm dan membenarkan dengan bathin, namun tidak menegakkan kewajiban yang merupakan bagian keimanan. 👈🏻 Inilah derajat Muslim. 
والمقتصد هو المؤدي للفرائض المجتنب للمحارم، وهذه درجة الإيمان، 

2⃣ Orang yang pertengahan, yaitu yang melaksanakan kewajiban dan menjauhi keharaman. 👈🏻 Inilah tingkat Iman. 
والسابق بالخيرات هو المؤدي للفرائض والنوافل، وهذه درجة الإحسان.

3⃣ Org yang Bersegera berbuat kebaikan, yaitu yang mengerjakan kewajiban dan perkara yang sunnah. 👈🏻 Inilah derajat Ihsan. 
Syaikhul Islam menjelaskan firman Allâh di atas  :
والمقتصد والسابق كلاهما يدخل الجنة بلا عقوبة، بخلاف الظالم لنفسه،

Orang yang pertengahan dan bersegera dalam kebaikan, kedua golongan ini masuk surga tanpa dihukum dahulu. Berbeda halnya dengan orang yang berbuat zhalim terhadap dirinya. 
  وهكذا من أتى بالإسلام الظاهر مع تصديق القلب، لكن لم يقم بما يجب عليه من الإيمان الباطن، فإنه معرض للوعيد.

Demikianlah orang yang menampakkan Islâm secara zhahir disertai dengan pembenaran secara bathin, namun tidak mengerjakan kewajiban yang merupakan keimanan bathin. Maka sesungguhnya orang seperti ini akan berhadapan dengan ancaman Allâh. 

Majmû Fatawa X/7
Wallâhu a’lam bish showaab

✏️ @abinyasalma 
✉Grup WhatsApp  Al-Wasathiyah Wal I’tidål 

♻Telegram:  https://bit.ly/abusalma 

🌐 Blog : alwasathiyah.com

💠Facebook : http://fb.me/abinyasalma81

🔰Youtube : http://bit.ly/abusalmatube

📷 Instagram : ://instagram.com/abinyasalma/

🌀Mixlr : http://mixlr.com/abusalmamuhammad/

Ref. Link : http://fatwa.islamweb.net/fatwa/index.php?page=showfatwa&Option=FatwaId&Id=36574

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s