sorotan, Tanya Jawab

Q&A : Kewajiban Haji Muslimah Yang Tak Memiliki Mahram 

الوسطية والاعتدال:

Question Answer
KEWAJIBAN HAJI MUSLIMAH YG TAK MEMILIKI MAHROM
❓ TANYA 

Ustadz, ada titipan pertanyaan,

Apakah gugur kewajiban haji seorang wanita yang tidak memiliki mahram meskipun dari sisi lain lain dia telah mampu melaksanakan haji?
➖➖➖
✅  JAWAB

Wa’alaikumussalam Warohmatullahi Wabarokatuh
Kita fahami dulu bagaimana hukum safar, dan masalah ini sudah bbrp kali dibahas di grup. Silakan search di Telegram atau web alwasathiyah.com. Secara asal ada bbrp perincian :

1. Safar bagi wanita tanpa mahram itu hukum asalnya adalah HARAM, dan ini disepakati oleh mereka.

2. Safar bagi wanita itu ada safar mubah (misal utk wisata), safar mustahab/sunnah (misal utk umroh, silaturrahim, dll) dan safar wajib (misal utk hijrah dari negeri kafir, termasuk haji fardhu). Selain itu ada juga safar haram dan dibenci, misal seperti safar utk ke tempat maksiat, ke tempat kesyirikan, ke negeri kafir, dll.

3. Safar mubah dan mustahab, wajib disertai mahram. Sedangkan safar wajib maka tdk wajib disertai mahram.

4. untuk HAJI FARDHU (Haji Wajib, maksudnya bagi orang yang blm pernah haji), bukan HAJI NAFILAH (haji yang sifatnya sunnah), ulama sendiri berbeda pendapat apakah harus dengan mahram atau tidak. Setidaknya ada bbrp perincian pendapat dalam hal ini, diantaranya :
➖ Hanafiyah dan Hanabilah mempersyaratkan harus ada mahram  bagi wanita yang haji.

➖ Syafi’iyah tdk mempersyaratkan mahram bagi wanita yang haji, namun boleh ditemani oleh wanita2 lainnya yang tsiqot (kredibel) dan amanah.

➖ Malikiyah berpendapat  wajibnya ada mahram, namun jika mahram tsb tercegah dari menemani wanita tsb karena lemah atau sakit, maka hajinya tetap sah apabila ditemani dengan wanita2 dan pria2 yang ma’munah (aman lagi amanah).

➖ Syaikhul Islam sendiri diantara ulama yg membolehkan wanita utk haji (wajib) tanpa disertai mahram apabila memang aman.

➖ Sebagian ulama Hanabilah memperinci dan membedakan antara wanita muda dengan wanita tua. Apabila masih muda maka haruslah dengan mahram, jika sdh tua dan tdk menarik fitnah, maka boleh dengan tanpa mahram.
Pengampu situs islamweb lebih condong kepada pendapat bolehnya wanita safar untuk haji (wajib) dengan kawan yang aman lagi amanah serta selamat dari fitnah. Dan kriteria aman itu sendiri tergantung waktu, tempat, sarana transportasi, kawan dan kondisi si wanita itu sendiri. (baca perinciannya di Ref.Link di akhir risalah) 
Sebagian ulama kontemporer ada yg mempersyaratkan mahram sebagai syarat wajib dan syarat sah nya haji.
Jadi, wanita yg tdk memiliki mahram, maka gugurlah kewajiban hajinya.

Ini masalah yang diperselisihkan oleh para ulama dari zaman salaf hingga saat ini.

Wallahu a’lam…
@abinyasalma
✏______

♻WAG & Channel Telegram *Al-Wasathiyah Wal I’tidål*

📎TG : https://bit.ly/abusalma 

🌐 Blog : alwasathiyah.com 
Ref.Link  :

http://fatwa.islamweb.net/fatwa/index.php?page=showfatwa&Option=FatwaId&Id=14798 )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s