Q&A : Wudhu nya orang yang sedang sakit 

*Wudhu nya orang yang sedang sakit*
➖➖➖➖➖➖➖➖

*Tanya*❓
Assalammu’alaikum Ustadz..
Rencana hari ini saya harus rawat inap di rumahsakit, pertanyaannya.. kalau pakai infus apakah harus dibuka dulu kah atau air wudhu boleh dilewatkan pada bagian infus..biar tetap kering pada bagian tsb?  

Jika tak memungkinkan mengambil air, bagaimana cara tayamum dan dalam keadaan apakah tayamum itu boleh dilakukan. Jazakallahu khoyron atas jawabannya..
➖➖➖➖➖➖➖➖

*Jawab* ✔

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh 
➖Semoga Allah menyembuhkan anti, mengangkat segala penyakitnya dan menggugurkan dosa²nya. 

➖Islam itu agama mudah, maka janganlah dipersulit dan mempersulit diri. 

Nabi bersabda :

يسروا ولا تعسروا  

Permudahlah, jangan mempersulit 

➖Dalam kaidah Qur’aniyah yg bersifat universal, Allah mengaitkan ketakwaan dengan _istitho’ah_ (kemampuan), dg mengatakan  :

فاتقوا الله ماستطعتم

Bertakwalah semampu kalian (QS at-Taghobun) 

➖Para ulama menjelaskan Faidah ayat di atas, yaitu :

أن كل واجب عجز عنه المكلف، فإنه يسقط عنه، 

Bahwa setiap kewajiban yang tidak mampu dikerjakan seorang mukallaf, maka gugur baginya 

وأنه إذا قدر على بعض المأمور، وعجز عن بعضه، فإنه يأتي بما يقدر عليه، ويسقط عنه ما يعجز عنه

Dan seseorang yang ia mampu melaksanakan sebagian keajaiban namun tidak mampu pada sebagian yg lain, maka ia hanya wajib mengerjakan yg ia mampu, sedangkan  yg tdk ia mampui, gugur darinya. 

➖Dalam kaidah ushul fiqh disebutkan

الامر إذا ضاق اتسع 

Sesuatu itu, jika mengalami kesempitan, maka akan ada kelapangan… 

Maksudnya, seseorang yg musafir (dan safar itu tmsk kesempitan), maka akan ada kelapangan² baginya, misal diberi keringanan utk qoshor, tdk wajib sholat jumat, dst. 

➖Demikian  pula, syariat wudhu (bersuci), yang bisa digantikan dg tayamum, apabila tidak ada air, atau kondisi tdk bisa terkena air, karena sakit misalnya. 

➖Karena itu pula, dalam beberapa kondisi wudhu, ada perincian tentang bolehnya mengusap _khuf_ (alas kaki), mengusap imamah (sorban), mengusap perban, dll. 

➖Jadi, jika kita sakit, dan ada bagian tubuh yg tdk boleh terkena air, maka kita tetap berwudhu dengan mengecualikan anggota tubuh tsb. 

Jadi, kita boleh berwudhu, atau diwudhukan oleh keluarga kita dg mengucapkan anggota tubuh, namun tdk mengenai bagian tubuh yg sakit. 

Wallahu a’lam.
➖Selama ada air, dan masih memungkinkan utk berwudhu dg air, maka tdk melakukan tayamum.

Karena itu silakan minta tolong kpd keluarga atau suster, agar membantu mengambilkan air secukupnya, utk berwudhu. 

➖Apabila tdk ada air, atau tubuh tdk bisa terkena air sama sekali, maka boleh tayamum. 

➖Cara tayamum sangat sangat sangat mudah, yaitu 

🔹Niat dalam hati 

🔹Tepukkan telapak tangan ke atas dinding terdekat 

🔹Meniup telapak tangan tsb

🔹Mengusap punggung tangan sampe pergelangan tangan (tdk sampe siku) 

🔹Mengusap wajah cukup sekali. 
Selesai.
Dijawab oleh : Abu Salma Muhammad Hafizahullah 
Diambil dari QA Wag Awwi Akhwat 1
♻ WAG  &  Channel Telegram *al-Wasathiyah wal I’tidål*

📎 https://bit.ly/abusalma

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s