Serba-Serbi

YOU ARE WHAT YOU EAT 

*SERBA-SERBI* 
الوسطية والاعتدال:
*YOU ARE WHAT YOU EAT*🍱
Ini adalah frasa idiom yang sudah populer di telinga dan mata kita, terutama pasca ilmu nutrisi dan diet di dunia semakin berkembang. Samantha Heller, ahli nutrisi klinis di NYU Medical Center di New York mengatakan :
💬 “Everything you eat becomes a part of not only your inner being, but the outer fabric of your body as well.”

🔁 [“Semua yang Anda makan, bukan saja akan menjadi suatu bagian (yang akan mempengaruhi) kejiwaan Anda, namun juga akan mempengaruhi bagian luar fisik tubuh Anda.”]
🕛 Sebelum menjadi populer, frasa ini tercatat di dalam buku klasik yang berjudul _“Physiologie du Gout, ou Meditations de Gastronomie Transcendante”_ (1826) karya Anthelme Brillat-Savarin, yang menyatakan :
💬 “Dis-moi ce que tu manges, je te dirai ce que tu es.”

🔁 [Katakan padaku apa yang kamu makan dan saya akan mengatakan kepadamu tentang hakikat dirimu.”].
📜 Di dalam Essay berjudul _“Concerning Spiritualism and Materialism_; 1863/4], Ludwig Andreas Feuerbach mengatakan :
💬 “Der Mensch ist, was er ißt.”

🔁 [man is what he eats / Seseorang itu adalah apa yang dia makan].
👉🏻 Tahukah Anda, bahwa sebelum idiom di atas populer, Ibnu Khaldûn (1332-1406 M), salah satu ahli sejarah dan sosiolog muslim, serta ahli fikih Maliki, sudah pernah pernah mempopulerkannya dengan cara lain.
📚 Di dalam buku fenomenal beliau,  *“al-Muqoddimah”* (Prolegomena) yang merupakan pengantar buku beliau tentang sejarah dunia berjudul _“Kitâb al-ʻIbar wa Dīwāni al-Mubtada’ wal-Khabar fī ayāmi al-ʻArab wal-ʿAjam wal-Barbar, wa man ʻĀtsarahum min Dhawī ash-Shalthāni al-Akbār”_ [Buku tentang Ibrah, Kodifikasi Permulaan dan Informasi Sejarah Bangsa Arab, Non Arab dan Barbar, dan Kaum yang Terpengaruh oleh Mega-Kekuasaan Mereka], beliau mengatakan :
أكل العرب الإبل فأخذوا منها الغيرة والغلظة .

وأكل الأتراك الخيول فأخذوا منها الشراسة والقوة .

وأكل الإفرنج الخنزير فأخذوا منها الدياثة .

وأكل الاحباش القرود فأخذوا منها حب الطرب والرقص  .
🐪 Orang Arab biasa memakan unta, sehingga membuat mereka bersifat pencemburu dan keras

🐎 Orang Turki biasa memakan kuda, sehingga membuat mereka bersifat agresif dan kuat

🐖 Orang Eropa biasa memakan babi, sehingga membuat mereka bersifat “dayyûts” (tidak merasa cemburu dengan isteri2 mereka ketika bergaul dengan pria lain, pent.)

🐒 Orang Abenisia (Habasyah) biasa memakan kera, sehingga membuat mereka senang dengan alat musik dan berjoged ria
👉🏻 Demikianlah pernyataan Ibnu Khaldûn, yang terekam dalam sejarah setengah abad sebelum Anthelme Brillat-Savarin mengemukakan hal yang serupa.
💬 Bahkan, setengah abad sebelum Ibnu Khaldûn, al-Imâm Ibnul Qoyyim (1292–1350) juga punya pandangan yang serupa. Beliau mengatakan:
كل من ألِفَ ضربا من ضروب الحيوانات اكتسب من طبعه وخُلقه ، فإن تغذى بلحمه كان الشبه به أقوى
“Setiap orang yang menggemari  jenis² hewan, dia akan mendapati tabiat dan perangai hewan tersebut ada pada dirinya. Apabila dia menyantap dagingnya maka keserupaannya akan semakin kuat lagi.” (Madârijus Sâlikîn I/4030)
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
✏ Oleh : @abinyasalma
♻ WAG  &  Channel Telegram *al-Wasathiyah wal I’tidål*

📎 https://bit.ly/abusalma 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s