Q&A : Hukum Safar seorang wanita dengan kawan sesama wanita 

الوسطية والاعتدال:
HUKUM SAFAR SEORANG WANITA DENGAN KAWAN SESAMA WANITA 
PERTANYAAN :

Assalamua’laikum….ustadz… sy mau tanya apa boleh seorang istri pergi dgn rombongan teman2 tanpa suami utk menginap dan rekreasi. Tapi suaminya mengijinkan. Syukron

JAWABAN :

Wa’alaikumus Salam warohmatullahi wabarokatuh

Ada bbrp poin penting yang perlu dipahami, sbb :
1⃣ Batasan Safar

Para ulama berbeda pendapat tentang batasan Safar, ada yg berpendapat jarak 85km, ada yang berpendapat lebih atau kurang dari itu. Dan pendapat yang shahih adalah dikembalikan kepada ‘urf (kebiasaan) masyarakat setempat. Apabila mereka menganggapnya pergi dari satu tempat ke tempat lain dianggap safar, maka hal tsb tmsk Safar. Jika tidak, maka tdk tmsk Safar.
2⃣ Safar ada bbrp jenis, yaitu safar yang wajib, mustahab (sunnah), mubah dan haram, sbb :

➖ Safar yang wajib seperti hijrah dari negeri kafir ke negeri Islam 

➖ Safar yang mustahab seperti haji dan umroh, mengunjungi orang tua, dll

➖ Safar yang mubah seperti berwisata, jalan², dan semisalnya 

➖ Safar yang haram, seperti ziarah ke tempat keramat, makam, masjid yang diagungkan (kata Nabi tidak boleh melakukan “syaddu rihâl” (perjalanan jauh) kecuali 3 masjid yaitu Masjid Haram, Masjid Nabawi dan Masjid Aqsha).
3⃣ Nabi Shallallâhu ‘alaihi wa sallam bersabda :

لاَ تُسَافِرْ الْمَرْأَةُ إِلا مَعَ ذِي مَحْرَمٍ 

Seorang wanita tidak boleh melakukan Safar kecuali dengan mahramnya (HR Muslim) 

Hadits di atas menunjukkan larangan tegas seorang wanita melakukan safar tanpa disertai mahramnya. 
4⃣ Wanita dilarang melakukan segala jenis safar tanpa disertai mahramnya 

Imam Nawawî mengatakan 

 أَنَّ كُلّ مَا يُسَمَّى سَفَرًا تُنْهَى عَنْهُ الْمَرْأَة بِغَيْرِ زَوْج أَوْ مَحْرَم 

Bahwa segala bentuk yang dinamakan Safar, maka wanita dilarang melakukannya tanpa disertai suaminya atau mahramnya.

⏹ Imam al-Baghowi berkata :

لم يختلفوا في أنه ليس للمرأة السفر في غير الفرض ( الحج الواجب ) إلا مع زوج أو محرم 

Ulama tidak berbeda pendapat bahwa tidak boleh wanita melakukan safar yang tidak wajib kecuali disertai suami atau mahramnya. 

Artinya, semua jenis safar dilarang utk wanita melakukannya tanpa suami atau mahramnya, kecuali Safar wajib
5⃣ Bagaimana apabila suaminya mengizinkan? 

Yang jadi acuan bukanlah izin suami, namun yg jadi acuan adalah adanya mahram atau tidak di dalam safar. 

Apabila suami mengizinkan, namun Rasulullah tidak mengizinkan, maka yang lebih wajib ditaati adalah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. 
6⃣ Bagaimana untuk haji? 

Syaikh Muhammad Shâlih al-Munajjid menjawab :

وسفر المرأة إلى الحج الواجب بلا محرم ، اختلف العلماء في جوازه ، والصحيح من أقوال العلماء : أنه لا يجوز 

Safar nya wanita untuk haji yang wajib tanpa mahram, maka ini DIPERSELISIHKAN oleh para ulama kebolehannya. YANG SHAHIH DARI PENDAPAT PARA ULAMA ADALAH TETAP TIDAK BOLEH

Maksudnya haji yang wajib adalah utk yg blm pernah melaksanakan haji. 

Adapun yg sudah pernah haji, maka haji tsb bukan wajib, sehingga rukhshah (keringanan) boleh tanpa mahram tdk berlaku.

Wallahu a’lam. 
✏️ @abinyasalma
♻ WAG  &  Channel Telegram *al-Wasathiyah wal I’tidål*

📎 https://bit.ly/abusalma

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s