Q&A : Mana Yang Lebih Afdhol Mengambil Rukhshoh Puasa Atau Tidak Ketika Safar ?

​Question Answer
الوسطية والاعتدال
MANA YANG LEBIH AFDHOL MENGAMBIL RUKHSHOH PUASA ATAU TIDAK KETIKA SAFAR ? 🚘

TANYA
Assalaamu’alaikum Ustadz…
Manakah yang rajih, pada saat safar kita tetap berpuasa atau mengambil rukhshoh tidak berpuasa ?

sebagai contoh : safar perjalanan naik mobil dari Bekasi ke Surabaya.

Jazaakallahu khayran

➖➖➖➖➖➖➖
Jawaban
بــسم اللّٰـه  

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته
➡ Masalah ini adalah masalah yang diperselisihkan oleh para ulama dari zaman salaf sampai saat ini… 
SECARA ASAL, Berbuka (tidak puasa) bagi Musafir itu Rukhshoh (keringanan) bukan kewajiban. 

Yang ingin puasa silakan, yang ingin berbuka juga silakan. 

Inilah pendapat jumhur yang lebih rajih/kuat. Sebagaimana disebutkan oleh Syaikhul Islâm :
  والصحيح الذي عليه الجمهور جواز الأمرين

“Yang tepat adalah pendapat jumhur yang membolehkan kedua hal (puasa atau berbuka).”

Majmû Fatawa 22/336
Namun mereka berbeda pendapat tentang manakah yang lebih afdhol. 

Di sini ada perinciannya :

➖Jika seseorang tidak mampu atau berat melaksanakan puasa saat safar, maka hendaknya dia berbuka. Ini lebih utama, karena 

يريد الله بكم اليسر ولا يريد بكم العسر 

“Allâh menghendaki kemudahan bagi kalian, dan tidak menghendaki kesusahan.”

➖Jika seseorang mampu untuk berpuasa dan puasanya tidak memadharatkannya, maka ada perbedaan pendapat diantara ulama  :

▫Malikiyah dan Hanafiyah berpendapat bahwa puasa lebih afdhol. Ini juga pendapat yang dipegang oleh Hudzaifah Ibnul Yaman, Anas bin Malik, Utsmân bin Ash, Urwah bin Zubair, Nakho’i, ats-Tsauri, dll. 

▫Hanabilah dan sebagian Malikiyah berpendapat berbuka lebih afdhol, dan ini juga pendapat Ibnu Abbas, Ibnu Umar, Ibnul Musayyib, Asy-Sya’bi, Auza’i, dll

▫Syafi’iyah berpendapat keduanya sama saja, baik berbuka atau puasa. 

▫Mujahid, Umar bin Abdul Aziz, Qotadah, dll berpendapat bahwa yang lebih afdhol adalah yang lebih mudah dan ringan 
 ➡  Jadi silakan saja dipilih mana yang lebih ringan dan mudah

Jika mau lanjut puasa silakan 

Jika mau berbuka juga silakan, tapi wajib mengganti (qodho)
Wallâhu a’lam bish showaab

✏️ @abinyasalma 
✉Grup WhatsApp  Al-Wasathiyah Wal I’tidål

♻Telegram:  https://bit.ly/abusalma 

🌐 Blog : alwasathiyah.com

💠Facebook : http://fb.me/abinyasalma81

🔰Youtube : http://bit.ly/abusalmatube

📷 Instagram : ://instagram.com/abinyasalma/

🌀Mixlr : http://mixlr.com/abusalmamuhammad/

Ref. Link : https://ar.islamway.net/fatwa/57181/المسافر-في-رمضان-إن-شاء-صام-وإن-شاء-أفطر-ولا-حرج-عليه-في-الحالتين

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s